Destiny Will Change

Destiny Will Change
Reina


__ADS_3

Setelah pertarungan Zegel dan Tadaro berakhir, disisi lain Shiori dengan Rei masih saling bertarung. Rei yang terus mengubah darahnya menjadi berbagai macam senjata terus menyerang Shiori


"Hei telinga kucing, sebaiknya kau menyerah saja!" Ucap Rei kepada Shiori sambil terus menyerangnya


"Bagaiman kau tahu kalau aku adalah ras kucing?" Tanya Shiori yang kebingungan padahal dirinya sudah menutup telinganya dengan jubah yang ia kenakan


"Lalu bagaimana dengan Hikaru?" Ucap Rei yang tau segalanya tentang Shiori membuat Shiori semakin kebingungan.


Disaat Shiori lengah Rei pun langsung menyerang ke arah wajah Shiori, sehingga wajahnya menjadi penuh luka.


"Kan sudah kubilang menyerah saja"


-Bagaimana dia bisa tahu tentang diriku dan Hikaru?. Batin Shiori


Shiori pun langsung kembali fokus dan membuat pedangnya kembali mengeluarkan api.


"Hei percuma saja dari tadi kau hanya terus terusan melakukan hal seperti itu" Ucap Rei sambil tersenyum dan kembali menggigit jarinya agar berdarah dan merubahnya menjadi sebuah senjata yang besar. Kali ini dia merubahnya menjadi sebuah palu yang besarnya melebihi kepala manusia


"Bantu aku Phoenix" Ucap Shiori dengan pelan sambil mengarahkan pedangnya ke arah Rei


-Phoenix?. Batin Rei


Api yang berada di sekujur pedang Shiori berubah menjadi semakin besar dan warnanya semakin memerah.


"Aku akan menyelesaikan ini dalam satu serangan"


Shiori pun langsung berlari dengan cepat ke arah Rei, setelah sampa dihadapannya Rei langsung mengayunkan palunya menyamping agar mengenai tulang rusuk kiri Shiori


Tetapi Shiori dapat menghindari nya dengan sangat cepat, dia menjatuhkan badanya saat berlari sehingga dirinya meluncur ke arah Rei dan tidak terkena oleh palunya


Dalam sekali tebasan yang kuat membuat area di sekeliling mereka menjadi terbakar karena api yang keluar dari pedang Shiori, Shiori tepat mengenai bagian pinggang Rei sehingga membuat kedua kaki milik Rei copot dan hancur.


"Sudah berakhir" Ucap Shiori dengan pelan sambil kembali memasukan pedangnya


"Hahahaha, bodoh kau kira hanya seperti itu bisa membunuhku?" Teriak Rei yang berada di belakang Shiori, dia sudah tidak memiliki kedua kaki dan hanya berdiri menggunakan pinggangnya yang terus mengeluarkan darah dan menyentuh tanah

__ADS_1


-Sudah kuduga dia bukan manusia, tapi seorang monster. Batin Shiori


Sementara di kereta kuda dimana Hikaru sedang tertidur dengan luka di bagian kaki dan tangannya akibat melawan Golem sebelumnya.


-Hikaru bangun cepat!!. Ucap byakko yang berbicara melalui batin Hikaru yang sedang tertidur


Karena terkejut dengan suara tersebut Hikaru pun terbangun dari tidurnya


"Akhhhh..." Karena bangun terlalu cepat tubuhnya kembali merasakan kesakitan akibat luka lukanya.


"Aku tidak mendengar suara Shiori dan Zegel, kemana mereka berdua?” Ucap Hikaru yang keluar dari kereta kuda dan melihat api unggun yang sudah padam.


“Dimana sebenarnya mereka berdua?


Hikaru pun berjalan mengelilingi hutan tersebut untuk mencari zegel dan shiori yang menghilang secara tiba tiba, setelah dia berjalan cukup jauh Hikaru melihat ada dua orang yang terbaring di atas tanah dengan penuh luka.


“Siapa itu?” Ucap Hikaru sambal berlari menghampiri orang tersebut


Setelah sampai di depan orang tersebut Hikaru akhirnya dapat melihat dengan jelas bahwa orang itu adalah Zegel, dengan tubuh yang penuh dengan luka goresan pisau mengeluarkan darah secara perlahan.


Hikaru pun melihat sekitarnya dan menyadari bahwa ada orang lain di sana yang terluka lebih parah dari Zegel yaitu Tadaro yang juga tidak sadarkan diri setelah di serang habis habisan oleh Zegel.


“Hikaru…. Cepat pergi dari sini” Ucap Zegel yang tersedu-sedu dan kesakitan menatap ke arah Hikaru.


“Zegel jelaskan apa yang terjadi disini!!”


“Situasi nya sulit dijelaskan untuk sekarang… uhuk” Ucap Zegel dengan kondisinya yang sangat tidak baik dan pendarahan terus berjalan dari perutnya


Hikaru pun membuka jaket yang dia pakai dan mengikatnya di perut Zegel untuk menghentikan pendarahannya


“Zegel bertahanlah, aku akan membawamu ke kereta kuda secepatnya” Hikaru pun mengangkat tubuh Zegel dengan kedua tanganya dan berusaha berlari menjauh dari tempat tersebut.


Namun di tengah perjalanan tiba tiba terdengar suara teriakan seorang perempuan yang sangat kencang membuat burung burung yang berada di hutan terbang ke atas


“Ughhh… suara apa itu keras sekali sampai telingaku sakit”

__ADS_1


Dengan ekspresi Hikaru yang sudah semakin kebingungan membuat dirinya panik dan Kembali berlari


“Shiori… selamatkan Shiori Hikaru” Ucap Zegel yang berbicara sangat pelan disaat Hikaru berlari membawa nya pergi.


Karena ucapan Zegel, Hikaru pun berhenti dan bertanya kepada Zegel.


“Zegel… dimana Shiori? Aku pasti akan menyelamatkannya tapi sebelum itu aku harus membawamu terlebih dahulu Kembali ke kereta kuda.


Disaat Hikaru Ingin Kembali berlari tiba tiba dari sebelah kanan nya terdapat orang yang terlempar ke tanah dengan sangat kencang dan membuat tanah yang berada di sekitarnya terhempas sehingga pandangan Hikaru terhalang dan tidak bisa melihat orang tersebut.


“Apa ini?” Hikaru bertanya tanya kepada dirinya tentang apa yang baru saja terjadi.


DIsaat debu tersebut sudah mulai menghilang Hikaru melihat seorang wanita bertelinga kucing dengan rambut hitam penuh luka disekujur tubuhnya dan pedang yang terbakar dengan sangat besar di tangan kanannya.


“Shiori?” Tanya Hikaru kepada perempuan yang bahkan sudah kesulitan untuk berdiri tersebut


“Hikaru..” Ucap Shiori dengan wajah yang sangat frustasi dan terluka


Disaat Shiori dan Hikaru bertemu seketika dari atas mereka terdapat seseorang yang melompat dengan sangat tinggi sambil membawa dua buah pedang yang ukuran nya sebesar tubuh manusia, dia adalah Rei yang dari tadi terus terusan melawan Shiori


“Matilah kau Shiori!!!” Teriak Rei yang sedang berada di atas langit dan menuju ke arah Shiori dengan sangat cepat dan menebas kedua pedang tersebut ke arah Shiori.


Tetapi Shiori dapat menahan serangan tersebut menggunakan pedang emas yang sudah terbakar hingga membakar tangan kanan nya tersebut. Hikaru hanya bisa terdiam melihat serangan yang luar biasa tersebut


“Hikaru cepat lari dan bawa Zegel keluar dari sini!!” Teriak Shiori kepada Hikaru sambil kewalahan menahan serangan milik Rei


“Hikaru?” Tanya Rei yang mengalihkan pandangannya dari Shiori menuju Hikaru.


Rei pun meloncat ke atas dan mengubah arah serangannya menuju ke arah Hikaru untuk membunuhnya


-Dia mengincar Hikaru. Batin Shiori


Melihat hal tersebut Hikaru yang sedang membawa tubuh Zegel tidak bisa merespon apa apa dan hanya terdiam, tetapi Shiori tidak membiarkan hal tersebut terjadi.


Disaat kedua pedang milik Rei sudah mendekati leher Hikaru, Shiori dengan cepat mengayunkan pedangnya ke kedua tangan Rei. Serangan Shiori berhasil membuat kedua tangan milik Rei putus dan menjatuhkan kedua pedangnya tepat di depan wajah Hikaru.

__ADS_1


__ADS_2