Destiny Will Change

Destiny Will Change
Pemikiran


__ADS_3

"Berpacaran?........ apa itu berpacaran?" Shiori terkejut dengan apa yang dikatakan oleh zegel tetapi dia tidak tahu apa maksudnya


"Kau terkejut seperti itu tetapi tidak tahu artinya?" Ucap Zegel yang memasang raut wajah bingung kepada Shiori


"ya itu hanya reflek, aku hanya kaget"


"berpacaran itu adalah seorang pria dan wanita menjalin hubungan seperti seorang kekasih"


Shiori terkejut dan membuka mulut nya lebar lebar


"kenapa kau membuka mulut seperti itu? masih lapar?" Tanya zegel melihat Shiori yang diam mematung seperti membeku


"Ah... tidak aku hanya terkejut dengan artinya saja"


-cepat sekali mereka berpacaran. Ucap shiori dalam batinya yang mempercayai kata kata Zegel


Hikaru pun pergi dari hadapan Asuka dan menuju kembali ke meja makan tempat zegel dan Shiori berada


"karena bola kristal Shiori sudah tidak ada, jadi mungkin aku akan pergi sendiri setelah ini" Ucap Hikaru yang berdiri di tengah tengah antara Shiori dan Zegel


"kau akan kemana kau tahu tujuanmu?" Tanya zegel


"Emmm..... tidak"


Shiori tersenyum saat melihat Hikaru menjawab pertanyaan Zegel, Hikaru melirik ke arah Shiori saat dia tersenyum


"Hei hei, kenapa kau tersenyum mentertawakan ku ya!" Hikaru menunjuk nunjuk muka shiori


"Ah tidak, jangan dekat dekat denganku sana kau sudah milik orang lain" Ucap shiori sambil mendorong Hikaru dengan tanganya


"Eh?" ucap Zegel dan Hikaru yang bingung dengan kata kata Shiori


"ya... intinya aku akan tetap ikut denganmu" Ucap Shiori sambil kembali meminum tehnya


"aku ikut denganmu karena aku akan membantumu menentukan jalan apa yang harus kau lalui. ini adalah rasa kasihan ku karena kau menyelamatkanku sebelumnya"


-bukanya seharusnya rasa terima kasih bukan rasa kasihan. Batin Hikaru


"Aku juga akan ikut berpetualang denganmu Hikaru" Ucap Zegel

__ADS_1


"Ha?.. bukanya kau punya toko di ibu kota kerajaan, kalau kau berpergian bagaimana?"


"Aku juga butuh suasana yang lain, setiap hari aku hanya membuat senjata terus menerus. aku mungkin akan membuka toko selagi kita berpetualang. oh iya dan aku juga akan membantu kalian dalam masalah perlengkapan untuk bertarung"


"Wah ini baru keren" Mendadak tingkah Hikaru berubah saat zegel bilang ingin membuatkan dia senjata


mereka bertiga pun keluar dari restoran tersebut lalu berpamitan dengan kepala desa


"jadi kita akan kemana?" Tanya Hikaru kepada Shiori dan Zegel


"bagaimana kalau kita ke ibu kota kerajaan terlebih dahulu, aku akan mengemas barang barang ku" Ucap Zegel kepada Shiori dan Hikaru


"Tapi kalau aku ke ibu kota aku tidak akan bisa masuk" Ucap shiori yang memikirkan dirinya karena dia adalah manusia dengan ras kucing


"Tenang saja kalau masalah itu, aku punya jalan rahasia untuk masuk kesana tanpa melewati para penjaga" Ucap Zegel yang sangat yakin


"Oh iya... ngomong ngomong Hikaru, kenapa bajumu seperti itu?" Tanya zegel yang dari tadi sudah kebingungan dengan pakaian Hikaru


"Ini baju..... baju temanku ah iya, tadi aku buru buru" Hikaru beralasan yang sangat tidak masuk akal, karena dia masih memakai baju sekolah dari dunianya saat kembali kesini


"Itu baju temanya tadi aku lihat" Ucap shiori yang membantu Hikaru untuk meyakinkan zegel karena Hikaru tidak ingin orang lain tahu bahwa dia dari dunia yang berbeda


"oh begitu, tapi sepertinya sama dengan yang ada di toko ku saat kita pertama bertemu"


"Tentu saja nanti aku berikan" Zegel pun melupakan percakapan tentang baju milik Hikaru dan mereka bertiga pun kembali melanjutkan perjalanan ke ibu kota.


Mereka menempuh perjalanan yang lumayan jauh dari desa Gorch ke ibu kota kerajaan


"ini sudah sangat malam, kenapa tadi kita tidak menginap saja di desa" Ucap Zegel yang sudah mulai kelelahan karena berjalan


"Jangan mengeluh, payah" ucap Shiori yang masih terus berjalan tanpa beristirahat dan mengeluh


Mereka pun akhirnya sampai di hutan yang berada di sekitar ibu kota kerajaan, mereka bertiga mengintip melalui semak semak untuk melihat para penjaga gerbang


"Lihat disana ada para penjaga, dan disebelah kanan sana ada lubang ke saluran air, kita masuk dari sana nanti itu akan muncul di bawah tokoku" Ucap Zegel menjelaskan jalan rahasia kepada Shiori dan Hikaru


"Baiklah ayo kita jal-" Zegel melihat kebelakang untuk mengajak Shiori dan Hikaru namun mereka berdua sudah jalan duluan


"Hei tunggu"

__ADS_1


Mereka pun memasuki lubang saluran air tersebut


"Ah disini terlalu gelap" Ucap Hikaru sambil meraba raba tanganya yang tidak bisa melihat apa apa


"Aw" Teriak kecil Shiori saat ekornya di pegang oleh Hikaru


"Itu ekor ku, dasar"


"maaf maaf, disini terlalu gelap


-kalau sama Hikaru dia tidak marah, mungkin kalau aku yang menyentuhnya tadi nyawaku mungkin sudah terancam. batin zegel


"sini cepat lewat sini" zegel pun berlari ke arah sebuah tangga yang menuju ke atas keluar dari saluran tersebut


mereka ber tiga pun naik ke atas melalui tangga dan tiba di belakang toko perlengkapan milik zegel


"Wah, kalau begini kita bisa keluar masuk kota dengan mudah" Ucap Hikaru sambil membersihkan seragam sekolah nya


Mereka pun masuk ke dalam toko zegel dan sesampainya di dalam Shiori langsung membuka jubah nya dan melihat lihat sekitar


sementara Hikaru dan zegel sedang mencari baju yang cocok untuk dipakai oleh Hikaru karena tidak mungkin dia berpetualang memakai seragam sekolah


"sepertinya ini bagus" ucap Hikaru yang melihat baju dengan jaket berwarna putih dengan motif biru hitam bergaris di samping dan belakang nya


"Baiklah, sebenernya ini adalah barang yang lumayan mahal. karena hanya ini saja yang berbeda sendiri aku mendesainnya khusus agar bisa digunakan walau pun bukan untuk bertarung. jaket ini bisa menahan serangan sihir level rendah sampai menengah" Zegel menjelaskan kelebihan jaket tersebut kepada Hikaru


Hikaru pun langsung segera pergi kebelakang dan mengganti pakaiannya dengan jaket yang tadi sudah dia pilih


"Nah, kalau seperti ini aku jadi lebih leluasa untuk bergerak" Ucap Hikaru sambil menggerakkan seluruh tubuhnya


pandangan shiori teralihkan ke arah Hikaru yang sedang memakai baju barunya tersebut


"Baiklah sepertinya kita akan istirahat di sini malam ini, besok kita akan pergi keluar dan menjelajahi dunia ini" Ucap Zegel yang sangat bersemangatnya akan pergi


"Bagaimana dengan keuangan kita?" Ucap shiori yang bertanya, dan membuat semangat zegel hilang seketika


"aku hanya punya duit dari misi pertamaku mengambil lidah buaya" Hikaru mengeluarkan uang nya dari kantong celananya


"Aku hanya punya segini" Shiori pun ikut mengeluarkan uangnya

__ADS_1


"Maaf tokoku lagi sepi, jadi aku.. tidak ada uang" ucap Zegel


pemikiran mereka bertiga pun berubah yang tadinya ingin pergi berpetualang malah menjadi kritis karena faktor keuangan yang tidak memadai


__ADS_2