Dewa Semesta

Dewa Semesta
Chapter 36 Kerajaan Atlantis II


__ADS_3

Mendengar ejekan Liu Liang, Jenderal Dao semakin marah. Dia ingin terbang, tapi dia tidak bisa bergerak, seakan-akan ada yang menahannya.


" Kau pikir aku hanya bergerak kesana kemari saja. Coba perhatikan gambar diagram yang ada di bawahmu itu" Ucap Liu Liang.


" Apa, bagaimana mungkin?" Tanyanya.


" Itu adalah diagram Yin yang. Jurus yang aku ciptakan sendiri, dan kebetulan kau akan menjadi kelinci percobaanku." Ucap Liu Liang.


" Diagram Yin Yang, aktif" Ucap Liu Liang


Lalu diagram Yin Yang yang ada di bawah jenderal Dao kemudian bersinar, dari diagram itu, muncul benang-benang energi tipis yang kemudian menyatu membentuk sebuah sangkar yin-yang.


Liu Liang lalu kembali membuat segel tangan, dan seketika, sangkar itu menyerap energi kehidupan dari jenderal Dao.


"Argggggggg" Hanya itu yang keluar dari mulut jenderal Dao.


" Bagaimana rasanya iblis jelek yang tidak punya hati?'' Tanya Liu Liang dengan nada mengejek.


" kak, sejak kapan iblis punya hati? tanya Arsan.


'' Oh maaf, aku lupa, kalau iblis itu lahir tanpa hati.'' Ucapan Liu Liang.


Argggggggg


Lagi-lagi, Jenderal Dao berteriak dengan keras. bukan hanya energi kehidupannya yang di serap, melainkan elemen, darah, serta semua energi iblis yang ada di dalam tubuhnya di serap oleh sangkar tersebut.


'' Begitulah rasanya jika energi kehidupan seseorang di serap.''Ucap Liu Liang.


perlahan-lahan, tubuh jenderal Dao berubah menjadi debu. di mulai dari kakinya, kemudian betisnya, paha, pinggang, perut, hingga semua bagian tubuhnya berubah menjadi abu.


'' sekarang tinggal membereskan sisanya.'' ucap Liu Liang lalu melesat kearah adiknya yang sedang bertarung dengan para pasukan iblis.


Boommmmm


boooommm


Booooommm


Ledakan beruntun terdengar di arena pertempuran. bahkan air laut sudah berubah menjadi lautan darah berwarna hitam.


'' Adik, selesaikan dengan cepat, berhentilah bermain-main!'' Ucap Liu Liang sambil terus membantai pasukan iblis menggunakan pedangnya. dia memenggal kepala para iblis menggunakan elemen api yang di alirkan ke pedangnya sehingga siapa pun yang terkena tebasannya akan terbakar.

__ADS_1


'' Baik kak'' Jawab Lao Tian.


Lalu, dia kemudian membentuk energi kehancuran miliknya menjadi suriken. lalu suriken itu melesat dan memenggal tubuh para pasukan iblis.


Tak beberapa lama kemudian, seluruh pasukan iblis sudah di bantai. kini yang tersisa hanya lautan darah hitam saja.


Liu Liang lalu mendongakkan kepalanya keatas, dan yang dia lihat hanyalah air berwarna hitam.


Liu Liang lalu menyebarkan energi semesta miliknya untuk membersihkan seluruh darah iblis tersebut. Hanya dalam beberapa detik, air laut kembali seperti semula, tanpa ada setetes darah.


'' Terima kasih karena telah menyelamatkan negeri kami dari bangsa iblis.'' Ucap Raja Atlan.


'' katakan saja apa permintaan tuan. kami pasti akan mengabulkannya.'' ucap pangeran Atlas.


'' Sebenarnya aku menginginkan satu hal, tapi, aku takut kalian tidak akan setuju.'' Ucap Liu Liang.


'' katakan saja. kami pasti akan berusaha mengabulkannya." Ucap Raja Atlan.


'' Aku ingin menikahi putri Kerajaan Atlantis" Jawab Liu Liang malu-malu.


" Memangnya putriku punya keistimewaan apa, sehingga anda ingin menikahi Ana?'' Tanya Raja Atlan.


'' itu karena dia memiliki tubuh cahaya. Dan jenis tubuh itu bisa di bilang hanya akan lahir 500 ribu tahun sekali. dan kebetulan tubuh cahaya sangat cocok denganku.'' Jawab Liu Liang.


'' Aku setuju untuk menikah dengan anda tapi dengan syarat anda harus menyembuhkan ibuku yang sudah koma selama bertahun-tahun. dan kau tidak boleh menikahi gadis lain selama aku masih menjadi istrimu, jika pun kau ingin menikah lagi, aku hanya mengijinkan satu orang istri, Jadi, kau hanya boleh menikah dua kali saja, tidak boleh lebih. bahkan jika aku sudah tiada pun kau tidak boleh menikah tiga kali, cukup dua orang saja yang menjadi istrimu.'' Ucap Putri Ana mengajukan satu syarat.


'' Baik aku setuju dengan syaratmu. karena memang guruku hanya membolehkanku menikahi pemilik tubuh cahaya, dan satu lagi ada di nirwana.'' Jawab Liu Liang. Terus terang.


'' Baiklah, kalau itu sudah ketentuannya aku tidak keberatan.'' jawab Atlana dengan ekspresi dingin.


'' Kak, sikapnya berbanding terbalik dengan sikapmu.'' Ucap Arsan tiba-tiba, tapi suaranya dapat di dengar oleh Atlana, sehingga Atlana menatapnya dengan tatapan tajam. yang membuat Arsan menggigil ketakutan.


'' Sekali aku membuatnya marah, maka aku akan menjadi daging panggang.'' gumam Arsan.


'' Oh, satu lagi, jangan beritahu identitasku kepada siapapun kecuali ayah dan ibumu saja.'' Ucap Atlana.


'' kalau soal itu, aku tidak dapat menjaminnya, karena ketuju pamanku langsung mengetahui identitasmu jika dia bertemu denganmu.'' Balas Liu Liang.


'' itu tidak masalah, yang jelas mereka tahu tanpa kau beritahu.'' Ucapnya.


'' Baik, apakah semua syaratnya sudah kau sebutkan?'' tanya Liu Liang.

__ADS_1


'' Ya, sudah semuanya.'' Jawab Atlana.


'' kalau begitu, antar aku ke tempat ibumu, aku akan menyembuhkan ibumu sekarang.'' Ucap Liu Liang.


'' Baik, ikuti aku.'' Ucap Atlana.


Liu Liang mengikuti Atlana dari belakang, tanpa Arisan dan Lao Tian, karena mereka berdua di larang masuk ke ruangan ratu Athena.


Beberapa menit kemudian, mereka berdua sampai di ruangan yang sangat mewah. dan di ranjang, terlihat seorang wanita cantik yang terbaring lemah. sayangnya wajah cantiknya tertutupi oleh wajah pucatnnya.


'' Dia ibuku, dan dia sudah koma bersamaan saat aku disekap oleh jenderal Dao. mungkin sudah lima tahun.'' Ucap Atlana.


'' Sesuai dengan syarat yang kau berikan tadi, aku akan menyembuhkan ibumu.'' Ucap Liu Liang.


'' Silahkan, tapi ingat, jangan macam-macam dengan ibuku.'' Ucap Atlana.


'' Ya'' Jawab Liu Liang singkat.


Liu Liang lalu berjalan menuju ke arah sang ratu terbaring. lalu dia meraih tangan sang ratu, dan mulai memeriksa penyakit yang di derita oleh ratu.


Liu Liang lalu mengalirkan elemen cahaya ke dalam tubuh sang ratu. sesaat kemudian, tubuh ratu kejang-kejang.


'' hei sialan. apa yang kau lakukan pada ibuku? '' tanya Atlana


'' kau tenang saja. ibumu baik-baik saja.'' Jawab Liu Liang.


'' Tapi, mengapa ibuku kejang-kejang?'' Tanya Atlana.


'' Itu karena energi kegelapan yang ada di dalam tubuh ibumu bereaksi.'' Jawab Liu Liang singkat.


Dan benar saja. Beberapa saat kemudian, asap yang berwarna hitam keluar dari dalam tubuh Ratu Airana, melalui mulut, hidung, dan juga pori-pori tubuhnya.


'' Apakah sudah selesai?'' Tanya Atlana.


'' Belum, aku masih harus memulihkan energi kehidupan milik ibumu, tapi aku membutuhkan bantuanmu.'' Jawab Liu Liang.


'' Bantuanku?, memangnya apa yang harus aku lakukan?'' Tanya Atlana.


'' Kau alirkan energi kehidupanmu ke dalam tubuh ibumu, karena kau memiliki energi kehidupan yang tak terbatas di dalam tubuhmu.'' Jelas Liu Liang.


'' Baiklah.'' Jawab Atlana.

__ADS_1


Atlana lalu memegang tangan ibunya, lalu perlahan-lahan energi yang berwarna putih menyelimuti tangan ratu Airana.


'' Kak, seharusnya yang memiliki energi kehidupan yang besar adalah dewi alam, tapi mengapa dia memiliki energi kehidupan yang tak terbatas?'' Tanya Arsan


__ADS_2