Destiny Will Change

Destiny Will Change
Melindungi Desa


__ADS_3

Shiori dan Zegel memegang kedua pedang mereka yang menjadi senjata utamanya dan membantu para warga desa melawan monster yang menyerang karena mana dari bola kristal milik shiori keluar dan masuk ke dalam tubuh Hikaru


"Cih... tidak ada habisnya kalau begini terus tenaga ku bisa habis duluan" ucap shiori sambil memasang ekspresi kesal dan kelelahan


"tenang saja aku baru saja mau mengeluarkan jurus pamungkas ku" ucap zegel sambil menjulurkan pedang nya ke belakang dan memasang posisi kuda kuda


"Selimut petir..." Zegel menyelimuti pedangnya dengan aliran petir yang membuat pedangnya menjadi lebih kuat dan bisa memotong lawan dengan mudah


"Eh?... apa apaan nama norak itu" Ucap shiori meledek Sihir zegel


"Aku sudah kehabisan ide menamainya jadi... ah tidak usah dipikirkan yang terpenting sekarang kita harus melawan semua ini" zegel berdiri di samping shiori dan bersiap dengan pedang yang sudah di selimuti aliran petir tersebut


zegel pun maju duluan dan langsung melakukan tebasan pedang dalam posisi menyamping dan dari pedang tersebut mengeluarkan aliran petir yang menyambar ke seluruh monster


"namanya jelek tapi kekuatanya hebat" Shiori melihat zegel bertarung sendirian dari belakang dan diapun maju membantu zegel


-dari tadi dia tidak menggunakan sihir apapun sebenarnya apa kekuatan perempuan itu. batin zegel yang terheran heran dengan gaya bertarung shiori yang tidak terlalu mencolok


Selagi zegel dan shiori bertarung melawan monster tersebut, Asuka membantu para warga untuk masuk ke tempat yang aman yaitu di klinik milik ayahnya tempat Hikaru dan shiori dirawat saat terluka


"Ayo semuanya cepat kemari.." Ucap Asuka sambil melambaikan tangan untuk mengarahkan warga ke klinik tersebut


"Cepat semuanya sebelum para monster tersebut menyerang kita!!" Teriak kepala desa yang terus mengarahkan warga desa yang belum masuk ke dalam klinik


di situasi yang seperti ini shiori dan Zegel pun terjebak dalam kelelahan dan monster tidak ada habisnya


"Fyuhh...." Shiori menghela nafas dan memejamkan matanya


"Oy oy musuh belum habis tapi kau sudah menghela nafas seakan akan ini sudah berakhir" Ucap zegel yang berusaha memperingatkan Shiori


-Aura apa ini sepertinya tidak mengenakan, kenapa ini muncul dari perempuan bertelinga kucing ini. ucap zegel dalam batinya dan dia merasakan Aura yang buruk dari dalam tubuh Shiori

__ADS_1


Shiori pun kembali membuka matanya tetapi bola matanya berubah menjadi berwarna merah dan tubuh Shiori diselimuti oleh aura merah


Shiori langsung memasang posisi menyerang dengan posisi pedang yang berada di belakang tubuhnya


Shiori langsung melompat ke depan, hentakan kakinya membuat tangan yang dia pijak tadi hancur dan shiori bergerak cepat ke depan, dia langsung semua monster tersebut dengan pedangnya


setelah membunuh satu monster dia langsung berpindah ke monster yang lain dengan pijakan dan kecepatannya sehingga sulit untuk diikuti oleh mata zegel


"Aura merah apa yang berada di tubuhnya itu. Ini bukan sihir lalu sebenarnya kekuatan apa yang dia gunakan itu" Zegel terheran heran dan hanya bisa terdiam dan melihat Shiori membunuh puluhan monster yang ukuran nya dua kali lebih besar dari dirinya dalam sekejap


Hanya dalam beberapa menit semua monster tersebut berhasil dikalahkan dengan cepat oleh Shiori, dan Zegel pun hanya terdiam dengan pedangnya yang sudah tidak di selimuti oleh aliran petir


"Aku baru tahu bahwa ras kucing bisa sekuat itu" Ucap zegel sambil kembali menaruh pedangnya kembali ke tempatnya yang dia gunakan berada belakang pundaknya


"Jangan banyak bicara kita harus cepat memberitahu para penduduk yang lain" shiori yang mengabaikan perkataan Zegel langsung pergi ke dalam desa untuk memberitahu penduduk desa bahwa semua monster telah dikalahkan


"Hahhh.... dingin sekali, dan lagi pula dimana Hikaru tadi aku merasakan kekuatanya tetapi menghilang begitu saja saat aku tiba disini. dan teman kucing yang dia ceritakan ternyata perempuan cantik yang dingin, dasar Hikaru"


Cahaya bulan kembali menerangi desa tersebut, lampu rumah para penduduk desa pun kembali menyala dan menyinari jalanan. semua orang telah kembali ke rumahnya masing masing


"Terima kasih atas semua bantuannya Shiori" ucap Kepala desa yang bernama Gorch berterima kasih kepada Shiori


"Tidak apa apa pak Gorch ini mungkin hanya kebetulan saya yang berada disini kalau orang lain pun pasti akan membantu melindungi desa ini"


"Tidak Shiori sebenarnya banyak para petualang yang datang ke desa kami untuk bersenang senang dan menghancurkan semuanya, seperti makan di restoran kami tetapi tidak pernah membayarnya dan terus mengancam kami. sebenarnya saat kau dan Hikaru datang kami sangat ketakutan karena mengira kalian adalah para petualang yang sering membuat onar"


"Tidak apa apa, saya hanya pengembara yang kebetulan bertemu dengan orang bodoh bernama Hikaru dan sekarang dia meninggalkan saya" Ucap shiori sambil bergumam kesal memikirkan Hikaru


"Lalu kalau kau pasti seorang petualang, terima kasih telah datang dan membantu kami" ucap kepala desa Gorch melihat zegel yang sedang berjalan di belakang Shiori


"Ah... tidak bukan saya tidak punya cukup kemampuan bertarung untuk menjadi seorang petualang, saya hanyalah pengrajin senjata di ibu kota kerajaan" Ucap Zegel yang tersenyum

__ADS_1


Setelah pertemuan Shiori dan kepala desa, Zegel pun menghampiri Shiori


"Hei telinga kucing, namamu Shiori ya salam kenal aku Zegel" Zegel mengangkat tanganya untuk berjabat tangan dengan Shiori tetapi Shiori mengabaikannya


-benar benar perempuan ini!!


"bagaimana kau bisa mengenalku?"


"Hikaru sedikit menceritakan dirimu kepadaku"


"oh"


-Oh doang?


"Baiklah sepertinya aku akan kembali ke ibu kota dan mempersiapkan diriku" Ucap Zegel yang berbalik badan dari Shiori


"Untuk apa kau bersiap siap?" Tanya Shiori


"sudah jelas aku akan mencari Hikaru, dia teman pertamaku emmm.... mungkin aku teman pertamanya"


"itu sama saja" Ucap Shiori merespon perkataan bodoh zegel dengan muka datar


"yasudah, aku pergi ya telinga kucing. eh tunggu sebentar lalu kau akan kemana?" Tanya zegel kepada Shiori yang kebingungan akan tujuannya


"Mungkin aku juga akan mencari Hikaru tetapi tidak bersamamu, aku akan mencarinya dengan jalanku sendiri" Ucap shiori sambil berbalik badan dan membelakangi Zegel yang bersiap untuk pergi


"hmmm... ya baiklah aku tidak tahu apa yang Hikaru perbuat kepadamu sampai kau ingin mencarinya juga" Zegel pun membalikan badanya dari Shiori dan melangkahkan kakinya untuk keluar dari desa


di malam hari itu, zegel dan Shiori mulai berjalan dengan arah yang berlawanan dan ingin segera pergi dari desa. Tetapi dari atas langit muncul seseorang yang berteriak jatuh dari atas


"Aaaaaaaa!!!!!.... lagi lagi elvein menjatuhkan ku ke dunia ini dari atas langit Sialan!!!!!!..."

__ADS_1


__ADS_2