Destiny Will Change

Destiny Will Change
Maaf


__ADS_3

Yuito dan lith cukup kewalahan melawan Terion yang masih saja bersembunyi di suatu tempat yang mereka tidak ketahui


“Kalau begini terus kita hanya kelelahan untuk menghalau serangan Terion tanpa bisa menyerangnya” Ucap Lith kepada Yuito yang sedang menahan banyaknya serangan Terion.


“Ya aku tahu, tetapi memang cecunguk ini entah bersembunyi dimana dasar pengecut” Ucap Yuito yang terlihat geram


“Aku tidak boleh sampai ketahuan oleh mereka berdua kalau tidak aku bisa tamat dalam sekejap” Ucap Terion kepada dirinya sendiri dengan pelan, ia sedang bersembunyi di reruntuhan rumah


Sementara Yuito dan Lith sedang disibukkan oleh Terion, di sisi lain Nord Zepelion sedang bertarung dengan seseorang yang bertubuh besar menggunakan zirah dengan otot yang sangat kuat


Pertarungan mereka terlihat sangat seimbang karena keduanya sama sama menganfdalkan kekuaran fisik mereka


“Boleh juga kau, pantas kau diakui sebagai seorang komdandan dari regu ksatria kerajaan” Ucap pria tersebu kepada Nord Zepelion


“Akupun tidak menyangka kau kuat juga bisa bertarung melawanku” Ucap Nord kepada pria tersebut


Nord pun berusaha mengeluarkan kekuatannya agar tidak terlalu banyak membuang waktu melawan pria tersebut


Aura hijau pun Kembali keluar dari tubuh Nord dan ia langsung maju untuk melawan pria tersebut dengan mengarahkan pukulan keras ke arah wajah pria tersebut, namun serangan Nord dapat di tahan dengan mudah oleh pria tersebut


"Hah mudah saja menahan seranganmu" Ucap pria tersebut dengan sombongnya karena telah berhasil menahan serangan Nord


"Kaukira aku hanya akan menyerangmu satu kali saja hah!" Seru Nord sambil mengayunkan tangan kirinya untuk menyerang pria tersebut lagi.


Namun serangan Nord kembali di tahan tetapi Nord terus mengayunkan kedua tangannya untuk menyerang pria tersebut secara terus menerus, duel yang kuat pun terjadi sehingga apapun yang ada di sekitar mereka hancur


Disaat pria yang Nord lawan sudahulai lengah dan kelelahan Nord pun langsung menyerang bagian perutnya dengan sangat kencang sehingga orang tersebut terlempar jauh ke depan.


Nord tidak memberinya kesempatan untuk menarik nafas sedikit pun, ia langsung melompat mengejar pria tersebut dan mendarat di atas tubuhnya

__ADS_1


"Kalau kau memang sekuat diriku, aku hanya perlu menyerangmu berkali kali sampai kau hancur" Ucap Nord sambil berdiri di atas tubuh pria tersebut.


Nord pun mengambil badan pria tersebut lalu melemparnya ke atas langit dan ia pun meloncat mengerjainya kembali dan menjatuhkan pria tersebut lagi ke tanah hingga pingsan.


"Hah tidak mungkin orang sepertimu bisa mengalahkanku dengan mudah" Ucap Nord yang terlihat cukup lega karena telah mengalahkannya


"Jangan senang dulu Nord Zepelion, aku masih belum selesai" Ucap pria tersebut yang kembali berdiri dengan wajah yang sudah babak belur kembali bersiap untuk bertarung melawan Nord


"Aku Rhino tidak akan memalukan diriku di depan tuan Ranku" Ucap pria tersebut sambil memberitahukan namanya dan nama pemimpin pasukan berjubah hitam tersebut


-Ranku? jadi dia yang menyebabkan semua ini, dimana orang itu sekarang. Batin Komanadan Nord zepelion


"Hei jangan mengalihkan pandanganmu dariku, urusan kita belum selesai" Ucap Rhino yang berlari sangat cepat menuju Nord yang berada di depannya, Nord yang sempat melamun memikirkan sesuatu pun tidak dapat menghindari serangan tersebut dan terkena pukulan dari Rhino yang sangat keras hingga terlempar jauh ke belakang.


-Agghh... sial Pukulannya sesakit ini. Batin Nord


Bugh.. bugh... bangunan yang berada di belakangnya pun hancur karena tubuh Nord yang terlempar jauh ke belakang.


Yuito pun menggunakan kekuatannya untuk menghilang dan kembali mencari Terion, sementara Lith menggunakan sihirnya untuk mencari Terion menggunakan sihir yang dapat merasakan aura kehidupan seseorang


Tetapi dia tidak dapat menemukan Terion dengan mudah karena banyaknya warga yang berada di sekitar kota dan ditambah dengan Terion yang selalu berpindah pindah


"Hah!! dia dibelak- Argghh....!!!" Seru Lith yang terkejut karena menyadari bahwa Terion sudah berada di belakangnya dan langsung menusuk perut Lith dengan pisau yang ia pegang di tangannya


"Hahahaha sangat mudah sungguh sangat mudah mengalahkanmu Lith" Ucap Terion sambil tertawa sangat keras karena dia merasa puas sudah berhasil menyerang Lith.


Disaat Terion sedang tertawa dengan sangat kencang tiba tiba dari atasnya terdapat sebuah lingkaran sihir dan mengeluarkan sebuah api yang sangat besar dan banyak ke arah Terion


"Arrghhh....!!" Terion berteriak kesakitan akibat serangan api yang sangat besar muncul entah dari mana.

__ADS_1


Ternyata serangan tersebut adalah sihir yang dibuat oleh Lith dari kejauhan, Lith yang baru saja ditusuk oleh Terion hanyalah sebuah bayangan dirinya yang ia buat selama Yuito mencari Terion.


"Sudah kuduga kau akan tertipu dengan mudah, otak bodohmu tidak akan bisa mengalahkanku" Ucap Terion yang berada cukup jauh dari Terion yang sedang terbakar akibat sihirnya.


"Beraninya kau!!! sihir ini tidak akan bisa membunuh- Aaargghh..." Terion masih bisa hidup setelah menerima serangan dari Lith tetapi disaat ia sedang berbicara tiba tiba ada seseorang yang menusuknya dengan sebuah pedang dari belakang


"Mungkin serangan tersebut belum bisa membunuhmu tapi bagaimana dengan ini" Ucap Yuito yang baru saja muncul setelah menghilang cukup lama agar tidak diketahui oleh Terion.


Terion pun mulai terluka cukup parah sehingga tidak bisa mengeluarkan kekuatannya dengan maksimal.


"Aaaaaaaaaaaaa.....!!" Terion berteriak dengan sangat keras, dan banyak sekali akar serta batang pepohonan besar yang keluar dari bawah tanah disaat ia sedang berteriak, seperti nya Terion menggunakan sisa kekuatannya untuk membunuh Yuito dan Lith


"Yuito hati-hati!" Seru Lith yang melihat hal tersebut


"Sial kalau sebesar ini aku tidak bisa memotongnya ataupun menahannya" Ucap Yuito yang berusaha menghindari semua serangan terakhir milik Terion tersebut


Namun Yuito tidak dapat menghindari semua serangan tersebut, tangan kirinya pun tertusuk oleh salah satu ranting pohon yang cukup besar sehingga membuatnya ikut tergantung bersamaan dengan banyaknya batang pohon dan akar yang keluar dari bawah tanah.


"Yuito!!!" Lith pun langsung berlari menuju Yuito yang sedang tergantung di atas pohon karena tangan kirinya tertusuk.


Area disekitar pertarungan mereka kini terdapat sebuah pohon besar dengan banyaknya akar disekitarnya, dan Terion pun mati ikut berubah menjadi pohon tersebut


"Yuito kau tidak apa apa?" Tanya Lith yang berada dibawahnya


"Sudah jelas aku terluka bisa turunkan aku?" Tanya Yuito kepada Lith yang berada di bawahnya


"Ya tentu saja, tapi bagaimana caranya aku mengeluarkanmu dari sini, sebentar aku akan memotong ranting pohon ini terlebih dahulu" Ucap Lith sambil memotong ranting pohon yang menusuk tangan kiri Yuito


"Lukamu cukup parah, sihir penyembuhku mungkin hanya bisa menghilangkan luka yang lebih besar, tetapi kau tetap tidak bisa menggunakan tangan kirimu selama beberapa Minggu atau bulan" Ucap Lith yang sudah berhasil mengeluarkan Yuito

__ADS_1


"Ya setidaknya aku bisa berguna sedikit, terima kasih Lith"


__ADS_2