
" Ini adalah pil tingkat 3. Dalam dunia alkemis, ada pil di mulai dari tingkat 1-10, lalu Raja pil, kaisar pil, dan dewa alkemis. Di dunia langit, hanya ada beberapa orang alkemis saja, itu pun hanya alkemis tingkat 3 saja. Sementara itu, di Nirwana ada alkemis tingkat 7, 9, dan 10 sangat banyak. Bahkan ada seorang yang di beri julukan Dewa Alkemis, karena hanya dia satu-satunya, orang yang dapat mencapai alkemis tingkat dewa." Jelas Dewa Langit.
" Baik, sekarang giliranmu." Ucap Dewa Langit.
" Baiklah." Jawab Liu Liang.
Liu Liang lalu menyalakan api di bawah tungku, lalu memasukkan beberapa tanaman herbal. Setelah lima menit, Liu Liang membersihkan semua bahan yang sudah dia masukkan sebelumnya.
Booommmm
sebuah ledakan terdengar dari tungku Liu Liang, bahkan efek ledakan itu menyebabkan kepulan asap di langit.
" Gunakan nyala api sedang saat kau ingin membersihkan semua bahannya, lalu alirkan energi milikmu kedalam tungku." Ucap Dewa Langirt.
" Baik Master." Jawab Liu Liang.
Liu Liang lalu mengulangi hal yang sama seperti sebelumnya. Liu aliang menggunakan nyala api sedang saat ingin membersihkan semua bahan di dalam tungku, lalu dia mengalirkan energi semesta miliknya.
setelah dia merasa semua bahannya sudah bersih, dan semua bahannya sudah menjadi cair, Liu Liang lalu memadatkan semua bahannya menjadi satu.
Booommmm
Terdengar sebuah ledakan dari dalam tungku, yang menandakan jika Liu Liang berhasil membuat pil.
Di hadapan Liu Liang, sebuah pil berukuran sebesar ibu jari orang dewasa melayang di hadapan Liu Liang. Pil itu kemudian berpecah menjadi tiga butir pil berwarna merah dengan garis emas di sekelilingnya.
" Kau memang jenius, kau berhasil membuat pil tingkat dua, kualitas 90%. Dulu aku saat pertama kali membuat pil, aku hanya bisa membuat pil tingkat 1 dengan kualitas 40%." Puji Dewa Langit.
" Terima kasih master. ini semua berkat master juga." Ucap Liu Liang.
Liu Liang lalu membuat pil lagi. Kali ini, dia mencoba menambahkan elemen cahaya kedalam pil buatannya. Dan akhirnya Liu Liang berhasil membuat pil tingkat tiga.
" Kau ini memang layak di sebut monster." Ucap Dewa langit sambil geleng-geleng kepala.
__ADS_1
" Terima kasih atas pujiannya master." Ucap Liu Liang.
" Oh iya kau tidak perlu khawatir dengan waktu di sini. Satu bulan di sini, sama dengan 15 hari di luar istana." Ucap Dewa Langit.
" Aku mengerti master." Jawab Liu Liang.
Liu Liang lalu mencoba membuat pil lagi. Kali ini dia mencoba membuat pil penyembuh tingkat empat.
Dia kembali memasukkan semua bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat sebuah pil penyembuh. Lalu setelah membersihkan semua bahannya, Liu Liang menambahkan elemen cahaya serta elemen semesta miliknya ke dalam semua bahan yang sudah di leburkan. Kemudian Liu Liang mulai memadatkan. Ternyata memadatkan pil tingkat 4 sangat sulit dari yang dia duga. dia perlu ekstra fokus, di tambah penyaluran energi yang sangat banyak. setelah 30 menit berlalu, akhirnya pil itu memperlihatkan tanda-tanda mulai memadat.
Perlahan-lahan, pil yang cair itu memadat sedikit demi sedikit. Dan menggunakan energi yang sangat banyak. Untungnya energi semesta miliknya sangat berlimpah.
30 menit kemudian...
Booommm
Akhirnya Liu Liang berhasil memadatkan pil tersebut. Aroma pil itu menyebar keudara. Pil itu lalu berubah menjadi sepuluh butir pil berwarna Cyan.
" Pantas saja, kau membutuhkan waktu sangat lama untuk memadatkannya, ternyata ini pil tingkat Lima Liang'er." Ucap Dewa Langit.
" Iya, aku serius." Jawab Dewa Langit.
" Tapi, mengapa aku bisa langsung membuat pil tingkat 5?" Tanya Liu Liang.
" Itu karena kau berhasil memadatkan pil itu. jika kau gagal, maka yang akan jadi hanya pil tingkat 4 saja. " Jelas Dewa Langit.
" Biasanya jika Seorang alkemis berhasil memadatkan pil tingkat 4, biasanya dia akan membutuhkan waktu sangat lama, dan menggunakan energi yang sangat banyak. Kebanyakan alkemis gagal saat membuat pil ini"Jelas Dewa Langit.
" Apakah setiap alkemis mengalami hal seperti itu, master?" Tanya Liu Liang.
" Ya, setiap kali mereka akan membuat pil tingkat 4, maka pil itu akan sangat lama baru memadat, belum lagi energi yang di serap oleh pil itu, jika mereka gagal, maka mereka akan menjadi alkemis tingkat 4 saja." Jelas Dewa Langit.
" Baiklah, sekarang aku akan memberikanmu resep pil." Ucap Dewa Langit.
__ADS_1
Liu Liang lalu mendekat ke arah dewa Langit. Setelah itu, dewa langit menempelkan jarinya ke kepala Liu Liang.
" Semua resep itu adalah resep yang pernah di berikan oleh guruku." Ucap Dewa Langit.
" Hm, pil Embun, pil pelangi, pil kehidupan, pil jiwa, pil kultivasi, pil ilahi, dan pil mutiara salju. serta satu lagi pil yang tidak dapat aku buat, yaitu pil Surgawi." Ucap Dewa Langit.
" Pil Yin yang, apakah pil itu pernah di buat?" Tanya Liu Liang.
" Tidak. Pil itu tidak bisa si buat oleh guruku. aku pernah mencoba membuatnya, tapi tidak pernah berhasil. Bahkan menurut guruku, dewa alkemis saja tidak dapat membuat pil itu." jawab dewa Langit.
" Oh iya, ini adalah lencana kepemilikan asli pulau ini. Jika kau mengalirkan energi jiwamu kedalam lencana ini, maka seluruh pasukan penjaga pulau ini akan datang padamu." Ucap Dewa Langit.
" Aku akan mencoba membuat pil embun." Ucap Liu Liang.
Liu Liang lalu memasukkan semua bahan-bahan untuk membuat pil embun, dan kebetulan juga, Liu Liang sudah memetik semua bahannya tadi saat menuju ke pusat pulau.
Wusss
Liu Liang mulai menyalakan api untuk memanaskan tungku. Lalu Liu Liang memasukkan semua bahannya satu persatu kedalam tungku. Dan seperti sebelumnya, Liu Liang mulai membersihkan semua bahannya, dan meleburnya menjadi sebuah cairan. Setelah semuanya melebur dan membentuk sebuah pil yang sangat lunak. kemudian Liu Liang memadatkan pil yang masih lunak tersebut. Saat Liu Liang mulai memadatkan pil itu menggunakan energi semestanya.
Boooommmm
Sebuah ledakan teredam terdengar dari dalam tungku, yang menandakan jika Liu Liang berhasil memadatkan pil embun.
Pil embun yang Liu Liang buat memiliki ukuran dua kali ukuran jempol orang dewasa.
" Akhirnya berhasil." Ucap Liu Liang sambil menatap pil embun yang sudah dia buat.
Liu Liang lalu memecah pil yang besar itu menjadi sepuluh butir pil yang berwarna violet.
" Pil embun tingkat 5. Kualitas 90%. Kau memang jenius." Ucap Dewa Langit.
" terima kasih pujiannya master." Ucap Liu Liang.
__ADS_1
Liu Liang kemudian membuat pil embun lagi. Rencananya dia ingin membagikannya kepada para prajuritnya, jadi dia harus membuat pil yang sangat banyak.
Tiga hari berlalu, dan akhirnya Liu Liang berhasil membuat lebih dari 1.000.000 butir pil embun. Bukan hanya itu, Liu Liang juga membuat pil kultivasi, dan pil pelangi.