
Ranku kini terlalu kuat untuk Hikaru lawan sendirian, sehingga Hikaru pun berpikir keras untuk bisa mengalahkan Ranku.
"Hahahaha..... aku tidak bisa dikalahkan sekarang" Ucap Ranku yang sudah terlihat sangat optimis bahwa dirinya sangat kuat dan tidak terkalahkan.
Lalu disaat Ranku terus terusan menyerang istana kerajaan, secara tiba tiba waktu terlihat terhenti dan seseorang dengan cepat meloncat ke arah Ranku dan langsung menendangnya dengan sangat kencang sehingga Ranku terjatuh ke tanah.
Disaat Ranku sudah terjatuh ke tanah tiba tiba waktu kembali berjalan dengan normal dan semua orang yang berada di istana kerajaan terheran heran. dan mulai bertanya tanya.
"Siapa itu? Hei apakah kalian merasakan yang kurasakan tadi?" Tanya Levion kepada Hikaru dan teman temannya.
"Ya... aku merasa waktu seperti di hentikan tadi, dan sebenarnya siapa orang itu?" Jawab Reina dia juga bertanya tanya tentang orang yang ia lihat tersebut.
"Sepertinya orang itu lah yang memanipulasi waktu dan menyerang Ranku" Ucap Shiori.
Ranku pun kembali berdiri setelah terkena serangan tersebut.
"Hah? siapa kau? serangan macam apa i-" Ranku berbicara namun ucapanya tersebut tidak dibiarkan selesai oleh orang yang berada di hadapannya
Pria yang ada di hadapan Ranku dengan pakaian serba berwarna merah dan rambut berwarna hitam. Ia langsung kembali memberhentikan waktu dan langsung menonjok perut Ranku dengan sangat keras lalu waktu kembali berjalan dan kini Ranku terlempar jauh.
"Aghh.....!! apa apaan ini" Ranku terlihat sangat kesal karena sama sekali tidak bisa menyerang maupun bertahan.
"Orang itu.... Hernez" Ucap komandan Nord zepelion yang mengetahui identitas dari orang tersebut
"Hernez?" Tanya Hikaru yang berada di samping Nord Zepelion.
"Ya dia adalah Hernez Enderson, dia adalah komandan dari regu ksatria kerajaan Ronez" Jawab Nord Zepelion.
-Kekuatanya terlalu kuat untuk dikalahkan. Batin Hikaru.
__ADS_1
"Walaupun dia mempunyai kekuatan seperti itu, tetapi tetap saja dia mempunyai kelemahan. Dia hanya bisa memberhentikan waktu selama empat detik dan hanya bisa ia pakai dua kali selama satu menit nya" Nord yang sudah mengetahui kelemahan dari Hernez pun langsung segera turun dari istana kerajaan dan segera membantu Hernez dikarenakan kekuatannya sudah dipakai dua kali dan kini belum sampai satu menit setelah itu
Ranku yang sedang bangun akibat terkena serangan oleh Hernez pun dengan cepat terbang menuju Hernez untuk menyerangnya, namun Nord sudah tiba disana dan menahan serangan dari Ranku.
Bughhh.... Ranku kembali mundur akibat serangnya yang ditahan oleh Nord dan kini Nord berdiri di depan Hernez untuk melindunginya.
"Hernez kau terlalu ceroboh untuk maju dan bertarung sendirian" Ucap Nord yang mengkhawatirkan Hernez.
Tetapi Hernez tidak menjawab sepatah kata pun dan hanya bisa terdiam dengan pandangan mata yang terus terfokus kepada Ranku.
Hernez pun kini berlari untuk menghampiri Ranku dan melawannya
"Anak ini sudah kuberi tahu masih tidak didengar" Ucap Nord yang juga berlari di belakang Hernez untuk menyerang Ranku.
Sambil berlari komandan Nord pun mulai mengaktifkan kekuatannya dan aura hijau kembali keluar dari tubuhnya.
Hernez yang berlari lebih dulu pun terlihat tangan kanannya memakai sebuah sarung tangan yang sepertinya terbuat dari tembaga dan memiliki beberapa warna lampu yang berbeda di setiap jarinya.
"Maju kalian semua brengsek!!" Seru Ranku yang terlihat sudah semakin marah akibat serangan Hernez.
Lalu seketika dari bawah tanah muncul sebuah bongkahan batu yang terbentuk seperti duri yang sangat besar dan kini menempel di tangan kanan Ranku.
Ranku pun segera mengarahkan tangan kanannya yang kini terdapat lempengan batu besar yang lancip ke arah Hernez, Hernez yang mengetahui hal tersebut dengan cepat menahan serangan tersebut dengan tangan kanannya yang kini memakai sarung tangan.
Sarung tangan milik Hernez begitu kuat dan bongkahan lancip milik Ranku tidak dapat menghancurkannya dengan mudah.
Melihat hal tersebut Nord pun segera meloncat ke atas Ranku untuk menyerangnya dengan kekuatan penuh dari atas, Namun Ranku menggerakkan tangan kirinya ke atas dan hembusan angin yang sangat kencang muncul sehingga membuat Nord terlempar keatas dan tidak bisa menyerang Ranku sama sekali.
-Sial bahkan dia bisa mengendalikan angin. Batin Nord.
__ADS_1
Hernez yang masih berusaha bertahan dengan menggunakan sarung tangannya pun berhasil membelokkan serangan Ranku dan langsung berlari ke hadapan Ranku sambil menjentikkan jari tengah nya yang berwarna merah.
Ranku yang tidak sempat melihat serangan Hernez tersebut pun tidak bisa mengahalau nya sama sekali, lalu dari jentikkan jari tersebut keluar pusaran api yang sangat besar dari sarung tangan milik Hernez dan membakar habis Ranku.
Setelah pusaran api Yang sangat besar itu mulai hilang dan Ranku kembali terlihat namun semua orang terkejut karena Ranku tetap berdiri tegak dengan beberapa bagian tubuhnya yang sudah diselimuti benda di sekitarnya hanya terbakar dan rontok sedikit. Bahkan api tersebut tidak bisa menyentuh tubuh tubuh Ranku sedikit pun.
Ranku pun mengepal tangan kirinya dan menonjok Hernez di bagian perut dengan sangat kencang.
"Ini balasan untuk yang tadi" Ucap Ranku sambil menonjok perut Hernez dan Hernez pun terlempar jauh hingga ke istana kerajaan.
Brukkkk.... Suara keras terdengar di saat tubuh Hernez bertabrakan dengan tembok istana kerajaan.
"Seranganmu tidak mungkin bisa mengalahkanku!!!" Seru Ranku yang kini kembali menarik beberapa benda di sekitarnya seperti bongkahan bangunan ataupun batu dan emas untuk kembali melindungi tubuhnya.
Dan bahkan kini dia menciptakan ekor besar di bagian belakang tubuhnya.
"Kalau begini dia sangat susah untuk diserang" Ucap Zegel yang juga melihat hal tersebut.
Orang orang yang berada di dalam istana kerajaan pun kini mulai khawatir karena Ranku tidak bisa di kalahkan. Ditambah juga para komandan yang lain dan para petualang sudah kelelahan dan bahkan gugur dari serangan yang sebelumnya.
Situasi ini benar benar tidak terduga oleh siapapun Hikaru dan teman temanya pun masih berada di dalam istana kerajaan.
-Hikaru, kita tidak bisa membiarkan situasi ini terus menerus. Kau harus ingat kata Elvein bahwa kau juga harus membantu masalah yang ada dunia ini lagipula Ranku juga berhubungan dengan Zadora orang yang harus kau kalahkan untuk menyelesaikan ini semua. Ucap Byakko melalui batin Hikaru.
-Aku tahu itu Byakko, tetapi aku tidak bisa langsung turun untuk melawannya aku harus memperhatikan kelamahannya terlebih dahulu karena kita tahu bahwa dia tidak bisa diserang sama sekali dengan tubuhnya yang seperti itu. Jawab Hikaru.
"Hikaru kita harus ikut bertarung juga" Ucap Shiori yang berada di samping Hikaru.
"Ya Shiori, bersiaplah. Dengan kekuatan kita berdua mungkin belum bisa mengalahkan dia. tetapi tidak ada salahnya kita mencoba berusaha untuk melindungi kerajaan ini"
__ADS_1