
Setelah melubangi tubuh golem tersebut dengan sangat cepat Hikaru pun terhempas dan terjatuh ke bawah. Didalam tubuh golem tersebut Zegel melihat ada bola berwarna putih terang yang melayang di dalam tubuh golem tersebut.
“Shiori lihat sepertinya itu adalah inti jiwa dari Golem nya” Ucap Zegel memberitahu
Shiori yang berada di atas gerbong
“Kita harus menghancurkan itu secepatnya sebelum tubuhnya kembali tertutup”
Syuww… Suara pedang Zegel yang ia keluarkan dari tempatnya
“Aku akan menyerangnya dengan cepat” Ucap Zegel yang sudah bersiap memasang kuda kuda dengan memegang pedangnya menyamping di atas dadanya
“Hyattt!!” Teriak Zegel sambil menebaskan pedangnya dari jauh, dari pedangnya tersebut
keluar aliran petir yang menghampiri inti dari jiwa golem tersebut
Trak… suara retakan inti jiwa yang hancur karena serangan milik Zegel membuat golem
tersebut pun hancur dan tidak bisa memulihkan diri lagi
“Yes tepat sasaran” Ucap Zegel yang senang karena serangannya berhasil membunuh golem tersebut
“Aku berhasil mengalahkannya kau lihat kan kehebatanku Shiori. Eh? Dimana dia?”
Tanya Zegel yang kebingungan setelah menengok ke atas gerbong tetapi ia tidak
melihat Shiori disana
Shiori pergi mencari Hikaru setalah Zegel berhasil mengalahkan golem tersebut, dia berlari dengan cepat kearah hutan untuk mencari Hikaru. Shiori akhirnya menemukan
Hikaru yang terbaring di tanah dengan sedikit luka di lengan kanannya
“Hikaru kau tidak apa apa?” Tanya Shiori sambil membantu Hikaru bangun dan melihat keadaan lukanya
“Ya aku tidak apa apa. Kau selalu datang di saat yang tepat Shiori”
“Jangan banyak bicara dulu sebaiknya kau diam saja” Ucap Shiori yang dingin tetapi
sangat khawatir terhadap keadaan Hikaru.
Dari arah kanan mereka mendengar suara kereta kuda yang datang menghampiri, itu adalah Zegel yang datang untuk membantu mereka berdua
“Wah kau jangan pergi sendirian Shiori, ayo cepat bawa Hikaru ke dalam” Ucap Zegel yang ikut membantu untuk menopang badan Hikaru dan membawanya kedalam kereta kuda
“Aku akan mengobatinya kau lanjut mengendarai saja” Ucap Shiori yang mengambil ramuan penyembuh dari dalam saku jaketnya
“Baiklah” Zegel pun pergi dan kembali menjalankan kereta kuda yang membawa tiga gerbong tersebut.
“Ini hanya luka biasa tidak perlu sampai seperti itu” Ucap Hikaru kepada Shiori yang
sedang meneteskan obat ke tangannya
__ADS_1
“Diam” Jawab Shiori dengan dingin
Hikaru pun hanya terdiam melihat Shiori yang sedang merawat lukanya, ternyata di bagian
punggung Hikaru pun terluka hingga mengeluarkan banyak darah akibat dia terjatuh dari ketinggian.
“Sebaiknya kau tetap di dalam biar aku dan Zegel saja yang diluar” Ucap Shiori yang pergi
keluar setelah mengobati luka luka Hikaru
“Aku yakin golem tersebut tidak tercipta sendiri pasti ada seseorang dibalik semua ini”
Ucap Shiori kepada Zegel
“Iya sepertinya itu adalah teknik sihir yang digunakan oleh seseorang, yang pasti
dia bukan orang biasa bisa membuat golem besar seperti itu”
Mereka bertiga pun melanjutkan perjalanannya dengan kondisi Hikaru yang sangat tidak baik dan sedang tertidur di dalam salah satu gerbong kereta. Mereka sudah menempuh perjalanan hingga sore hari dan matahari mulai menurun merubah
warnanya menjadi kuning gelap.
“Sebaiknya kita berhenti untuk makan dulu, aku sudah sangat lapar” Ucap Zegel yang
mengeluh kepada Shiori
“Hah yasudah baiklah, aku akan memberhentikan keretanya terlebih dahulu” Ucap Shiori yang mencari tempat untuk berhenti
“Sebaiknya kita makan duluan, kita bangunkan Hikaru nanti. Dia baru saja tertidur tidak enak untuk membangunkannya sekarang” Ucap Shiori
“Ya baiklah” Zegel pun mengeluarkan makanan tersebut dan memakannya dengan sangat lahap
Disaat mereka berdua sedang makan, Shiori mencium bau busuk yang menyengat dari arah pepohonan tepat berada di depan nya
“Bau busuk apa ini tercium seperti bau darah” Ucap Zegel yang juga mencium bau busuk
tersebut
“Arahnya dari sana sebaiknya kita lihat, tetapi ingat tetap hati dan jangan ceroboh” Ucap Shiori memperingatkan Zegel, dan mereka berdua pun berjalan perlahan ke arah bau tersebut
Setelah melewati beberapa pepohonan untuk berjalan kearah bau tersebut, mereka dikejutkan dengan banyaknya darah dan potongan tubuh manusia yang termutilasi abis abisan
“Huwaaa…. Apa apaan ini” Zegel pun terkejut, ekspresi nya berubah menjadi sangat ketakutan dan terjatuh ke tanah
“Hei sudah
kubilang diam jangan berteriak seperti itu”
-Apa yang sebenarnya terjadi disini sampai ada orang sekeji ini. Batin Shiori
“Sebaiknya kita tetap bersembunyi di balik pepohonan ini karena kita belum tau apa yang
__ADS_1
terjadi” Ucap Shiori yang menundukkan badanya untuk bersembunyi di balik
pepohonan bersama Zegel
-Kalau dilihat dari pakaian mereka seperti pengawal kerajaan, atau jangan jangan itu
adalah pengawal dari rombongan tuan putri Irisviel. Batin Shiori
“Uakhh…” Suara teriakan seseorang terdengar dari arah depan Shiori dan Zegel
Mereka melihat seseorang dengan baju yang sama seperti para orang yang sudah terbunuh, dia sedang di hadapkan dengan seseorang dengan baju berwarna hitam dam
mengeluarkan aura ungu dari tangannya
“Hei kau terlalu lemah untuk melawanku” Ucap orang berbaju hitam tersebut dan memukul kepala pengawal tersebut hingga copot dan menginjaknya hingga hancur
“Kejam” Gumam Shiori yang melihat kekejian orang tersebut
“Dia tidak terlihat seperti manusia biasa” Ucap Zegel yang semakin ketakutan melihat orang tersebut
Lalu dari belakang orang tersebut muncul seseorang dengan kekuatan api yang sangat besar berusaha menyerangnya, tetapi orang berbaju hitam bisa menghindar dengan cepat
“Wah akhirnya kau muncul juga ksatria kerajaan” Ucap orang berbaju hitam tersebut
“Aku tidak akan pernah melepaskan mu sampai aku membunuhmu!!” Ucap ksatria tersebut yang ternyata adalah Jero salah satu ksatria kerajaan yang mengawal putri Irisviel
“Hah… otakmu sepertinya kosong berani mengatakan hal semacam itu kepadaku”
Disaat mereka berdua ingin bertarung muncul sebuah elang berwarna putih yang terbang
diatas mereka. Itu adalah Keri dan Leo yang membawa putri Irisviel untuk pergi
dari hutan tersebut
Tetapi disaat mereka berdua ingin pergi menggunakan elang angin milik Leo, secara
tiba tiba mereka dihadang oleh 3 orang yang melompat kearah mereka lalu
menyerangnya
“Tuan putri!!” Teriak Jero yang berada di bawah melihat elang milik leo yang diserang
oleh ketiga orang tersebut
Dengan cepat tanpa pikir panjang Shiori dan Zegel langsung melompat untuk membantu putri Irisviel dan dua ksatria kerajaan tersebut. Shiori memegang putri Irisviel dan Keri, sementara Zegel memegang leo yang terjatuh dari atas
"Kalian?" Tanya Keri yang terkejut melihat Zegel dan Shiori
"Sebaiknya kita bicarakan nanti, yang terpenting aku tahu disini terjadi hal yang mengerikan sekarang kita harus melawan orang orang itu bukan" Ucap Shiori yang mengabaikan pertanyaan Keri
"Ya baiklah, kalian temanya Hikaru kan Terima kasih sudah membantu kami dan situasi ini bisa kita jelaskan nanti. Untuk sekarang yang terpenting kita harus melindungi putri Irisviel" Ucap Leo yang sudah bersiap untuk pertarungan yang besar
__ADS_1