
Dua hari pun telah berlalu semenjak Hikaru bertemu dengan putri Irisviel, sekarang mereka sudah keluar dari daerah hutan dan satu hari lagi akan sampai di kota Zalka. Mereka sekarang sedang berjalan di sebuah jalur tanah yang disamping nya terdapat hutan
"Untungnya kita diberikan makanan oleh putri Irisviel, kalau tidak bisa bisa kita kelaparan" Ucap Zegel yang berada di kursi depan untuk mengendarai kereta kudanya bersama Shiori. Sekarang yang berada di dalam kereta kuda adalah Hikaru
"Jangan makan Mulu bodoh, kalau kau seperti itu nanti makanannya habis" Bantah Shiori yang memarahi Zegel
"Hah? kau mau?" Tanya zegel yang malah menawarkan roti yang sedang dia makan
"Hah? tidak tidak aku tidak lapar" Jawab Shiori menolak roti yang diberikan Zegel sambil memukul tanganya
Disaat Shiori dan Zegel sedang berbicara, Hikaru yang berada di dalam sedang memikirkan sesuatu
-Aku masih tidak menyangka kehidupanku bisa berubah cepat seperti ini, yang tadinya hanya anak sekolah penyendiri sekarang sampai mempunyai kekuatan seperti ini. Batin nya
Disaat sedang duduk sambil memikirkan hidupnya Hikaru merasa bahwa hutan yang berada di samping nya seperti tidak beres, Hikaru menyadari bahwa pepohonan yang besar di hutan tersebut terus bergerak walaupun tidak ada angin kencang.
Diapun mendekatkan kepalanya ke jendela untuk melihat lebih jelas, banyak pohon yang tumbang dengan cepat di hutan tersebut. Disaat yang bersamaan para hewan yang berada di dalam hutan tersebut pun keluar sambil berlari
Keadaan hewan tersebut terlihat tidak baik banyak yang terluka dan bahkan mati. Hikaru pun segera membuka pintu kereta kudanya dan melihat para hewan tersebut mulai berlarian ke arahnya
"Shiori, Zegel jalankan kudanya lebih cepat!!!!" Ucap Hikaru yang berteriak sambil berdiri di pinggir pintu gerbong yang sedang berjalan cepat
"Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Hikaru kepada dirinya yang sedang kebingungan menghadapi situasi tersebut
Tanah yang berada di hutan tersebut mulai tidak stabil dan mulai terangkat secara perlahan, dataran hutan tersebut seperti menyatu di langit langit dan membentuk sebuah Golem raksasa yang sangat besar dikelilingi pepohonan dan bebatuan di seluruh tubuhnya
__ADS_1
"Apa ini? sebuah Golem raksasa yang tercipta dari hutan?" Tanya zegel yang terkejut kebingungan sambil terus menjalankan kereta kudanya
"Ukuran Golem tersebut hampir setara dengan gedung berlantai 7" Ucap Hikaru
Golem tersebut pun bergerak dan mengarahkan tangan kanannya ke arah kereta kuda yang sedang dibawa oleh Hikaru
"Dia mengarah kesini!!" Ucap Zegel yang panik dengan serangan Golem yang akan datang
Saat tangan besar Golem sudah ingin mencapai atap gerbong untuk menghancurkannya, dengan cepat Shiori naik ke atap gerbong kereta kuda dan membakar tangan tersebut dengan pedangnya
-Dibakar? berarti aura merah yang selama ini menyelimuti pedangnya itu adalah api. Batin zegel yang terkejut dengan serangan Shiori
"Zegel tetap kendalikan kudanya agar tetap stabil dan terus maju jangan berhenti!!!" Hikaru berteriak dan memperingatkan Zegel agar dia terus mengendarai kereta kudanya
"Kalau kereta kuda ini hancur misi kita pasti gagal, tujuan kita ada membawa dan terus melindungi kereta kuda ini. Shiori kau terus halang serangan yang datang aku akan berusaha untuk mencari cara untuk melawanya" Ucap Hikaru kepada Shiori sambil terus berfikir untuk melawan Golem raksasa tersebut
"Aku tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama, cepat Hikaru" Ucap Shiori yang kewalahan karena dari tadi terus menerus membakar tangan Golem yang menyerangnya, tetapi tangan Golem tersebut terus terusan kembali tumbuh walaupun sudah dihancurkan berkali kali
-Kalau dihancurkan melalui tangan tidak bisa, bagaimana kalau aku menyerang tubuhnya. Batin Hikaru
"Shiori terus tahan, aku akan pergi ke area tubuhbya untuk mencoba menghancurkan nya dari sana" Ucap Hikaru yang sekarang sedang bersiap dengan mengeluarkan pisaunya untuk pergi ke bagian tubuh Golem tersebut.
Hikaru pun naik ke atas gerbong dan bersiap untuk melempar pisaunya ke bagian lengan dari Golem tersebut. Saat Golem tersebut kembali menyerang Shiori dengan tangan kanannya Shiori pun kembali membakar tangan tersebut hingga hancur
Hikaru pun dengan cepat langsung melempar pisaunya ke bagian pundak dari Golem tersebut. untuk berpindah tempat kesana. Saat pisau miliknya sudah sampai di pundak Golem dia langsung mengarahkan aliran listrik yang ada di tanganya ke arah pisau tersebut untuk berpindah tempat
__ADS_1
Saat Hikaru berada di pundak Golem tersebut tangan kiri dari Golem tersebut berusaha untuk menyerang Hikaru dia dengan cepat langsung kembali melemparkan pisaunya ke depan tubuh Golem tersebut
"Hikaru cepat tangannya mulai tumbuh lagi!!" Ucap Shiori kepada Hikaru yang sekarang sedang melayang di langit tepat di depan tubuh Golem
"Byakko, bantu aku" Ucap Hikaru yang sudah memegang pisaunya dengan sangat kuat lalu tubuh Hikaru pun mengeluarkan aliran listrik berwarna biru yang sangat besar dan memfokuskan kekuatanya ke pisau miliknya
Tetapi di saat Hikaru ingin melempar pisau nya ke tubuh Golem tersebut, tetapi Golem tersebut tidak tinggal diam saat tubuhnya ingin dihancurkan oleh Hikaru. Saat tangan kanan Golem tersebut sudah pulih dia tidak menyerang Shiori lagi melainkan menyerang Hikaru yang berada di depanya.
"Hikaru menyingkir dari sana!!" Shiori berteriak memperingatkan Hikaru yang sedang fokus ke tubuh Golem tersebut.
Hikaru pun melihat ke arah kirinya dimana tangan Golem tersebut sudah berada disamping untuk memukulnya, Hikaru dengan cepat mengarahkan pisaunya untuk menahan serangan Golem tersebut.
Tetapi Hikaru tidak bisa menahan serangan Golem tersebut yang sangat besar hanya dengan pisaunya, dia pun terhempas ke bawah akibat serangan tersebut.
"Argh..." Hikaru terjatuh dan membuat dia terluka hingga kesulitan untuk bergerak
"Hikaru tubuh Golem tersebut lebih kuat dibandingkan lengannya bahkan api ku pun tidak bisa membakarnya, jangan tidur saja cepat bangun Hikaru!!!" Ucap Shiori yang berada di atas kereta kuda yang mulai berjalan perlahan karena menunggu Hikaru
-Hikaru aku akan memberikan kekuatan lebih cepat bangkit dan kita akan menghancurkannya dalam satu serangan cepat. Ucap byakko yang berbicara memperingatkan Hikaru melalui batinnya
-Ya aku juga tidak mau melihat temanku berjuang sementara aku tidak berguna
Hikaru pun dengan cepat berdiri dan memasang kuda kuda untuk fokus dan mengeluarkan penuh seluruh kekuatannya
Aliran listrik pun mulai kembali keluar dari tubuh Hikaru tetapi kali ini dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan yang sebelumnya, kekuatan Hikaru tersebut membuat tanah yang dia pijak menjadi hancur dan pohon pohon di sekelilingnya tumbang.
__ADS_1
"Pemfokusan penuh" Hikaru pun meloncat dengan kecepatan penuh ke arah tubuh Golem tersebut. kecepatannya bahkan tidak bisa diikuti oleh mata Shiori dan dalam sekejap tubuh Golem tersebut pun hancur dan menciptakan lubang yang besar