Destiny Will Change

Destiny Will Change
Kesalahpahaman


__ADS_3

Setelah mengetahui apa sebenarnya sumber cahaya tersebut Hikaru langsung bergegas pergi kembali ke tempat shiori dan Zegel


"Sebaiknya aku cepat kembali sebelum ketahuan" Hikaru pun keluar dari semak semak tersebut dan berjalan menjauh dari kereta kuda milik putri kerajaan


Namun saat ingin pergi dia dihadang oleh seseorang, karena keadaan gelap dia tidak bisa melihat siapa itu. Tubuhnya lebih tinggi dari Hikaru dan dia memakai baju seperti para pengawal putri Irisviel


Dengan cepat orang tersebut membuat tanganya terbakar dan mengarahkannya untuk memukul Hikaru


Namun Hikaru berhasil menghindarinya dengan melompat ke arah samping, saat dia berhasil menghindari serangan tersebut. Leher Hikaru seperti di cekik oleh seseorang dari belakangnya


"Akhhh...." Hikaru yang berusaha berteriak tetapi tidak bisa karena untuk bernafas pun dia sulit


-Orang ini kuat sekali


Hikaru pun tidak punya cara selain melempar pisau yang ada di kantong jaketnya, diapun melempar pisaunya ke atas langit untuk melihat siapa sebenarnya yang menyerang dia


-dia menghilang. batin seseorang yang mencekik Hikaru


"orang orang ini? pengawal putri Irisvi- Uakh....." Saat sedang berada di atas langit Hikaru ditabrak oleh seseorang yang menaiki burung berwarna putih yang sangat besar


[apa - apaan orang ini, aku belum sempat bicara apapun] Hikaru pun terkejut dan tidak sempat untuk menghindar, diapun terjatuh ke bawah dengan terus bertabrakan dengan ranting sebelum menyentuh tanah


"Sial aku tidak bisa bergerak sepertinya kaki kanan ku patah" Ucap Hikaru yang sudah terbaring penuh luka tanpa adanya perlawanan


"Apa yang kau lakukan disini? mengapa kau mengintip tuan putri, akan kubunuh kau disini sekarang juga dasar penjahat maniak" Ucap orang yang menaiki burung tadi dan turun ke bawah, saat dia berpijak di atas tanah burungnya pun menghilang


Lalu dari belakang orang tersebut datang dua orang berpakaian sama yang menyerang Hikaru lebih dulu tadi, Hikaru yang sedang berbaring lemah sekarang dihadapkan dengan dua orang lelaki yang kekuatanya di luar nalar dan satu orang perempuan berambut abu abu yang di awal mencekik leher Hikaru dari belakang

__ADS_1


"Hei.... tunggu aku tidak berbuat apa apa, kita bisa bicarakan ini baik baik" Ucap Hikaru yang terus menahan rasa sakit dari banyak nya luka yang ada di tubuhnya


"Penjahat sepertimu tidak pantas bicara dan harus mati sekarang juga" Ucap pengawal perempuan yang berada di hadapan Hikaru sambil mengarahkan tanganya ke wajah Hikaru, dari telapak tanganya keluar cahaya berwarna putih yang akan menyerang Hikaru


-Hikaru bahaya kita tidak bisa diam lagi, lalu begini terus kau akan terbunuh. Ucap byakko yang berbicara melalui batin Hikaru karena merasakan bahaya yang besar


"Baiklah, kalau memang itu keinginan kalian" Ucap Hikaru yang berbicara pelan dari mulutnya, dengan kepala yang terus menunduk ke bawah Hikaru berusaha bangkit dari keterpurukannya


Saat Hikaru berusaha untuk bangun perlahan, salah satu pengawal laki laki yang barusan terbang menggunakan burung raksasa merasakan adanya kekuatan yang tidak biasa di dalam tubuh Hikaru


"Hei hati hati anak itu sepertinya cukup berbahaya" Ucap orang tersebut yang memperingati kedua temanya, Lalu dengan cepat saat dia mengarahkan kembali pandangan nya ke Hikaru. Hikaru sudah tidak ada disana


"kau terlalu lambat" Ucap Hikaru yang sudah tiba di belakang orang tersebut, Hikaru pun langsung menendang kaki orang tersebut Sehingga dia terjatuh


Tetapi sebelum pengawal tersebut jatuh ke tanah Hikaru langsung membuka lebar tanganya dan menyerang bagian perut pengawal tersebut menggunakan telapak tanganya yang terdapat banyak aliran listrik yang sudah dia pusatkan disana


-Kekuatan apa itu? tidak tidak sebenarnya sihir macam apa itu?. batin pengawal perempuan yang bertanya tanya kepada dirinya sendiri karena terkejut melihat kekuatan Hikaru


Saat Hikaru sedang lengah setelah serangan tadi, tiba tiba dari sisi kiri Hikaru terdapat pusaran api yang sangat besar sedang mengarah ke arah Hikaru. Serangan itu berasal dari salah satu pengawal laki laki yang lain


Hikaru pun tidak sempat menghindar dia sekarang sedang berada di dalam serangan api yang sangat besar tersebut


"Walaupun aku tidak tahu kekuatan apa yang kau miliki, tetapi dengan sihir ku ini kau akan mati terbakar dengan cepat" Ucap lelaki tersebut dengan yakinnya setelah serangannya tepat mengenai Hikaru


Setelah pusaran api tersebut berakhir dan menghilang, area hutan yang terkena serangan tersebut hangus tak tersisa. Hikaru pun sudah terbaring lemah dengan matanya yang tertutup


"Sebaiknya kita bunuh secepatnya sebelum dia menyerang lagi" Ucap pengawal perempuan yang berjalan ke arah Hikaru dan bersiap untuk membunuhnya

__ADS_1


Saat perempuan tersebut berjalan dan mengeluarkan sihir cahaya yang dijadikan pedang untuk membunuh Hikaru, dia pun mulai mengayunkan pedangnya ke Hikaru yang sedang terbaring


Tetapi ayunan pedangnya seperti tertahan oleh sesuatu, saat dia melihatnya ternyata pedang Cahaya miliknya ditahan oleh pedang berwarna kuning milik Shiori


"Hei kalau kau berani menyentuhnya, Ku bunuh" Shiori dengan kecepatan bergerak nya yang cepat langsung menahan serangan perempuan tersebut. Ekspresi wajah Shiori yang terlihat marah dan lebih dingin dari biasanya. membuat pengawal perempuan tersebut sedikit terkejut


Pengawal perempuan tersebut pun meloncat mundur dan menjauhi Shiori yang sedang melindungi Hikaru


"Lebih baik kau menyingkir wanita berjubah, atau kau ikut mati bersamanya" Ucap pengawal pria yang berbicara setelah melihat Shiori memakai jubah yang menutupi kepalanya


"kita harus fokus Keri, sepertinya perempuan itu cukup kuat"


"baik Jero" kedua pengawal tersebut saling memberi tahu dengan menyebutkan namanya


"Baiklah kalau kau tidak mau menyingkir akan kumusnahkan kau juga" Jero bersiap untuk kembali mengeluarkan api dari tanganya untuk menyerang Shiori


"Tidak akan kubiarkan, dasar ksatria kerajaan sok kuat!!" Zegel berteriak dari arah belakang dan mengeluarkan tebasan Petir dengan pedangnya yang sudah di selimuti oleh aliran petir nya


Jero dan Keri pun menjauh dan menjaga jarak dari Zegel yang sedang melindungi Hikaru bersama Shiori


"Cih.... merepotkan saja kenapa orang seperti dia mempunyai teman, dan Lio pun sudah pingsan karena serangan yang sangat cepat oleh anak itu" Ucap Jero yang sedikit kewalahan


Keri pun tanpa basa basi langsung menyerang Shiori dengan sihir cahaya yang besar


Shiori pun memfokuskan dirinya untuk menahan serangan Tersebut, dari pedang Shiori keluar aura berwarna merah. Dan diapun langsung menebas serangan cahaya tersebut dengan mudahnya


-apa apaan kedua orang ini, mereka bisa menyalurkan kekuatan mereka ke pedang penggunanya. lalu perempuan itu kekuatan apa sebenarnya aura berwarna merah di pedangnya tersebut. Batin Keri yang kebingungan melihat kekuatan milik zegel dan Shiori

__ADS_1


__ADS_2