Destiny Will Change

Destiny Will Change
Kembali Ke Awal


__ADS_3

"Ayo byakko!!" Teriak Hikaru yang sudah menyerap energi bola kristal milik shiori dan bisa mengeluarkan byakko dari dalam tubuhnya


"Ya, baiklah bocah ayo kita habisi semua monster itu" ucap byakko dengan suara berat yang sedang berdiri di belakang Hikaru


"Matilah kalian semu-" ucapan Hikaru tiba tiba terhenti dan pengelihatan Hikaru pun kabur hingga dia menutup matanya


Lalu saat Hikaru kembali membuka matanya dia merasakan bahwa tubuhnya sedang melayang di sebuah ruangan, lalu diapun terjatuh kebawah dengan keras


"Aghhh!!.... Adudududuh, sakit sekali apa yang sebenarnya terjadi" Hikaru memegang kepalanya karena sakit terbentur ke sebuah lantai.


Hikaru merasakan dan melihat keadaan sekitar yang sangat berbeda dimana tadi dia sedang berada di kamar shiori saat malam hari dan sedang bersiap bersama byakko untuk melawan monster yang datang


Sekarang Hikaru berada dalam kebingungan dan berusaha mengetahui dimana dia sedang berada sekarang.


"Tunggu, aku kenal tempat ini. Ini adalah kamarku" ucap Hikaru sambil terheran heran dengan keberadaan nya yang berpindah tempat dengan sangat cepat


"Aku kembali ke dunia nyata? Shiori bagaimana dengan shiori dan yang lainya? Ah sial kenapa harus disaat seperti ini" Hikaru memegang kepalanya sambil mengkhawatirkan semua orang yang ada di desa terutama shiori


Tunggu kalau aku kembali ke dunia nyata berarti byakko


-Aku masih disini bodoh, aku akan tetap di tubuhmu kemanapun kau pergi. saut byakko kepada Hikaru yang tadinya mengira bahwa byakko hilang dari tubuhnya


"Byakko bagaimana kita bisa kembali ke duniaku, dan bagaiman dengan warga desa yang lain?" Tanya Hikaru.


-Aku tidak tahu mengapa kita kembali ke duniamu tapi jelas yang kutahu bahwa kau bisa kembali ke dunia tempat shiori berada dalam waktu yang sama di saat kau sedang menghadang para monster denganku, jadi jangan khawatirkan itu terlebih dahulu. ucap byakko panjang lebar menjelaskan kepada Hikaru


"Hmmm baiklah, aku terpikirkan seseorang yang membuat kita kembali ke duniaku. Hoi!!!! Elvein, aku tahu kau yang membuatku kembali ke sini keluarlah" Hikaru berteriak karena dia menyangka elvein yang membawa dia ke dunia lain tersebut, telah membawa kembali Hikaru ke dunia nya


Tetapi tidak terjadi apa apa walaupun Hikaru berteriak memanggil elvein yang entah dimana keberadaanya


Hikaru pun melihat ke arah jendela dan terus berfikir mengenai kejadian ini


"Hah... Aku tidak tahu kenapa terjadi seperti ini, lebih baik aku tidur sa- Eh? itu kan teman sekelasku, Sial aku harus sekolah" saat Hikaru melihat keluar jendela dan melihat seorang wanita sedang berjalan kaki menggunakan seragam sekolah tempat Hikaru bersekolah

__ADS_1


Hikaru seketika mengingat kata kata Elvein di pikirannya sebelum mengirim Hikaru ke dunia lain.


-aku akan memindahkannmu ke dunia paralel lain jadi tidak ada hubungannya dengan duniamu disini jadi kamu bisa kembali di waktu kapanpun, tetapi kau tidak akan bisa kembali sebelum dirimu sudah menjadi lebih kuat


"Apanya yang sebelum menjadi kuat, aku masih lemah seperti roti panggang begini sudah dikembalikan ke duniaku dasar elvein labil. Tapi aku yakin dan berharap bahwa shiori dan warga desa lainya tidak apa apa saat aku kembali ke duniaku seperti ini"


"Aku harus menyeimbangkan kehidupan di dunia nyataku dan di dunia lain tersebut, aku tahu maksud tujuanmu elvein........ Mungkin" ucap Hikaru dengan keraguan


Hikaru langsung bersiap dan segera


Memakai seragam sekolahnya untuk bersiap berangkat ke sekolah, lalu diapun berlari ke arah stasiun untuk menaiki kereta menuju sekolahnya, karena jarak dari sekolah ke rumahnya cukup jauh


"Fyuh... Untung masih sempat naik kereta" Hikaru terengah-engah karena berlari dari rumahnya ke stasiun


Hikaru terus berjalan menuju ke sekolah nya, dan sesampainya dia di gerbang tersebut ternyata gerbang sekolah sudah di tutup dan dia terlambat


"Yang terlambat cepat berbaris di depan pagar!!!" Teriak satpam penjaga gerbang sekolah yang menyuruh para murid yang terlambat untuk diberikan hukuman


"Semuanya lari lapangan lima puluh putaran"


"Tidak ada alasan cepat!"


Hikaru pun akhirnya menerima Hukuman tersebut bersama beberapa murid lainya yang terlambat, lalu disana Hikaru bertemu seorang perempuan yang tadi dia lihat dari jendela rumahnya


Perempuan tersebut sudah lelah dan ingin terjatuh padahal baru lima belas putaran, sementara Hikaru dia rajin olahraga sebelum punya kekuatan byakko dia sudah punya kondisi fisik yang kuat, lalu setelah beberapa menit perempuan tersebut terjatuh di hadapan Hikaru


Hikaru pun reflek dengan cepat meloncat dengan kecepatan yang sangat kencang seperti kilatan petir yang mengeluarkan listrik dari tubuhnya, dan langsung menangkap perempuan tersebut.


"Hei kau nggak papa?, Hei halooo yuhuu" Hikaru terus berusaha berbicara dan membangunkan wanita yang dipegangnya tersebut


"Sial gak ada waktu lagi, aku harus cepat bawa dia ke UKS." Hikaru pun langsung berlari dengan cepat ke UKS dan lupa dengan Hukuman nya


"Loh kok kayak ada yang kurang?" Tanya pak satpam tersebut terhadap dirinya sendiri sambil terheran heran karena melihat murid yang dihukum semakin berkurang

__ADS_1


Sementara Hikaru terus berlari dengan cepat di lorong sekolah dan membawa perempuan tersebut ke UKS


"Bu, tolong ada yang pingsan" Hikaru langsung membuka pintu UKS dan meminta bantuan ibu penjaga UKS


"Cepat bawa dia ke kasur, kenapa dia bisa sampai pingsan?" Tanya ibu guru sambil menidurkan perempuan tersebut ke kasur


"Satpam menyuruh murid terlambat lari muter lapangan lima puluh puteran Bu" jawab Hikaru


"Wah satpam itu, harus otw pecat nih" ucap ibu penjaga UKS dengan pelan


"Dan ngomong ngomong kamu kelas berapa? sepertinya ibu tidak pernah liat"


"Saya Hikaru kado kelas 2C, saya memang jarang keluar kelas apalagi ke UKS"


"Oh begitu baiklah, ibu sudah taruh obat di meja samping jendela. Kalau dia sudah bangun kamu berikan obat itu, ibu keluar dulu ada kelas"


"Baik Bu, siap laksanakan" jawab Hikaru dengan lantang


-Ah sial saking tidak ada kehidupannya aku sampai tidak dikenal guru, dan juga satpam sialan itu kenapa dia membuat hukuman gila seperti itu


"Yosh baiklah aku tinggal menunggu perempuan ini siuman di UKS yang hanya ada aku dan dia berdua saja"


Tik...tok...tik...tok suara detik jam dinding yang terus berbunyi menandakan keheningan ruangan tersebut


"Eh? Eh? Eh tunggu dulu, situasi gila macam apa ini, berdua di uks dengan perempuan cantik ditambah hanya tidak ada siapa siapa ditambah aku menolongnya ditambah aku akan memberikan dia obat ditambah-" Hikaru terus berbicara sambil menghayal di dalam pikirannya


-Hai, ini obatnya. Silahkan diminum, ngomong ngomong aku yang telah menyelamatkan mu tadi wahai tuan putri SMA sujin


-Ah baiknya, terima kasih telah menolongku aku akan mendedikasikan seluruh hidupku untuk bersamamu Hikaru


Mereka berdua pun saling jatuh cinta dan mendekatkan kedua bibir mereka untuk berciuman.....


Plak!!!!! Hikaru memukul mukanya dengan tanganya sendiri sangat kencang karena menghayal yang tidak tidak

__ADS_1


"Tunggu dulu hayalan gila macam apa itu dasar diriku yang bodoh"


__ADS_2