Destiny Will Change

Destiny Will Change
Membangun Kembali


__ADS_3

Lalu setelah Hikaru duduk, diapun mencoba berusaha berjalan untuk menemui Asuka. Namun kakinya tidak kuat untuk berjalan


"Argh... Aturan tadi aku ikut Asuka saja ya" Ucap Hikaru sambil kesakitan memegang kaki dan tanganya


Saat Hikaru sedang duduk, dia mendengar suara langkah kaki yang sedang berjalan keluar dari dalam klinik tersebut


"Wah!! Shiori. Kau darimana saja" Hikaru melihat ke pintu klinik disana ada shiori yang sedang keluar dengan perban ditangannya


"Hikaru, bagaimana kau bisa keluar sebaiknya kau tetap di dalam" Ucap shiori sambil mengkhawatirkan Hikaru


"Tadi Asuka yang mengantarkanku keluar"


"Siapa itu Asuka?" Tanya Shiori


"Dia pemilik klinik ini dia yang mengobati ku tadi. Oh iya shiori bisa tolong bantu aku berjalan ke pemakaman ayah Asuka"


"Oh baiklah, ayo berdiri" shiori pun memegang tangan Hikaru dan menopang badanya untuk membantu Hikaru berjalan


-Hah? Bahkan dia tidak khawatir sama sekali denganku. batin shiori sambil kesal karena Hikaru tidak khawatir kepadanya


Hikaru dan shiori pun berjalan ke tempat dimana semua warga sedang mengubur para korban dan melihat Asuka yang sedang berdoa di pemakaman ayahnya


"Ah, Hikaru" Asuka melihat Hikaru dan menghampirinya


"Asuka bagaimana pemakaman nya?" Tanya Hikaru


"Ya baik baik saja, aku yakin ayahku sudah tenang disana" jawab Asuka


"Ya tentu saja"


"Oh kau Shiori ya, hmmm... Kau cantik. Kau ras kucing, wah sudah jarang aku melihat ras kucing" kata Asuka sambil kagum dengan shiori


"Emmm.... Ya begitulah" ucap shiori sambil sedikit malu karena Asuka memujinya


"Jadi ras kucing memang diterima di luar kota utama ya" kata Hikaru


"Ya jelas, kota utama Zivilia memang seperti itu dan itu sebenarnya hanya salah paham" kata Asuka


"Salah paham?" Tanya Hikaru


"Oh Hikaru, hei semuanya lihat ada Hikaru disini" kata salah satu seorang lelaki yang memotong pembicaraan Hikaru sambil memanggil warga lainya untuk melihat Hikaru


"Nak Hikaru terima kasih telah menyelamatkan kami semua" kata lelaki itu sambil berterima kasih kepada Hikaru


"Terima kasih Hikaru, terima kasih Hikaru, terima kasih tuan Hikaru, terima kasih nak Hikaru" kata semua orang warga desa mengucapkan terima kasih kepada Hikaru


"Ah tidak, sebenarnya Shiori lah yang melakukanya" Ucap Hikaru sambil malu dan memegang kepalanya

__ADS_1


"Terima kasih juga Shiori" para warga desa berterima kasih kepada shiori


"Ah tidak apa apa tidak perlu berterima kasih" ucap shiori sambil tersenyum


Lalu para warga pun kembali berduka dan mendoakan para kerabat nya yang meninggal akibat serangan Cerberus semalam


"Mayat ini akan dikemanakan?" tanya shiori sambil melihat mayat cerberus yang mati di luar desa


Wah aku tidak menyangka semalam aku bertarung seperti ini. batin Hikaru


"Nanti para warga akan mengambil bagian yang penting untuk dijadikan senjata dan yang lainya, lalu sisanya akan dikuburkan" jawab Asuka


"Ini terlalu besar apakah bisa?" Tanya Hikaru


"Mungkin akan memakan waktu yang lama belum lagi kita harus kembali membangun desa" Asuka menjawab dengan muka yang murung


Lalu saat Asuka, Hikaru dan shiori ingin kembali ke desa. Tiba tiba ada asap berwarna hitam keluar dari tubuh cerberus


"Apa itu, apa dia hidup lagi?" Tanya Asuka sambil ketakutan


"Tidak mungkin seharusnya monster yang sudah mati tidak bisa hidup lagi" jawab Shiori


-Hikaru, hati hati. Tetapi aku tidak merasakan hawa berbahaya dari cerberus tersebut. ucap byakko dari batin Hikaru


"Tenang semuanya sepertinya itu tidak berbahaya" Ucap Hikaru sambil berusaha menenangkan yang lain


Asap itu pun menghilang lalu tubuh cerberus itupun ikut menghilang tanpa meninggalkan jejak


Mereka pun kembali ke dalam desa dan memberi tahu para warga bahwa tubuh cerberus tersebut menghilang


"Apa tidak mungkin?" Kata salah satu warga tersebut


"Ya kita tidak usah memikirkannya karena lebih baik bukan? Jadi kita tidak perlu repot repot menguburnya" jawab salah satu warga


"Baiklah semua nya, kita harus bangkit dan terus membangun kembali desa ini!!!. Tidak boleh ada yang menangis lagi karena kehidupan kita tidak boleh terhenti disini" kata kepala desa sambil berteriak


Lalu mereka semua pun ke hutan untuk mencari bahan bahan untuk kembali membangun rumah dan bangunan bangunan desa yang hancur


Waktu berlalu dan pada saat malam hari Hikaru terus tidur di kasurnya dan di rawat oleh Asuka


"Aku akan keluar dulu Hikaru kau jangan kemana mana" Ucap Asuka sambil berjalan keluar


"Ah bosannya"


"Siapa disana" Hikaru melihat bayangan hitam menuju ke arahnya


"Ah ternyata Shiori" Hikaru melihat shiori yang masuk melalui pintu ke ke kamar Hikaru

__ADS_1


"Aku membawakan makanan" shiori pun duduk di kursi yang berada di depan Hikaru dan membawa sebuah kotak nasi berisi sayuran dan daging


"Wah kau dapat dari mana?" Tanya Hikaru


"Aku memasak nya tadi"


"Apa? Tangan mu bukanya terluka?" Tanya Hikaru


"Tidak apa apa aku sudah terbiasa terluka seperti ini" jawab Shiori sambil memegang tangannya


Lalu shiori pun membuka kotak makan tersebut dan berusaha untuk menyuapi Hikaru


"Aku bisa sendiri Shiori" Ucap Hikaru sambil menolak disuapi oleh shiori


Shiori pun memukul tangan Hikaru dan memaksa memasukan makananya ke dalam mulut Hikaru


"Aghh..... Sakit" Ucap Hikaru sambil memegang tanganya


"Terima kasih telah menolong ku semalam" Ucap shiori sambil menunduk kebawah


"Tidak apa apa, lagipula kau sudah sering menolongku jadi ini tidak ada apa apanya"


"Kalau kau tidak mengalahkan cerberus itu semalam, mungkin kita semua sudah mati"


"Ya tapi sekarang kita semua selamat kan, sudah tidak usah dipikirkan" Ucap Hikaru sambil tersenyum kepada Shiori


Shiori pun kembali menyuapi Hikaru


"Aku tidak mau makan sayur sawi"


"Kau harus makan sayur supaya cepat sembuh" ucap shiori sambil memasukan makanan ke mulut Hikaru dengan paksa


Sifat Shiori yang dingin ternyata mempunyai sisi lembut didalamnya


"Lalu bagaimana dengan bola kristal mu?" Tanya Hikaru


"Kita akan kembali jalan ke kota zalka apabila keadaanmu sudah membaik"


-Hikaru sekarang aku tahu mengapa banyak monster yang mendatangi kalian berdua. byakko berbicara melalui batin Hikaru


-Kenapa byakko? Tanya Hikaru melalui batinya kepada byakko


-itu disebabkan oleh bola kristal milik shiori, didalam bola kristal tersebut menyimpan banyak mana. Sehingga para monster datang menghampiri bola tersebut karena merasakan energi yang kuat di dalamnya. ucap byakko terhadap Hikaru


-Lalu apa yang harus aku lakukan dengan bola tersebut? Tanya Hikaru kepada byakko


-Kau harus mengancurkanya, membuangnya, atau mengambil seluruh energi mana nya. jawab baykko

__ADS_1


-Kalau begitu shiori tidak akan bisa menjualnya


-Itu pilihanmu Hikaru, kau ingin terus mati matian melawan monster atau terus Hidup di dunia ini


__ADS_2