Di Atas Cinta Suci

Di Atas Cinta Suci
Bab 15. Mirna Jujur Jatuh Cinta


__ADS_3

Hidup di kota berbeda dengan di desa. Ibunya belum merasakan kerasnya di kota. Di lingkungan kerja, di kota, harus pintar mengambil keputusan. Kecuali sudah mengancam posisinya, Mirna akan beberkan semuanya.


Mirna sudah pulang ke kost-an. Lelah seharian mengurusi tagihan-tagihan di kantor. Seperti biasa, Jumat malam menjadi malam menyenangkan buat Mirna. Bisa menghabiskan malamnya sampai larut. Karena besok adalah hari libur.


Sambil berselancar di dunia maya, Mirna juga menyusun jadwal untuk besok. Dia berencana ke Mall. Untuk membeli HP buat ibunya. Tadi sore sudah mengambil uang.


Bukan gaji bulanan. Tapi adalah insentif bulan kemaren. Setiap karyawan mendapat insentif. Yang diperoleh dari perhitungan omzet perusahaan dan kehadiran.


Mirna akan membelikan hp. Walau bukan android. Karena Ibunya juga tidak bisa memakai android.


Selama ini, Mirna menghubungi ibu dan adik-adiknya hanya lewat telpon saudaranya. Yang bekerja di kecamatan.


Layar hp Mirna kini memutar kejadian kemarin siang. Di gudang bahan baku. Video itu akan diamankan dulu. Salah satu caranya dengan mengirim ke email. Dari emailnya ke emailnya juga.


Dia buka email. Lalu mengetik kolom kepada : MirnaSwanti@.


Lalu klik attachment. Dia berselancar ke galeri. Ketemu sudah videonya. Lalu di klik.


Sebelum mengirim, tak lupa tuliskan subjeck. 'Dokumen'. Lalu klik send.


Email sudah terkirim. Mirna sangat menjaga video itu. Andai Hp nya hilang, video itu bisa dia ambil kembali dari emailnya.


Yang paling ditakutkan, andai ada yang hapus video itu dari HP nya. Maka, bukti akan raib.


Pukul 19:00 Wib.


Telepon Berbunyi. Pak Nors memanggil. Mirna langsung mengangkat.


"Hallo,"


"Hallo sayang, lagi ngapain nih?" tanya Frangky Nors memulai pembicaraan.


"Lagi istirahat aja Pak," jawab Mirna sambil mengambil posisi duduk di atas kasur menyender ke dinding.


"Besok kan Sabtu, kita jalan yo, main kemana gitu?"

__ADS_1


"Gimana ya, besok Mirna mau beli HP untuk Ibuku Pak,"


"Nah, pas betul..besok saya anterin. Trus habis itu kita main kemana gitu..,"


"E-eh.. iya Pak, boleh Pak," jawab Mirna agak gugup.


"Besok tunggu aja ya,Mir, siangan ya. Ntar Aku jemput ke kost-an,"


"Makasih banyak ya Pak Nors," jawab Mirna.


Seperti biasa, Mirna akan dihujani gombalan maut ala Frangky Nors. Walau memang sudah kepala 4, gaya duda 2 anak ini masih anak muda.


Kebetulan juga Frangky Nors diwarisi wajah baby face. Jadi tidak cepat terlihat tua. Masih terlihat gaya anak mudanya.


Setelah 5 tahun cerai dari istrinya, dia belum menemukan pengganti yang tepat. Sifat playboynya membuat banyak wanita enggan jadi istrinya.


Obrolan Mirna dan pria yang sudah mencuri hatinya sudah berakhir. Mirna terlihat senyum merekah. Entah bisikan maut apa yang disampaikan Frangky Nors tadi.


Mirna benar-benar sudah jatuh cinta. Mabuk asmara. Wanita mana yang tak bahagia, bila jatuh cinta. Apalagi cinta pertama.


Meyakinkan Mirna dengan kebaikannya menolong Mirna dengan transferan uang 35 juta. Menemukan surat jalan. Dan memanfaatkan posisinya sebagai manager HRD.


Selain itu, Frangky Nors memanfaatkan kedekatannya dengan paman Mirna. Yang menitipkan Mirna kepada Frangky Nors. Yang telah merekomendasikan Mirna bekerja.


Mirna sudah berhutang budi kepadanya. Sebagai anak desa, semua kebaikannya begitu besar. Cita-citanya untuk membahagiakan ibunya, dengan bekerja di perusahaan diwujudkan Frangky Nors.


Yang paling tak ternilai, saat mengirimkan uang 35 juta itu. Yang menyelamatkan ibunya dari kematian.


Namun, di atas segalanya. Mirna memang dari awal suka 100% dengan Frangky Nors. Walau sebenarnya, bermimpi sekalipun, tak layak Mirna meraih cintanya Frangky Nors.


Frangky Nors memiliki sifat seperti ayahnya. Yang dekat sekali dengannya. Selain itu, ketampanan Frangky Nors telah meluluhkan hatinya.


Dia paling suka melihat pria bertubuh tinggi dan kokoh. Tangannya kekar, dadanya bidang dan bulu tangannya itu, sering diimpikan Mirna.


Frangky Nors juga pria mapan. Posisi manager di perusahaan besar. Serta memiliki harta yang sudah sangat besar di mata Mirna.

__ADS_1


Keinginan Paman menjodohkan dirinya dengan Frangky Nors seakan menyambut hati kecilnya. Walau kaget, tapi itu adalah impian kecil seorang gadis desa.


Frangky Nors bukanlah anak kemaren sore. Dalam dunia cinta-cintaan. Belasan wanita pernah digandengnya. Dan semua kategori cantik, langsing. Kesannya Gadis manis dan mungil.


Tahun kemaren sudah diisukan menikah. Kandas juga saat mendekati hari H. Ketahuan selingkuh di sebuah hotel.


Mempermainkan hati adalah specialisasinya. Membuat wanita jatuh cinta hobbyanya. Bahkan tanpa resmi jadian, tanpa mengutarakan cinta, dia bisa meniduri wanita di hotel berbintang.


Hanya lewat rayuan maut. Untaian kata-kata godaan. Uang yang dimiliki. Wajah yang memikat. Wanita takluk dihadapannya.


Namun, tak sembarangan Frangky Nors menyukai wanita. Dia sangat pandang bulu. Mungkin karena dia tampan. Dan sangat selektif.


Wanita polos. Manis. Dan masih gadis. Jadi target utamanya. Dari segi umur adalah hal mustahil. Tapi selalu berhasil ditaklukkannya.


Untuk itu mungkin, dia sangat rajin olahraga. Menjaga fisik. Dan mengikuti style anak muda. Mulai dari gaya rambut, sepatu, farfume sampai out fit lainnya.


Target dia dalam waktu dekat adalah Mirna. Yang kebetulan Staf finance di perusahaan tempatnya kerja. Gadis lugu dari desa. Gadis manis tak bernoda. Yang baru saja mengenal namanya jatuh cinta.


Cinta seorang manager. Walau seorang duda. Tetap memikat hatinya. Beda usia yang sangat jauh, tak menyurutkan cinta dua insan saling menyambut.


Mirna sudah terlelap. Di kasur 2x1 bersprei bunga-bunga warna ungu. Dia tersenyum. Mungkin bunga-bunga tidur sedang bersemi. Terbawa-bawa puja puji dan rayuan maut seorang pria. Duda anak 2.


Mimpi gadis yang jatuh cinta. Tak lain sekitar kata-kata sayang dan cinta. Mirna berusaha mewujudkan mimpi itu.


Mimpi jadi pendamping seorang manager. Yang belum tentu mimpi pria itu menjadikannya sebagai pendamping hidupnya.


Malam semakin larut. Bunyi di luar sana semakin sepi. Hanya sesekali suara klakson motor. Terdengar jelas dikeheningan malam.


Bunyi kentongan. Menandakan ronda malam telah keliling. Tak lama lagi sudah menjelang pagi. Mirna kini memeluk gulingnya. Memeluk impian yang tak tau kenyataannya seperti apa.


Impian gadis yang merasa semua akan terwujud. Hanya mengatasnamakan cinta. Mengatasnamakan kepercayaan. Cinta yang selalu membuat wanita tergila-gila.


Yang terkadang lupa diri. Lupa segalanya. Akhirnya berujung duka. Sedih. Menyesali yang sudah berlalu. Menyesali yang sudah terjadi.


Cinta tak berakhir manis. Malah banyak endingnya sesal. Wanita selalu jadi korban. Korban manisnya kasih sayang.

__ADS_1


__ADS_2