
" Kau benar. Dan energi absolute adalah salah satu dari energi terkuat di alam semesta. Yang lainnya adalah energi langit, energi bulan, energi kehampaan, dan energi bintang serta energi matahari." Jelas Liu Liang.
Liu Liang lalu mendekat kearah putra penguasa kota dengan santai tanpa merasa tertekan oleh energi yang ganas itu.
" Tubuhnya hampir hancur karena energi yang tak terkendali." Ucap Liu Liang.
Liu Liang lalu menyuntikkan energi semesta ketubuh pemuda yang terbaring lemah itu. Tujuannya agar energi absolute mudah di jinakkan.
Dan benar saja. Perlahan-lahan energi itu mulai tunduk, dan tekanannya mulai berkurang.
" Patuhlah, dan jangan menyiksa tuanmu sendiri." Ucap Liu Liang.
Wussss
Tubuh pemuda itu bercahaya, lalu jiwa dari energi absolute keluar dari tubuh pemuda itu.
" Apakah anda bisa menjamin jika pemuda itu menggunakan kekuatanku untuk jalan kebaikan, sementara dia adalah anak seorang kultivator yang kejam?" Tanya pria parubaya yang merupakan perwujudan dari energi absolute.
" Ya, baik atau jahatnya seseorang tergantung pada pilihannya. Dan tidak mungkin juga energi absolute yang merupakan salah satu energi terkuat setelah energi semesta memilih tuan yang salah. Pasti ada alasannya kau di masukkan kedalam tubuh pemuda ini." Ucap Liu Liang.
" Tapi, yang mulia. Aku tidak mau seperti menjadi seperti energi bintang yang di gunakan untuk menindas orang dan berbuat jahat." Ucap energi Absolute.
" Aku akan membawanya bersamaku, dan aku akan membuat tiruan tubuhnya agar seakan-akan dia sudah mati karena di hancurkan olehmu." Ucap Liu Liang.
" Aku setuju, saja. Tapi, bagaimana anda bisa keluar dari sini tanpa di ketahui sementara di luar ayah dari anak ini sudah bersiap dengan pasukannya?" Tanya energi absolute.
" Itu cukup mudah. Tapi sebelumnya aku harus membuat anak ini sadar terlebih dahulu." Ucap Liu Liang.
Liu Liang kemudian menggunakan energi semestanya untuk menyembuhkan seluruh organ tubuh pemuda yang berumur 12 tahun itu, termasuk dantiannya. Beberapa saat kemudian, pemuda itu membuka matanya.
" Kakak siapa?" Tanyanya saat pertama kali melihat Liu Liang.
" Nanti aku ceritakan padamu. Tapi sebelumnya apakah kau ingin meninggalkan kota ini?" Tanya Liu Liang balik.
" Ya kak. Ayah tidak menginginkan aku. Dia tidak menganggapku sebagai anaknya. Bahkan dia tidak pernah mencoba menyembuhkanku." Jawab anak itu.
" Oh iya, ngomong-ngomong siapa namamu?" Tanya Liu Liang.
__ADS_1
" Namaku Lao Tian, kak." Jawab anak itu.
" Apa yang kau lakukan sehingga energi absolute di tubuhmu sangat marah?" Tanya Liu Liang.
" Aku tidak tahu. Awalnya energi itu menurut padaku. Tapi semenjak ayahku mengetahuinya, dia menggunakan mengendalikanku untuk berbuat sesuatu yang tidak ku inginkan. Bahkan ibuku mati karena ulahnya." Jawab Lao Tian.
" Apakah itu benar?" Tanya Liu Liang kepada energi absolute.
" Itu benar yang mulia. Aku menggunakan kekuatanku untuk melindungi jiwa anak ini. Tapi dia seakan-akan memaksaku untuk berbuat kekacauan. Untuk itulah aku membuat dia tidak sadarkan diri selama satu tahun. Bahkan karena ulahnya, dewa bintang datang dan hendak menyerapku." Jawab energi absolute.
" Apakah kau ingin menjadi adikku?" Tanya Liu Liang.
" Ya, aku mau kak." Jawab Lao Tian.
" sudah lama aku merindukan seorang saudara untuk menemaniku agar tidak kesepian." Ucap Lao Tian.
" Baik sekarang aku ingin kita menyatukan darah." Ucap Liu Liang lalu mengiris tangannya.
Lao Tian hanya mengangguk, lalu dia juga mengiris tangannya, sehingga darah yang berwarna keperakan melayang di udara.
Lalu Liu Liang melemparkan darahnya kearah darah perak Lao Tian sehingga kedua darah itu menyatu lalu masuk kedalam tubuh Lao Tian.
" Apakah kau pernah melihat keanehan pada diri ibumu?" Tanya Liu Liang.
" Pernah kak. Telinga ibu terlihat runcing, dan mata ibu berwarna hijau." Jawab Lao Tian.
" Kak, bukankah ciri-ciri yang di katakan oleh Lao Tian adalah ciri-ciri dari ras elf?" Tanya Arsan.
" Itu benar. Tapi seharusnya darahnya berwarna putih bukan perak." Jawab
Liu Liang.
" Mungkin karena pengaruh dari energiku, makanya darahnya berwarna perak." Ucap Energi absolute.
"Itu benar juga." Ucap Liu Liang.
" Baiklah, sekarang kembalilah ketubuh adikku, aku akan membawanya pergi dari sinj" perintah Liu Liang.
__ADS_1
" Baik" Jawab energi absolute lalu berubah menjadi butiran cahaya lalu menyatu dengan jiwa Lao Tian. Bersamaan dengan lenyapnya tekanan dari energi absolute.
Dengan cekatan, Liu Liang menarik tangan adik angkatnya lalu melesat menuju ke luar kota, tapi sebelum itu, dia membuat tubuh tiruan Lao Tian agar ayahnya tidak lagi mencarinya.
" Hm, hebat kak." Ucap Lao Tian.
Sementara itu, Lao Tsu yang merupakan ayah dari Lao Tian sangat marah saat mengetahui jika putranya sudah mati.
" Akhhhh sialan, bagaimana bisa ini terjadi?" Tanya Lao Tsu.
" Maaf tuan, mungkin ini ulah dari pemuda yang masuk ke sini tadi." Ucap penjaga gerbang kota.
" Akhhhh, tangkap dia dan bawa dia kehadapanku." perintah Lao Tsu.
" Baik tuan" Jawab semua prajurit kota lalu melesat meninggalkan tempat tersebut.
Sementara itu, Liu Liang lalu melesat menjauh dari kota karena dia merasakan jika pasukan kota lampion mendekat ke sana.
Liu Liang berhenti di padang rumput. Tempat sebelumnya dia berlatih.
" Kak, apakah ayahku akan percaya jika aku benar-benar mati?" Tanya Lao Tian.
" Tentu saja, karena dia tidak akan bisa membedakan mana tubuh asli dan tubuh tiruan." Jawab Liu Liang.
" Dan efek dari energi absolute akan membuat tubuh orang yang di bunuh hancur setelah dua jam sejak orang tersebut terbunuh. itulah mengapa energi absolute di sebut juga energi kehancuran, karena apapun yang terkena energi itu akan hancur." Jelas Liu Liang.
" Sebaiknya kau berlatihlah. Kau tidak perlu khawatir tentang dantianmu itu, karena aku sudah memperbaikinya." Ucap Liu Liang.
" Wah, terima kasih kakak" Ucap Lao Tian.
Lao Tian lalu mulai berlatih mengendalikan energi semesta.
Mula-mula membentuk sebuah bola energi yang di buat dari energi absolute. Lalu dia melemparkannya kesebuah pohon.
Boooommm
Sebuah ledakan terdengar saat bola energi itu mengenai sebuah pohon besar. Melihat itu, Liu Liang berjalan kearah pohon itu dan menumbuhkan pohon yang tumbang tersebut. lalu pohon itu kembali berdiri kokoh seperti sebelum di tumbangkan oleh Lao Tian.
__ADS_1
" Wah hebat kak. Bagaimana kakak bisa melakukannya?" Tanya Lao Tian.
" Semua energi memiliki ciri khasnya tersendiri. Misalnya saja, energi bintang dapat menyembuhkan luka yang para dalam sekejap, energi langit adalah energi kaisar dan identik dengan elemen cahaya, energi bulan adalah energi yang sangat dingin dan kejam. Energi bulan identik dengan elemen es dan kegelapan, energi matahari memiliki ciri yang panas, dan hangat, dan identik dengan elemen api, serta energi kehampaan berkaitan dengan elemen ruang dan waktu dan pemilik energi ini dapat menciptakan sebuah dimensi, dan dapat kemana saja sesuka hatinya, sementara energi semesta merupakan gabungan semua energi yang ada di alam semesta." Jelas Liu Liang.