
Teman teman Hikaru pun sedikit terkejut dengan yang Hikaru ceritakan kepada mereka
"Jadi dimana sekarang Elvein?" Tanya Zegel sambil melihat sekelilingnya
"Tidak ada, dia jarang sekali muncul hampir seperti penyihir yang muncul secara tiba tiba" Jawab Hikaru
"Tapi setidaknya kita sudah mempunyai tujuan bukan, yaitu untuk mengalahkan seseorang bernama Zadora" Ucap Shiori kepada teman temannya
"Jadi orang yang membuatku seperti waktu itu bernama Zadora, sialan!" Seru Reina yang terlihat geram
"Lalu kemana kita akan mencari Zadora?" Tanya Zegel kepada teman temannya
Semua pun terdiam suasana ketika menjadi hening disaat Zegel mengucapkan pertanyaan tersebut
"Tidak tahu, tetapi matahari sudah hampir terbenam saat ini apakah kita akan melanjutkan perjalanan?" Tanya Hikaru
"Sebaiknya kita beristirahat sebentar disini sambil menyalakan perapian" Ucap Zegel
Mereka pun mencari beberapa kayu bakar dan membuat perapian di tengah desa yang sudah hancur tersebut.
"Bagaimana kita mau melanjutkan perjalanan kalau tidak tahu tujuan kita kemana" Ucap Zegel
Disaat mereka semua sedang beristirahat di dekat perapian tiba tiba terdengar seperti suara langkah kaki kuda yang berlari sangat cepat menuju arah mereka
Terlihat seorang ksatria kerajaan dengan baju Zirah yang penuh darah memberikan surat kepada Hikaru
"Ada apa ini, kau siapa?" Tanya Hikaru yang terkejut melihat ksatria tersebut yang datang menunjunya
Ksatria tersebut memberikan surat kepada Hikaru yang penuh dengan darah
"Hei setidaknya bicaralah" Ucap Reina
Hikaru pun segera membuka surat tersebut dan membacanya
"Hikaru cepatlah kembali ke kerajaan, saat ini kerajaan sedang kacau banyak warga yang mati dan entah kenapa tanah permukaan disini menjadi tidak stabil. Aku sedang berada di ibu kota Zivilia aku tidak tahu serangan ini berasal dari siapa tetapi cepatlah kemari Hikaru. Putri Irisviel" Ucap Hikaru yang membacakan surat tersebut dan terlihat sangat terkejut
Teman temannya pun hanya bisa terdiam dan tidak tahu apa yang sedang terjadi di ibu kota kerajaan.
"Hei apa maksudnya ini!!" Seru Hikaru kepada ksatria kerajaan tersebut yang masih terdiam duduk di atas kuda
__ADS_1
Ksatria tersebut pun membuka zirah helm yang terdapat di kepalanya dan terlihat banyak sekali darah di kepalanya dan keluar dari mulutnya
Hikaru dan teman temannya pun terkejut melihat hal tersebut dan langsung segera menurunkan orang tersebut serta membuka baju zirahnya, ternyata di bagian dada dari orang tersebut banyak sekali pisau yang menusuknya
"Reina cepat tolong orang ini" Ucap Hikaru kepada Reina
"Tidak bisa dia sudah kehabisan terlalu banyak darah aku tidak mungkin bisa menolongnya" Ucap Reina yang terlihat kesal dengan dirinya sendiri
"Kalian harus menyelamatkan tuan putri secepatnya dan lupakan saja aku" Ucap ksatria tersebut dengan sangat lemah dan pelan, ia pun menghembuskan nafas terakhirnya dan mati.
"Ckhhh... sial sebenarnya apa yang sedang terjadi di kerajaan" Ucap Zegel yang terlihat sangat geram
Hikaru dan teman temannya pun mengubur ksaatria yang datang memberikan surat tersebut kepada merekaa
"Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menyelamatkan irisviel" Ucap Hikaru sambil melihat ke arah ksataria kerajaan yang sudah mereka kubur
Mereka semua pun meaniki kereta kuda dan berjalan scepat mungkin menuju kota utama di kerajaan
"Apakah kita akan sempat?" Tanya Shiori kepada teman temannya
"Aku tidak tahu tapi perjalanan menuju kerajaan Zivilia itu sekitar tiga hari dari sini" Jawab Zegel yang terlihat sangat khawatir
"Orang orang di kerajaan Zivlia sangat kuat mulai dari petualang dan para ksatria kerajaan disana kalau sampai Irisviel memberikan surat kepada kita berarti serangan kali ini memang sangat besar" Ucap Hikaru
-Kau perlu bantuan Hikaru?. Tanya garuda dari dalam batin Hikaru yang datang menghampirinya
-Ini adalah alam bawah sadarku dimana aku dan Byakko selalu berbicara dan kau dapat kesini juga Garuda?. Tanya Hikaru
-Ya tentu aku bisa, sekarang apa yang bisa kubantu?.
-Aku tidak tahu tapi bagaimana caranya aku agar bisa sampai ke kerajaan Zivilia dengan cepat
-Mungkin aku bisa membantu
-Bagaimana caranya? Tanya Hikaru kepada Garuda
-Mungkin aku bisa membawa kalian terbang ke kerajaan Zivilia dengan cepat
-Benarkah? bagaimana caranya
__ADS_1
-Kau hanya perlu mengeluarkanku dari sini, kau harus fokus untuk membayangkan aku keluar dari dalam tubuhmu Hikaru
-Kalau memang ini satu satunya cara aku akan mencobanya.
Hikaru pun menyuruh Zegel berhenti sejenak dan membiarkan ia keluar dari dalam kereta kuda
"Hikaru apa yang akan kau lakukan ini malah membuat kita semakin lama sampai disana!" Seru Zegel kepada Hikaru yang sedang berjalan keluar dari kereta kuda.
Hikaru menundukkan kepalanya dan mulai berkonsentrasi untuk mengeluarkan garuda dari dalam tubuhnya
Dari belakang tubuh Hikaru muncul serpihan debu yang berwarna merah seperti api lalu membentuk Garuda dengan sangat cepat akhirnya Garuda pun keluar dari tubuh Hikaru
"Garuda? Hikaru mengeluarkan monster itu lagi setelah kita lawan tadi" Ucap Reina yang terkejut
Namun kali ini Garuda hanya diam dan tidak menyerang apapun karena tujuannya kini adalah membantu Hikaru hingga perjalanannya selesai.
Garuda pun langsung mengaitkan tali dari kereta kuda tersebut ke kedua sayapnya untuk membawa mereka terbang ke kerajaan Zivilia
"Jadi kita akan terbang?" Tanya Shiori
"Sepertinya akan seru" Ucap Reina
"Ta-tapi bagaimana dengan kudanya" Ucap Zegel yang memperlihatkan kedua kuda mereka
"Sepertinya kudanya akan kita lepaskan dan mungkin kita akan membelinya lagi nanti" Ucap Hikaru yang langsung masuk ke dalam kereta kuda tersebut
"Baiklah kita tidak punya cara lagi waktu kita juga sedikit" Ucap Shiori yang mengikuti Hikaru masuk ke dalam kereta kuda.
Setelah mereka semua masuk merekapun akhirnya terbang dengan sangat cepat menuju kerajaan Zivilia.
"Wah ini sangat cepat kemungkinan dalam satu setengah jam kita bisa sampai disana" Ucap Zegel
"Kuharap masih sempat" Ucap Hikaru yang terlihat sangat gelisah dan khawatir
Sementara di kerajaan kini terjadi pertempuran dimana mana dan banyak rumah yang terbakar serta entah mengapa tanah di kerajaan Zivilia kini sangat tidak stabil dan memporak porandakan kerajaan tersebut
"Vilkart bagaimana ini? kita tidak bisa terus terusan seperti ini" Ucap salah satu petualang yang penuh dengan luka sedang berbicara dengan Vilkart petualang nomor satu di kerajaan Zivilia
"Aku juga tidak tahu serangan ini terlalu mendadak bahkan kita pun tidak mengetahui dari mana asal semua musuh ini" Ucap Vilkart yang terlihat sudah sangat kelelahan akibat suatu pertarungan
__ADS_1
"Apakah mungkin ini serangan dari kerajaan Trias?" Tanya petualang tersebut
"Bisa jadi, tapi orang orang ini tidak terlihat seperti dari kerajaan Trias. Dan juga orang tersebut tadi berkata akan kubunuh Byakko dan pemiliknya hingga tuan Zadora bisa bebas dan menguasai dunia"