
Dunia kultivator adalah dunia yang keras. Dimana yang kuat akan berkuasa dan yang lemah akan ditindas bahkan di jadikan budak.
Dunia kultivator terbagi menjadi tiga dunia, yaitu:
Dunia Bawah
Dunia langit, dan
Nirwana
selain ketiga alam itu, masih ada alam cahaya tempat dimana ras elf berada, alam suci tempat para binatang, galaxi segitiga tempat para elf kegelapan, Cyclop, dan juga ras manusia, serta benua bintang yang di kenal dengan sebutan benua jatuh.
Dunia langit atau alam langit, terdapat beberapa benua yaitu benua teratai suci, benua teratai emas, benua awan, dan benua bulan Masing-masing benua terbagi menjadi beberapa kekaisaran, hanya benua teratai emas yang tidak memiliki kekaisaran.
Benua teratai emas, tepatnya di klan Liu...
Buuuuukkkkk
" Ha..ha..ha..ha.. Dasar sampah. Hanya dengan satu pukulan saja, kau sudah terjatuh." Ucap Liu Fang.
" Ciihh, mentang-mentang kalian memiliki kultivasi lebih tinggi dariku, kalian seenaknya saja memukulku." Ucap Liu Liang sambil mencoba berdiri
" Oh, kau berani membalas perkataanku ya. Sekarang rasakan ini." Ucap Liu Fang.
Lalu tanah yang di pijak oleh Liu Liang berubah menjadi pasir dan menenggelamkan setengah tubuhnya.
'" Sekarang kau akan tenggelam di pasir itu hingga pagi tiba." Ucap Liu Fang lalu dia kemudian beranjak pergi meninggalkan Liu Liang yang sudah dia tenggelamkan.
" Ibuu" Ucap Liu Liang dengan suara lemah.
" Ibu maafkan putramu yang tidak berguna ini." Ucap Liu Liang lalu pingsan.
...****************...
Pagi harinya, Liu Liang membuka matanya. Dia merasa bingung, mengapa dia sudah ada di kamarnya.
" Adik, kau sudah bangun." Ucap Liu Xiang.
Liu Liang hanya menatap pemuda yang berumur sekitar 25 tahun itu dengan asing.
" Apakah kau tidak mengenaliku? Ini aku Liu Xiang kakakmu." Ucap Liu Xiang.
" Kakak" Ucap Liu Liang heran. Pasalnya dia tidak pernah di beritahu kalau dia memiliki seorang kakak.
" Tapi, aku tidak pernah tahu kalau aku memiliki seorang kakak." Ucap Liu Liang.
" Apakah ayah dan ibu tidak menceritakannya padamu?" Tanya Liu Xiang.
" Tidak. Bahkan aku sering mendengar ibu menangis saat tengah malam, tapi aku tidak mengetahui apa penyebabnya." Jawab Liu Liang.
" Memangnya selama ini kakak darimana saja?" Tanya Liu Liang.
" sebenarnya saat kau baru di lahirkan, aku melihat keanehan pada tubuhmu dimana di dalam dantianmu ada akar dengan warna berbeda yang menyegel dantianmu, aku tidak tahu apa itu. Sebulan setelah kau di lahirkan, aku meminta izin kepada ibu untuk pergi mencari sesuatu yang bisa membuka segel dantianmu itu, hingga tanpa sengaja kakak terjebak di dalam pusaran energi dan baru berhasil keluar sebulan yang lalu." Jelas Liu Xiang.
" Oh iya, siapa yang menenggelamkanmu di pasir kemarin?" Tanya Liu Xiang.
" Itu ulah Liu Fang, anak paman Liu Nan yang sekarang menjadi patriak klan setelah menghancurkan kultivasi ayah." Jelas Liu Liang.
" Kurang ajar. Aku harus memberi pelajaran kepadanya sekarang juga." Ucap Liu Xiang sambil menghantamkan tinjunya ke tanah dan tanpa sadar aura kultivasinya merembes keluar.
" Kakak tarik auramu kembali, kau bisa membunuhku." Ucap Liu Liang.
" Oh maaf adik" Ucap Liu Xiang yang langsung menarik kembali auranya.
" Kakak mungkin ayah dan ibu akan senang karena kau sudah pulang." Ucap Liu Liang.
" Kau benar. Aku bisa memulihkan kultivasi ayah, tapi aku tidak bisa membantumu untuk berkultivasi." Ucap Liu Xiang.
__ADS_1
" Tidak apa-apa kak. Aku akan mencari cara sendiri supaya aku bisa berkultivasi."
" Oh iya kak. Sekarang klan terpecah menjadi dua bagian." Ucap Liu Liang.
" Itu tidak penting sekarang. Yang penting sekarang, kita harus menyembuhkan ayah terlebih dahulu." Ucap Liu Xiang.
" Ikut denganku, aku akan menunjukkan dimana ayah berada." Ucap Liu Liang lalu beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju ke sebuah dinding.
dia lalu meletakkan tangannya di dinding itu, dan seketika mereka menghilang dan muncul di sebuah ruangan yang luas.
" Liang'er, siapa yang kau bawah itu?" Tanya seorang pria paru baya.
" Apakah ayah tidak merasa femiliar dengan wajahnya?" Tanya Liu Liang balik.
Pria itu yang tidak lain adalah Liu Sin mengamati wajah Liu Xiang dan mencoba mengingatnya. Sesaat kemudian, dia kemudian menangis dan langsung memeluk Liu Xiang.
" Xiang'er, dari mana saja kau?" Tanya Liu Sin
" Maafkan aku ayah." Ucap Liu Xiang.
Tanpa sepengetahuan ayahnya, Liu Xiang lalu menusukkan jarum akupuntur ke beberapa titik meridian ayahnya. Lalu gumpalan cahaya berwarna hijau kehitaman keluar dari titik akupuntur tersebut.
Boooommm
Boooooommmm
Boooommm...
Ledakan beruntun sebanyak beberapa kali terdengar dari dalam tubuh Liu Sin, yang menandakan kultivasinya sudah pulih. Bahkan dia menerobos ke ranah monarch bintang dua.
" Xiang'er, ini.."
" Ya, ayah. Kultivasi ayah sudah kembali." Ucap Liu Xiang.
" Oh iya ayah, ibu dimana?" Tanya Liu Xiang.
" Liang'er, kau ada di sini. Dan mengapa kau..." Ucapan Yuan Hua terhenti saat melihat pemuda yang selama ini dia rindukan.
" Xiang'er." Ucapnya lalu berlari dan memeluk Liu Xiang dengan erat.
" Ibu, maafkan Xian'er, karena membuat ibu seperti ini" Ucap Liu Xiang.
" Tidak masalah. Kau sudah kembali, dan sekarang ibu sudah merasa lega." Ucap Yuan Hua.
" Oh iya Liang'er, apakah Liu Fang memukulmu lagi?" Tanya Yuan Hua.
" Lebih parah lagi bu. Adikku di tenggelamkan ke dalam pasir hisap hampir semalaman." Jelas Liu Xiang.
" Kurang ajar. Akan kuberi pelajaran kepada anak itu sekarang juga." Ucap Yuan Hua.
" Ibu tidak perlu mengotori tangan ibu dengan hal itu. Aku sendiri yang akan memberinya pelajaran suatu saat nanti." Ucap Liu Liang dengan tekad membara.
" Ibu percaya kalau suatu saat nanti, kau akan menjadi seorang kultivator yang hebat." Ucap Yuan Hua.
" Baiklah, kalian bersihkan diri kalian, ibu akan memasak sarapan dulu." Ucap Yuan Hua.
" Baik bu." Jawab mereka.
Sekitar tiga puluh menit kemudian, makanan sudah siap, Liu Xiang, Liu Liang, dan Liu Sin serta Yuan Hua mulai menyantap makanan yang tersedia.
" Oh iya ayah, bagaimana bisa paman Liu Nan mengalahkan ayah?" Tanya Liu Xiang.
" Dia menggunakan racun jamur pelangi dan mencampurkannya di makanan ayah." Jawab Liu Nan.
" Tunggu, bukankah jamur pelangi hanya ada di sekte Racun naga, bagaimana bisa dia mendapatkannya?" Tanya Liu Xiang.
" Ayah juga tidak tahu. Ayah baru tahu, setelah dia mencampurkan racun itu ke makanan ayah, yang ketiga kalinya." Jawab Liu Sin.
__ADS_1
" Apakah ayah tidak merasa aneh, saat paman mengundang ayah makan?" Tanya Liu Liang.
" Tidak juga, karena dia adalah adik ayah. Ayah juga tidak menyangka jika dia akan menggunakan racun itu untuk melumpuhkan ayah." Jelas Liu Sin.
Tingkatan kultivasi..
Pemula
perunggu
perak
Emas
Bumi
Langit
Surgawi
bintang
petapa
Holy Dao
Monarch
Grand monarch
Master
Grand master
Raja
Kaisar
Dewa Fana
Masing-masing tingkatan di bagi menjadi sembilan bintang.
Tingkatan senjata, pusaka,
Perunggu
Perak
Emas
Bumi
Langit
Bintang
Surgawi
Ilahi
Dewa
Kuno
Legenda
Senjata tertinggi di dunia langit hanya senjata tingkat surgawi, dan belum ada yang memiliki senjata tingkat ilahi, bahkan senjata itu hanya di anggap mitos belaka.
__ADS_1