Dewa Semesta

Dewa Semesta
Chapter 22 Kerajaan Mutiara Putih


__ADS_3

" Oh, jadi begitu. tapi bukankah sama saja mereka akan mati jika mereka menyelam di dalam air terlalu lama?" Tanya Arsan.


" Itu memang benar. Seorang kultivator hanya bisa menyelam paling lama 3 hari, dan aku tidak tahu, bagaimana mereka bertahan hidup dan membangun sebuah kerajaan di bawah air." Jawab Liu Liang.


" Bagaimana kak? Apakah kita akan menyelam ke dalam danau ini?" Tanya Arsan.


" Tentu saja. tapi, apakah kau tidak takut bulu-bulumu itu basah?" Tanya Liu Liang balik.


" Tentu saja. Aku ini adalah singa semesta. Kakak jangan menyamakan aku dengan kucing lain." Jawab Arsan.


" Baiklah, kalau begitu, bersiaplah untuk basah." Ucap Liu Liang lalu menceburkan dirinya ke dalam danau.


Liu Liang terus menyelam ke dalam danau. Makin dalam, udara di dalam danau semakin menipis hingga akhirnya udara habis. Tapi untungnya Liu Liang dapat bertahan lama di dalam air karena dia menyelimuti tubuhnya dengan energi semesta sehingga dia masih dapat bergerak leluasa tanpa takut kehabisan nafas.


Di Kerajaan Mutiara Putih...


Seekor prajurit yang memiliki sisik di sekujur tubuhnya, menghadap kepada ratu Rasin.


" Lapor yang mulia, ada seorang pemuda yang menyelam menuju ke sini." Ucap prajurit tersebut.


" Biarkan saja dia. Selama dia tidak membuat kekacauan." Jawab Ratu Rasin.


" Hm, yang mulia ratu. Kultivator biasa tidak mungkin menyelam sedalam itu. Dia pasti adalah seorang iblis." Ucap Penasihat Riun.


" Jika dia memang seorang iblis, maka batu peringatan akan berbunyi, tapi batu ini tidak berbunyi sama sekali, itu artinya dia datang untuk melihat-lihat saja, atau hanya untuk memuaskan rasa penasarannya terhadap kerajaan bawah air yang sudah pasti menjadi legenda di daratan atas." Ucap ratu Rasin.


Beberapa saat setelah dia menyelam, Liu Liang akhirnya sampai di pintu gerbang istana mutiara putih. Istana itu sangat megah, dan siapa pun akan terpesona oleh kemegahan istana tersebut.


" Wow, istana ini sangat indah" Ucap Liu Liang.


" Silahkan masuk." Ucap para penjaga.

__ADS_1


" Tuan, ikuti aku untuk menghadap ke depan yang mulia ratu." Ucap seorang prajurit.


Liu Liang hanya mengangguk dan mengikuti prajurit tersebut. Beberapa saat kemudian, mereka berdua sampai di aula istana, dan prajurit itu memberi hormat kepada ratu Rasin dan meninggalkan aula istana.


" Siapa nama mu?" Tanya Ratu Rasin.


" Namaku Liu Liang." Jawab Liu Liang tanpa mengikut sertakan panggilan kebesaran untuk ratu Rasin.


Melihat itu, para prajurit ingin menyerang Liu Liang tapi, Ratu Rasin menghentikannya menggunakan isyarat


" Kalau boleh tahu, apa tujuanmu datang ke sini?" Tanya Ratu Rasin lagi.


" Aku hanya ingin memastikan tentang legenda kerajaan bawah air yang katanya adalah keturunan dari kultivator yang menyelamatkan diri saat perang di masa lampau." Jawab Liu Liang.


" Yang kau katakan memang benar. Tapi sebelumnya perkenalkan namaku Rasin penguasa ke 500 kerajaan mutiara putih." Ucap Ratu Rasin.


" Maaf karena telah memasuki kerajaanmu tanpa izin." Ucap Liu Liang.


" Oh iya, aku kesini hanya untuk memastikan legenda itu." Ucap Liu Liang.


" Dulu sekali, Terjadi perang antara pasukan milik dewa langit dengan pasukan iblis." Ucap Ratu Rasin.


" Tunggu, dewa langit. Apakah kalian keturunan dari dewa langit?" Tanya Liu Liang.


" Kau benar. Waktu itu leluhur kami, Yuzhao masih sangat kecil, dia baru berumur sekitar 10 tahun saat perang meletus. dewa langit kemudian memerintahkan 500 orang prajuritnya untuk membawa leluhur kami pergi, sementara Leluhur YuJing yang merupakan kembaran dari leluhur Yuzhao di bawah ke utara. Mereka dibawa ke tempat berbeda, agar kelak jika salah satu dari mereka di tangkap, maka yang satunya akan selamat." Jelas Ratu Rasin.


" Perang itu kemudian meletus. Perang itu berlangsung selama 10 tahun, dan banyak rakyat kekaisaran melarikan diri ke tempat pangeran mereka. Dalam waktu 10 tahun, benua langit yang sangat luas pecah menjadi empat benua. Perang itu dimenangkan oleh pasukan milik dewa langit, namun dia juga menderita luka parah. Dan setelah membenahi kembali keempat benua itu, dewa langit menghilang secara misterius, tanpa ada yang mengetahuinya. Setelah dewasa, leluhur Yuzhao membangun kerajaan di tempat ini dan memberinya nama mutiara putih." Jelas Rasin.


" Jadi, dimana pusat kekaisaran langit berdiri?" Tanya Liu Liang


" Di sebuah tempat, dimana tanahnya berwarna putih, dan banyak tanaman herbal tumbuh, dan dikatakan energi di tempat 5x lebih tebal dari pada tempat lain. Tempat itu bernama Surga langit." Jelas penasihat Istana.

__ADS_1


" Hm, kalau begitu, aku pamit dulu." Ucap Liu Liang.


" Heh, apakah secepat itu?" Tanya Ratu Rasin.


" Ya, lagi pula aku sudah mendengar tentang asal usul kerajaan bawah air." Jawab Liu Liang


" Aku tertarik dengan sikapmu yang tidak serakah itu, kalau boleh tahu, siapa kau sebenarnya, dari aura dan penampilanmu sepertinya kau seorang kaisar." Ucap Ratu Rasin.


" Anda memang benar. Aku adalah kaisar naga langit. Dan aku di pilih untuk melanjutkan kekaisaran yang sebelumnya." Jawab Liu Liang.


" Kaisar naga langit, berarti kau adalah penguasa salah satu pecahan benua langit?" Tanya Ratu Rasin.


" Ya, bisa di bilang begitu." Jawab Liu Liang.


" Kalau tidak salah, istana yang ada di seberang danau ini adalah milikmu, bukan begitu?" Tanya Ratu Rasin.


" Itu memang benar." Jawab Liu Liang.


" Sudah kuduga, dia adalah seorang kaisar." Gumam Ratu Rasin.


" Yang mulia, akan lebih baik, jika kita menjadikan pemuda ini sebagai bawahan kerajaan kita." Ucap penasihat istana.


" Maukah kau menjadi bawahan kerajaan kami?" Tanya Ratu Rasin tiba-tiba yang membuat Liu Liang berdiri dengan tatapan marah.


" Aku tidak mau. Dan jika aku menjadi bawahan kalian, maka secara tidak langsung seluruh rakyat benua teratai emas akan menjadi bawahan kalian. Dan perlu kau ketahui, aku tidak suka yang namanya penguasa diatas penguasa. Dan jika aku mau, aku bisa saja menjadikan kerajaan kalian sebagai bawahanku karena kalian berada di wilayah benua teratai emas, tapi aku tidak suka yang namanya penguasa serakah sepertimu." Ucap Liu Liang


" Dasar bodoh. Jika kau tidak mau menuruti perintahku, maka kau tidak akan bisa meninggalkan tempat ini." Ucap Ratu Rasin.


" Oh iya, aku bisa saja menyegel seluruh danau ini menggunakan segel yang tidak bisa di buka oleh orang lain kecuali diriku sendiri agar kalian tidak dapat keluar dari tempat ini" Ucap Liu Liang sambil menciptakan sebuah kubus kecil.


" Aku sudah curiga denganmu sewaktu aku sampai di sini. Karena seluruh kerajaan ini di selimuti oleh kegelapan. Bukan hanya itu, kau tahu banyak tentang dunia luar bahkan peristiwa yang terjadi jauh sebelum kau lahir, jadi, kau pasti bukanlah seorang manusia ataupun penduduk kerajaan ini." Ucap Liu Liang.

__ADS_1


__ADS_2