Destiny Will Change

Destiny Will Change
Kebahagian Dan Kesedihan


__ADS_3

"eh tunggu tunggu, tuan Hikaru?" Tanya Hikaru kepada perempuan rambut biru tersebut


"Iya kau sudah menyelamatkan desa kami kau sudah menjadi pahlawan bagi kami" Ucap perempuan cantik tersebut sambil tersenyum kepada Hikaru


"Hah? Enggak bukan bukan, shiori yang menyelamatkan kalian bukan aku" ucap Hikaru sambil mencegah perkataan perempuan tersebut


"Kami semua warga desa melihat pertarungan kalian berdua yang sudah mati matian untuk melawan cerberus" perempuan itu duduk di kasur yang sedang Hikaru tiduri


-Terlalu dekat!!. Batin Hikaru sambil wajahnya memerah


"Namaku Asuka, terima kasih sudah menyelamatkanku dan warga desa yang lainya tuan Hikaru" perempuan tersebut berterima kasih sambil menyebutkan namanya


"Ti-tidak usah berterima kasih. Oh iya bagaimana kau tahu namaku?" Tanya Hikaru sambil gugup karena Asuka terlalu dekat denganya


"Aku tahu dari temanmu yang bertelinga kucing, dia mencari - carimu tadi" jawab Asuka


"Shiori? Diamana dia sekarang? Dia mencariku? Argh... Adudududuh" Tanya Hikaru sambil berusaha bangkit tetapi tubuhnya sangat terluka


"Kau sebaiknya jangan banyak bergerak dulu. Temanmu ada di kamar yang lain, sekarang kau sedang berada di klinik desa" Ucap Asuka sambil membaringkan Hikaru kembali ke tempat tidur


"Kau bekerja disini asuka?"


"Iya aku dokter disini, ya lebih tepatnya aku seorang support saat menjadi petualang. Tetapi aku berhenti dan membuka klinik di desaku untuk membantu orang lain"


"Tujuanmu sangat mulia sekali Asuka" Hikaru kagum dan tersenyum kepada Asuka


"Terima kasih"


"Asuka, bisa bantu aku berdiri dan keluar. Aku ingin melihat keadaan di luar" Hikaru meminta bantuan kepada Asuka untuk membantunya berjalan keluar


"Oh iya tentu saja. Aku akan membantumu" Asuka pun langsung berdiri dan berusaha membantu Hikaru bangun

__ADS_1


Asuka memegang badan Hikaru dan dia menopang badan Hikaru dengan badanya agar Hikaru bisa berjalan. Saat Hikaru berjalan keluar dari klinik, dia melihat desa yang sudah setengah hancur dan banyak sekali darah seperti pembantaian dan banyak warga yang sedang menangis karena orang yang mereka sayang pergi meninggalkan mereka


"Apa ini? Tidak mungkin korbannya sebanyak ini?" Hikaru terkejut dan merinding ketakutan ssmbil bertanya kepada Asuka


"Selamam mungkin karena gelap jadi kau tidak melihat nya bahwa korbanya sebanyak ini" jawab Asuka sambil perlahan mengeluarkan air matanya


"Kau menangis Asuka?" Ucap Hikaru pelan sambil melihat Asuka yang menangis saat dia melihat para warga lain yang selamat sedang mengubur para warga desa yang menjadi korban


"Ayahku, dia baru saja mati semalam karena serangan Cerberus tersebut dan sekarang sudah dimakamkan" kata Asuka sambil terus menangis dan memegang Hikaru


"Maafkan aku aku tidak tahu"


-Walaupun di keadaan seperti ini dia masih bisa tersenyum dan merawatku. batin Hikaru yang kagum dengan sifat Asuka


"Ayahku memberiku pesan terakhir saat dia sudah sekarat karena serangan Cerberus. Dia bilang kepadaku"


-Asuka, kau harus menjadi orang baik dan menyelamatkan semua orang. Dan kau harus hidup bersama dengan orang baik juga selamanya. Kau harus hidup bahagia Asuka. kata ayahnya yang sudah terluka parah dan sekarat


Lalu Hikaru pun datang dan langsung berteriak untuk mengarahkan para warga ke tempat yang aman, dan disana Hikaru melihat Asuka yang terlihat putus asa di depan ayahnya


-Apa yang kau lakukan disini? Cepat kita harus pergi!. Ucap Hikaru sambil memegang Asuka


-Tapi ayahku, ayahku kata Asuka sambil terus menangis dan meneteskan air mata


-Ayahmu tidak akan senang bila kau seperti ini, dia sudah berkorban agar kau tetap hidup tetapi kau hanya mau mati?. Bentak Hikaru kepada Asuka


Hikaru pun langsung menarik lengan Asuka saat itu dan membawa nya pergi


"Oh jadi kau perempuan itu. Maaf karena semalam gelap aku tidak terlalu ingat wajahmu" ucap Hikaru sambil tersenyum dan memgang kepalanya


"Ya, tidak apa apa hehehe" ucap Asuka sambil tertawa melihat tingkah Hikaru

__ADS_1


-Kau orang yang kuat Asuka, aku akan terus membantumu. batin Hikaru


"Argh..... Aduduh" Hikaru terjatuh karena terlalu bersemangat saat berbicara dengan Asuka


"Kau tidak apa apa? kan sudah kubilang kau tidak boleh berjalan jalan dulu kecuali ku bantu" kata Asuka yang kesal dan kembali memegang badan Hikaru


"Ah nak Hikaru" seorang bapak bapak datang dari keramaian orang yang sedang mengubur para korban


"Terima kasih atas semuanya, terima kasih sudah bertarung mati matian melawan cerberus, terima kasih sudah menyelamatkan kami. Kalau kau tidak ada mungkin kita semua sudah tiada dan desa kami hanya tinggal tanah" kata bapak tua tersebut berterima kasih kepada Hikaru


"Ah iya tidak apa apa pak, aku juga tidak mungkin membiarkan monster itu mengamuk dan membunuh orang tidak bersalah" kata Hikaru sambil tersenyum kepada bapak tersebut


"Hikaru kau duduk disini dulu ya, aku harus ke kuburan ayahku dulu" Ucap Asuka sambil membantu Hikaru untuk duduk di bangku yang ada di depan klinik


"Iya, terima kasih Asuka"


"Sama sama, kau lanjutkan saja obrolan nya" Asuka pun berlari pergi menuju ke pemakaman ayahnya


"Pak, maaf aku mau bertanya. Kenapa anjing cerberus itu ada disini dan tiba tiba menghancurkan desa ini?" Tanya Hikaru kepada bapak tua yang tadi berterima kasih kepadanya


"Baik akan saya ceritakan"


Jadi awalnya desa kami aman aman saja, kehidupan yang damai seperti desa desa pada umumnya. Tetapi pada suatu hari tiba tiba para pemburu menghilang dan tidak kembali ke rumah saat mereka pergi ke hutan. Kita semua berusaha mencari tetapi tidak ketemu.


Dan beberapa hari setelah itu para warga yang ada di desa pun mulai menghilang saat kita mencari ternyata itu semua ulah monster anjing iblis yang datang menyerang desa kami. Kami tidak bisa berbuat apa apa karena orang orang di desa kami tidak banyak yang bisa bertarung.


Lalu tiba tiba para anjing tersebut tidak muncul dan kami pun bahagia lalu kembali hidup dengan damai, tetapi saat kami melakukan penjagaan rutin saat malam hari tiba tiba anjing cerberus datang dan menyerang, padahal sebelumnya dia tidak pernah datang bahkan kami tidak pernah melihat ataupun mendengar rumornya. Kami semua pun dibantai, lalu saat kita semua pasrah kau datang nak Hikaru dan menyelmatkan kami. Terima kasih atas semuanya. bapak tua tersebut menjelaskan sangat panjang


"Oh jadi begitu, terima kasih pak sudah memberitahuku" kata Hikaru yang berterima kasih setelah memahami semua kata kata bapak itu


"Baiklah, aku akan lanjut membantu menguburkan para korban. Jaga dirimu baik baik nak Hikaru" bapak itu pun pergi dan kembali membantu menguburkan para korban

__ADS_1


-Kenapa cerberus datang disaat aku dan shiori sedang berada di desa ini? Apa ini hanya kebetulan.] Batin Hikaru


__ADS_2