Dewa Semesta

Dewa Semesta
Chapter 21 Kekaisaran Teratai Emas


__ADS_3

Pagi harinya, matahari bersinar dan menyinari istana bulan kabut. Perlahan-lahan, seluruh bangunan istana di sinari oleh cahaya matahari.


" Yang mulia, kami sudah sepakat, bahwa kami akan merekrut 500 orang murid elit kami sebagai prajurit kekaisaran." Ucap Tao Yuan.


" Terima kasih paman. Tapi, apakah itu tidak kebanyakan?" Tanya Liu Liang.


" Tidak. Bahkan jika murid elit kami berjumlah dua ribu, maka kami akan memasukkan 1000 orang murid kami sebagai prajurit kekaisaran." Ucap Wu Xiang.


" Pas sekali. Aku dan saudara Ryun akan melatih mereka sebagai pasukan terbang kekaisaran." Ucap Suzaku.


" Pasukan terbang. Tapi, dimana kita dapat menemukan burung sebanyak itu?" Tanya Wu Xiang .


" Tenang saja. Kami akan melatih mereka. Dan mereka tidak akan mengunakan tunggangan, tapi mereka yang akan berubah menjadi seekor burung." Ucap Ryun.


" Dan itu tidak akan merubah mereka menjadi bangsa burung, dan mereka tidak akan kehilangan kultivasi mereka. Tapi kami berdua hanya akan mengajari mereka teknik berubah wujud." Jelas suzaku.


" Oh iya, mereka semua sudah berada di depan gerbang istana." Ucap Han Xiao.


" Baik, kami akan menjemput mereka." Ucap Ryun.


Mereka berdua kemudian melesat menuju ke gerbang istana untuk menjemput 2000 orang untuk mereka latih.


" Baik, sekarang mari kita merekrut prajurit." Ucap Liu Liang .


Wusss


wusss


Wusss


Mereka semua kecuali Genbu, melesat meninggalkan istana untuk merekrut prajurit secara besar-besaran, sementara Genbu menjaga istana.


Berita tentang berdirinya kekaisaran teratai emas membuat seluruh warga terkejut, senang, dan bingung bercampur menjadi satu. Mereka sangat bingung, karena selama ini belum pernah ada berita tentang pembangunan sebuah istana. Dengan cepat berita itu menyebar ke seluruh penjuru benua. dan yang membuat semua orang lebih terkejut adalah bergabungnya kelima sekte besar untuk membangun kekaisaran teratai emas yang membuat mereka yakin jika kekaisaran teratai emas merupakan lanjutan dari kekaisaran yang lama.


Hanya dalam waktu dua bulan saja, sudah ada lebih dari 1.000.000 pemuda yang mendaftar sebagai prajurit. Kultivasi mereka rata-rata berada di ranah monarch, hingga master. Hal itu membuat Ke enam jenderal naga langit sangat sibuk untuk membagi satu juta orang menjadi empat kelompok yang terdiri dari pasukan terbang, pasukan naga, pasukan Qilin, pasukan Cigau, dan pasukan Chimaera.


" Baik, mulai hari ini, kalian akan melakukan latihan bersama kami. Ingat, latihan yang akan kami berikan sangat keras. Apakah kalian akan berlatih bersama kami atau tidak?" Tanya Arion.


" Ya, kami akan berlatih bersama tuan jenderal, dan kami akan melindungi kekaisaran ini sekuat tenaga." Jawab mereka.


" Baik, kalau begitu, ikutlah dengan jenderal kalian masing-masing, ingat jangan mengubah-ubah kelompok kalian." Ucap Genbu.


" Baik." Jawab mereka.

__ADS_1


Mereka semua pun lalu pergi menuju ke tempat latihan mereka masing-masing. Sementara Genbu masih tinggal bersama Liu Liang dan membicarakan sesuatu.


" Oh Iya paman, apakah akar pohon darah ini bisa membantu ayah dan ibuku untuk sembuh" Tanya Liu Liang sambil mengeluarkan akar pohon darah, cairan, dan buahnya.


" Tentu saja. Ini bahkan lebih baik dari akar pohon roh." Ucap Genbu lalu mengambil akar pohon tersebut dan menghilang menuju ke suatu tempat, Sementara Liu Liang masih tetap di istana untuk mengurus semua tugas-tugasnya.


" Yang Mulia, aku ingin melaporkan informasi tentang rakyat kekaisaran." Ucap Han Xiao.


" Apa iyu paman?" Tanya Liu Liang.


" Di bagian Timur benua teratai emas, terdapat sebuah sekte yang selalu menyusahkan rakyat. Mereka menyebut sekte mereka sebagai sekte kelelawar darah." Jawab Han Xiao.


" Di tempat itu, setiap malam bulan purnama, mereka selalu menculik seratus orang gadis perawan untuk di tumbalkan." Ucap Gao Ti.


" Baik, aku akan ke sana untuk membereskan sekte itu." Ucap Liu Liang.


" Tapi, yang mulia. Mereka sangat berbahaya. Biarkan kami ikut bersama yang mulia." Ucap Han Xiao.


" Tidak, biarkan aku saja yang pergi, paman jaga istana saja." Ucap Liu Liang.


" Baik yang mulia." Jawab mereka.


Liu Liang kemudian melesat keluar dari istana. Sebelum pergi, Liu Liang menciptakan bayangan dirinya sendiri untuk berjaga-jaga jika ada serangan.


" Wilayah timur benua teratai emas, adalah wilayah tempat klan Liu yang sebelumnya berada.


" Hm, mengapa aku tidak pernah mendengar tentang sekte kelelawar darah?" Tanya Liu Liang.


" Kak, mungkin saja, sekte itu berada di tempat tersembunyi." Ucap Arsan.


Liu Liang terbang dengan kecepatan penuh, sehingga saat matahari terbenam, Liu Liang sudah sampai di wilayah timur.


Liu Liang lalu mengaktifkan mata semesta miliknya, sehingga Liu Liang dapat melihat apapun di depannya.


" Hm, energi kegelapan di tempat ini sangat pekat. belum lagi, aura di sini terasa sangat menjijikkan." Ucap Liu Liang.


" Baik, mari kita lihat seberapa kuat formasi ini."


Liu Liang lalu mengeluarkan pedang naga semestanya dan menebaskan ke arah formasi yang menutupi wilayah tersebut.


Boommmm


Serangan kejut dari Liu Liang, menciptakan sebuah ledakan besar yang membuat semua murid sekte kelelawar darah terkejut, dan bersiap siaga.

__ADS_1


" Aku akan mencoba mengalirkan energi semesta kedalam pedang ini." Ucap Liu Liang.


" Tebasan Tujuh bintang."


Wussss


7 buah bintang raksasa berwarna emas menghantam seluruh bangunan sekte kelelawar darah.


" Hm, ternyata menggunakan energi semesta lebih kuat dari pada energi jiwa." Ucap Liu Liang.


Liu Liang lalu membuat gerakan pedang dengan cepat.


" Bintang jatuh."


Wussss


Booommm


Booomm


Booommm


Ratusan bintang menghantam wilayah tersebut, bahkan bintang itu menghancurkan seluruh bangunan sekte.


" Sialan kau. Memangnya ada masalah apa kau dengan sekteku sehingga kau menghancurkan sekte yang susah payah aku bangun?" Tanya Patriak Mi Gue.


" Masalahku bukan pada sektemu, tapi tindakanmu menculik wanita yang membuatku datang ke sini." Ucap Liu Liang.


" Memangnya kau ini siap? Apakah kau kaisar atau penguasa wilayah ini?" Tanya Mi Gue.


" Kau tidak perlu tahu apa statusku, yang jelas aku akan menghancurkan sesuatu yang meresahkan dan mengancam keselamatan orang-orang ." Jawab Liu Liang.


" Elemen cahaya, cahaya penyucian." Ucap Liu Liang.


Tiba-tiba, wilayah yang tadinya gelap gulita, berubah menjadi terang benderang, bahkan cahaya itu, membuat energi kegelapan dan energi kematian di tempat itu menghilang.


" Bagaimana mungkin?" Tanya Mi Gue. .


" Bagiku, tidak masalah jika orang menggunakan kekuatan kegelapan, asal dia menggunakannya untuk sesuatu yang baik, dan bukan menggunakannya untuk mengacau dan membunuh orang tak bersalah." Ucap Liu Liang yang sudah berada di belakang Mi Gue.


Boooommmm


Satu buah tinju yang dialiri oleh energu semesta mendarat di punggung Mi Gue sehingga membuat Mi Gue terbang dan membanting tanah dengan keras.

__ADS_1


__ADS_2