
" Dasar penipu. Ternyata kau adalah jenderal palsu." Ucap para warga.
" Dasar pembohong." Ucap yang lain.
" Ha..ha..ha..ha.. Kalian memang benar. Aku bukanlah seorang jenderal." Ucap pria tersebut.
" Tapi, aku harus berterima kasih pada kalian. Berkat kalian, aku sudah mempunyai pasukan besar. Awalnya aku tidak ingin menggunakan nama kekaisaran, tapi setelah aku mendengar ada sebuah kekaisaran yang baru berdiri, maka aku menggunakan nama kekaisaran itu untuk merekrut prajuritku sendiri." Ucap pria tersebut.
" Sekarang juga, kembalikan semua anak yang kau rekrut itu kepada keluarga mereka" Ucap Liu Liang.
" Maaf saja, mereka sekarang adalah budakku, jika aku mati, maka mereka semua akan mati." Ucap pria tersebut.
Boooommmm
Karena kesal, Liu Liang menghantamkan telapak tangannya kearah pria tersebut. Alhasil pria itu terbang menghantam sebuah pohon besar.
" Ciih, sialan kau." Ucapnya.
Lalu perlahan-lahan, energi gelap menyelimuti tubuhnya. Beberapa saat kemudian, energi itu menghilang, dan sekarang armor hitam sudah terpasang di tubuhnya, dan memancarkan aura menindas yang sangat kuat.
Boooooommmm
Liu Liang kembali melesatkan sebuah tapak raksasa kearah pria itu. Tapi pria itu hanya mundur sejauh 3 meter saja.
" Ha..ha..ha..ha.. Kau tidak akan bisa mengalahkanku, armor ini adalah armor kuno yang kutemukan di reruntuhan kastil iblis." Ucap pria tersebut.
" Masa bodoh dengan armormu itu." Ucap Liu Liang lalu kembali menyerang pria itu, kali ini dia menggunakan pedang naga semesta miliknya.
sreeeekkk
Pedang Liu Liang berhasil menembus armor pria tersebut, yang membuatnya kaget, sekaligus bingung.
" Bagaimana bisa pedang itu menembus armor ku?" Tanyanya.
triiiiinngg
Liu Liang kembali menebaskan pedangnya kearah pria tersebut, tapi serangannya di blokir menggunakan sebuah pedang tingkat dewa.
Sesaat kemudian, pedang itu retak secara perlahan-lahan, dan akhirnya hancur.
" Apa, bagaimana mungkin?" Tanyanya tak percaya.
Sreeekkk
__ADS_1
Belum juga hilang rasa terkejutnya, tiba-tiba saja, Liu Liang menebaskan pedangnya di dadanya sehingga menciptakan luka, sekaligus menghancurkan armor milik jenderal palsu itu.
" Lebih baik, kau lepaskan semua orang yang kau perbudak, atau aku yang akan memaksaku" Ucap Liu Liang sambil menodongkan ujung pedangnya di leher jenderal haarimau.
Tapi, tidak ada jawaban dari pria tersebut, malah dia menyunggingkan senyum misterius.
" Ciih, kau pikir semudah itu mengalahkanku?" Tanya Pria tersebut.
Sementara itu, Liu Liang mulai waspada, dan memasang pelindung di sekeliling tubuhnya.
" Ha..ha..ha..ha..ha..ha.." tawa pria itu seketika terdengar, dan membuat seluruh warga menjadi ketakutan, di karenakan seluruh tubuh pria tersebut di selimuti oleh energi yang berwarna hitam.
" Huaha..ha..ha..ha..ha.."
" kau melakukan kesalahan besar karena telah membuatku marah." Ucapnya lagi.
Lalu perlahan-lahan, pria tersebut berubah menjadi manusia setengah harimau, dengan sekujur tubuh di penuhi oleh loreng-loreng hitam, dan di kepalanya muncul dua tanduk perak yang mirip dengan tanduk banteng, serta gigi taringnya mencuat seperti babai hutan.
" Kau ini harimau, banteng, atau babi hutan sih?" Tanya Liu Liang santai.
" Dasar bodoh. Kau rela menjual jiwamu kepada iblis hanya untuk kekuatan. Kau lihat saja, kekuatan itu sendiri yang akan menghancurkanmu" Ucap Liu Liang.
" Ha..ha..ha..ha.. Apakah kau takut sehingga kau berkata seperti itu?" Tanya pria tersebut.
Boooommm
Lalu Liu Liang melayangkan satu pukulan yang di lapisi dengan energi semesta sehingga manusia setengah hewan itu terbang sejauh 300 meter dan beberapa tulang rusuk bagian belakangnya patah.
Ukhukkk.
Pria itu menyeimbangkan tubuhnya sambil batuk darah. Dia menatap Liu Liang dengan tatapan kejam, dengan niat membunuh.
" Singkirkan tatapan jelekmu itu" Ucap Liu Liang lalu kembali melayangkan tapak yang di lapisi dengan energi semesta ke arah manusia setengah siluman itu.
" Ukhuuuk, sial. Aku bahkan belum sempat menyerangnya." Ucapnya sambil batuk datuk darah.
" seberapa kuat anak itu. Hanya dua serangan saja aku sudah mengalami luka dalam yang parah?" Tanyanya.
Dia lalu berdiri kembali, dan mencoba untuk menyembuhkan luka-luka yang dialaminya. Tapi, bukannya sembuh, luka itu malah bertambah parah.
" Sial, kalau begini terus aku bisa mati konyol" Ucapnya.
Dia lalu memikirkan cara agar dia bisa memanipulasi pertarungan itu. Sesaat kemudian, dia menoleh kearah Lao Tian dengan senyum jahat.
__ADS_1
" Aku akan menjadikan anak itu sandera agar dia menyerah." Ucapnya lalu melesat kebelakang Lao Tian dan menyekapnya.
" Jika kau berani menyerang lagi, maka aku akan mematahkan leher anak ini" Ucap Liu Liang.
" Dasar bodoh. Kau melakukan kesalahan besar dengan menjadikannya sandera." Ucap Liu Liang.
Sementara itu, Lao Tian yang di sandera hanya tersenyum sinis, dan lalu dia menghilang dari tempatnya berdiri, dan sekarang dia malah berbalik melepaskan serangan ke arah pria siluman tersebut.
" Kalau begitu, aku akan membawa kalian semua bersamaku menuju ke neraka." Ucapnya.
Lalu pria siluman itu mengumpulkan semua energi miliknya yang tersisa dan membentuknya menjadi bola energi raksasa.
" Kau tidak akan bisa melepaskan segel budak itu kepada semua orang yang ku rekrut. Mereka akan mati bersamaku." Ucapnya sambil terus memperbesar bola energi itu.
" Aku tidak akan membiarkan mereka ikut bersamamu" Ucap Liu Liang tiba-tiba.
" Segel pelepasan jiwa" Ucap Liu Liang menyebutkan nama tekniknya.
Lalu dari cela-cela tangan Liu Liang, cahaya berwarna biru menembak kearah pria tersebut.
Sesaat kemudian, seluruh belenggu jiwa semua orang yang dia perbudak lepas dan sekarang mereka sudah bebas tanpa di kendalikan.
" Matilah." Teriaknya.
Booooooooommmmmmmmmmm
Seketika Ledakan besar terjadi. Pria itu benar-benar meledakkan dirinya. Efek dari ledakan itu membuat sejumlah material yang ada di sana beterbangan, dan sebuah kawah besar terbentuk akibat ledakan itu.
Sesaat kemudian, semua debu yang beterbangan itu menghilang, dan memperlihatkan seluruh warga yang ada di sana baik-baik saja. Hanya Liu Liang yang nampak kotor.
" Benar-benar bodoh. Dia bahkan rela meledakkan diri dari pada menyerahkan semua orang yang dia ambil." Ucap Liu Liang.
" Tuan terima kasih, karena sudah menyelamatkan kami." Ucap para warga.
" Sama-sama. Dan sudah kewajibanku untuk membantu kalian" Ucap Liu Liang.
Liu Liang lalu membuat segel tangan secara berulang, dan sebuah lubang hitam besar muncul di sana. Dari lubang hitam itu, ribuan orang keluar. Mereka semua adalah prajurit yang di rekrut oleh jenderal harimau itu, dengan imingan penghidupan yang layak.
" Mengapa aku disini?" Tanya salah satu dari mereka yang terlihat kebingungan.
" Iya, seharusnya kita berada di istana" Ucap yang lain.
" Kalian tenang dulu. Selama ini, kalian telah di bohongi oleh orang yang mengaku sebagai jenderal kekaisaran. dan istana yang kalian lihat itu hanyalah ilusi belaka." Jelas Liu Liang.
__ADS_1