Destiny Will Change

Destiny Will Change
Api dan Kilat


__ADS_3

Setelah melihat kedua tangan milik Rei putus dari tubuhnya, Hikaru tanpa pikir Panjang langsung berlari menjauh dari Rei untuk membawa Zegel pergi ke tempat yang aman.


Hikaru terus berlari sambil membawa Zegel yang sudah tidak berbicara sama sekali, Setelah sampai di tempat yang dikiranya aman. Hikaru pun akhirnya menurunkan Zegel


“Zegel kau tunggu disini sebentar, bertahanlah aku akan menyelamatkan Shiori dan Kembali ke sini” Ucap Hikaru sambil memasang ekspresi yang serius kepada Zegel


“Jangan sampai mati… teman” Ucap Zegel yang sangat pelan sambal berusaha untuk tersenyum.


Melihat kondisi dan ekspresi Zegel yang sudah seperti itu membuat hati Hikaru tergerak dan menguatkan tekad untuk melawan Rei


“Tenang saja aku pasti akan melindungi kita bertiga”


Hikaru pun berlari menuju tempat dimana Shiori masih bertarung melawan Rei, sesampainya disana Hikaru melihat Rei yang meregenerasikan kedua tangannya yang sudah putus Kembali seperti semula.


-Aku tidak tahu apa yang terjadi disini, tetapi yang pasti dia adalah orang jahat yang sangat kuat sehingga membuat Shiori seperti itu. Batin Hikaru


“Hikaru!!! Akhirnya kita bertemu setelah cukup lama aku mencarimu sampai sampai harus menyamar menjadi prajurit kerajaan Trias” Teriak Rei sambal tersenyum jahat dan mengeluarkan lidahnya yang sangat ingin membunuh Hikaru


-Hikaru dia adalah orang yang sangat berbahaya yang aku bilang kepadamu saat itu, dia bukan manusia biasa yang bisa kau lawan dengan mudah. Ucap byakko dalam batin Hikaru


Rei Kembali menggigit anggota tubuhnya untuk mengeluarkan darah dan menciptakan sebuah senjata, tetapi kali ini dia tidak menggigit jarinya melainkan menggigit bagian lengan kiri miliknya agar mendapatkan darah yang banyak dan membuat sebuah pedang besar yang ukuran nya dua kali lipat dari tubuh manusia, yang di sisi pedang tersebut terdapat gerigi seperti gergaji.


-Dia sudah bukan lagi manusia, bahkan dia melukai dirinya sendiri tanpa ragu.


Tanpa basa basi lagi Rei pun langsung berlari sangat cepat menuju ke arah Hikaru yang sedang berdiri di samping Shiori, Rei mengayunkan pedang besarnya dari atas untuk membelah tubuh Hikaru.

__ADS_1


Namun Hikaru berhasil menahan serangan tersebut dengan pisau miliknya yang bahkan Hikaru sendiri pun tidak mengerti mengapa pisaunya bisa sekuat itu. Karena serangan milik Rei yang kuat dapat ditahan oleh Hikaru membuat Rei terhempas Kembali kebelakang


“Sepertinya membunuhmu tidaklah mudah Hikaru” Ucap Rei yang tersenyum sambil menjilati darah yang terdapat di bibirnya


“Kau tidak usah banyak bicara perempuan gila, karena aku yang akan membunuhmu duluan disini”


Hikaru melempar pisaunya ke arah Rei namun tidak mengenainya sedikit pun.


“Hah.. tidak kena bodoh”


Disaat Rei berbicara sebentar saja tidak sampai hitungan detik Hikaru sudah hilang dari pandangannya dan seketika dari belakang tubuhnya terdapat seseorang yang menendang dirinya dengan sangat kuat sambi mengeluarkan aliran listrik yang sangat besar dari kakinya


Serangan Hikaru itu membuat Rei mengeluarkan banyak darah dari mulutnya dan terlempar jauh hingga menabrak salah satu pohon yang ada di depanya, Rei pun menjatuhkan senjatanya di depan Hikaru namun saat Hikaru mengambilnya senjata tersebut cair Kembali menjadi darah.


-Dia cepat sekali apa monster yang berada di dalam tubuhnya membantunya?. Batin Rei


Disaat Rei sedang berbicara kepada Hikaru tiba tiba dari sebelah kirinya terdapat Shiori yang sudah tepat berada di sampingnya sedang mengayunkan pedang yang penuh dengan kobaran api untuk menebas leher milik Rei.


Shiori pun berhasil memotong leher milik Rei tetapi tetap saja serangannya sia sia, lagi lagi Rei tetap bisa meregenerasikan tubuhnya cukup cepat.


“Apapun yang hilang dari bagian tubuh ini pasti akan Kembali lagi, jadi percuma saja kalian menyerangku” Ucap Rei yang sudah pulih dengan cepat dan Kembali tersenyum. Sisa bagian tubuh Rei yang sudah terpotong Kembali menjadi sebuah darah


“Kau benar benar monster!!!” Teriak Shiori yang sudah sangat kewalahan dengan wajah yang sudah hampir tertutup oleh darah.


“Ya aku memang monster!!” Ucap Rei yang tertawa sambal melihat penderitaan Shiori.

__ADS_1


“Kalau begitu kau juga harus berhadapan dengan monster” Ucap Hikaru yang berdiri di belakang Rei


Hikaru membuka tangan kananya yang mengeluarkan aliran petir yang lebih kuat dari milik Zegel, petir ini memiliki warna yang lebih gelap dengan warna biru dan hanya sedikit terdapat kilatan putih


Dia menciptakan sebuah kilatan petir yang sangat besar sehingga menutupi pandangan Rei, setelah kilatan tersebut hilang betapa terkejutnya Rei saat melihat terdapat monster yang sangat besar berdiri di belakang Hikaru yang tidak lain adalah byakko.


Shiori yang melihatnya pun ikut terkejut karena tidak menyangka bahwa Hikaru menyimpan sebuah rahasia dari dirinya.


“Sudah kuduga monster tersebut berada di dalam dirimu Hikaru, sekarang lawanlah aku dengan serius!!” Teriak Rei yang sangat bersemangat untuk bertarung dengan Hikaru


Rei Kembali menciptakan senjata menggunakan darahnya, kali ini dia menciptakan sebuah sabit besar untuk melawan Hikaru.


Rei berlari dengan sangat cepat untuk menghampiri Hikaru, tetapi banyak kilatan petir milik Hikaru yang menyerang Rei disaat berlari, tangan kiri milik Rei Kembali putus karena kilatan petir milik Hikaru namun dia dapat meregenerasinya Kembali dengan mudah


Setelah sangat dekat dengan Hikaru, Rei pun meloncat untuk menyerang Hikaru menggunakan sabitnya. Namun Hikaru dan byakko menghilang dengan cepat dari hadapan Rei mereka berpindah tempat dengan sangat cepat dan sudah berada di belakang Rei bersiap untuk menyerangnya.


Hikaru memfokuskan seluruh kekuatanya ke tangan kanannya, sementara byakko hanya menyalurkan kekuatan nya saja kepada Hikaru. Disaat Hikaru ingin menyerang Rei dari belakang menggunakan tangan kanannya, Rei tersadar dan dengan cepat menahan aliran petir tersebut menggunakan sabitnya.


Walaupun Rei dapat menahannya namun serangan Hikaru sangat besar sehingga Rei Kembali terlempar jauh kebelakang bersamaan dengan hancurnya sabit besar miliknya.


Luka terus terusan tanpa henti muncul di tubuh Rei dan darah yang terus terusan keluar setiap terkena serangan oleh Hikaru dan Shiori membuat tubuhnya semakin melemah.


-Sial kalau begini terus aku bisa-bisa kehabisan darah. Batin Reina


Namun Hikaru tidak memberi ampun dia Kembali menyerang Rei dengan cepat Hikaru sudah berada di depanya dan berusaha untuk menusukkan pisau miliknya ke arah mata Rei, Rei berhasil Kembali membuat sebuah palu yang sangat besar sehingga dapat menangkis serangan Hikaru.

__ADS_1


Ternyata di dalam pisau milik Hikaru sudah terdapat aliran petir yang besar sehingga di saat Rei menangkis serangan tersebut menciptakan sebuah aliran petir yang sedikit demi sedikit menghancurkan palu milik Rei


__ADS_2