Di Atas Cinta Suci

Di Atas Cinta Suci
Bab 24. Di Kekang Aturan


__ADS_3

Mirna tak sepatah kata pun berbicara dengan Alex. Karena dia tak ingin melukai hati Frangky Nors. Walau sebenarnya, hati kecilnya masih tersisa ruang untuk kebaikan Alex selama ini. Untuk ketampanan Alex yang diam-diam menghanyutkan.


Rombongan meeting dengan kepala cabang, Andi Sienar sudah bubar. Mereka kini memasuki kantin. Mirna menegang. Kakinya kaku. Apalagi mulutnya.


Matanya menatap kekejauhan. Tepat ke pintu masuk ruangan kantin. Dia masuk bersama Andi Sienar. Dan mengambil tempat duduk dengan para peserta meeting.


Mirna sudah paham, apa arti tatapan Frangky Nors. Itu adalah tatapan cemburu. Tatapan yang tak bisa diungkapkan secara verbal, karena sedang menemani kepala cabang makan siang.


Tiba-tiba Mirna mual. Memegangi mulutnya. Memegangi perutnya. Lalu meninggalkan Alex dan Elsa berdua di meja makan. Dia menuju kamar mandi. Dan menutup pintu itu.


Di dalam kamar mandi, Mirna hanya pura-pura mual. Itu adalah akting terbaik untuk meninggalkan Alex. Akting yang pas untuk jawaban dari tatapan Frangky Nors dari tadi.


Hanya sebentar, Mirna sudah menuju kantor finance. Dia sudah duduk disana dan menghidupkan komputernya. Kembali dengan rutinitas. Mempersiapkan tagihan-tagihan yang akan dibayarkan minggu ini.


Satu per satu dokumen tagihan dari suplier dicocokkan. Setelah lengkap, menginput ke sistem. Jika sukses posting, per tagihan dikumpulkan untuk di cek kembali oleh manager Finance.


Dari tumpukan tagihan yang masuk, rata-rata dari Mentarindo. Perusahan Alex, suplier tepung. Semua tagihan dari Mentarindo harus dibayar minggu ini. Karena bulan depan, proyek besar perusahaan segera dimulai. Dimana Mentarindo dipercaya untuk mensuplai bahan baku tepung dengan jumlah yang sangat besar.


Proyek besar ini adalah dibukanya keran ekspor ke Eropa. Memenuhi seluruh eropa dengan snack kualitas super. PT Narudafood Jaya cabang Bandung dipercaya memegang proyek ini.


Kesibukan sudah mulai terasa di pabrik. Hampir tiap jam ada meeting di kantor. Apalagi manager-manager tiap divisi. Bahkan, para operator dan kepala shift produksi ikut sibuk mempersiapkan proyek ini.


Mirna masih sibuk di meja kerjanya. Sesekali dia harus meladeni chattingan dari Frangky Nors. Frangky Nors menanyakan 'kenapa tadi makan siang bareng sama Alex sialan itu?'


Mirna sudah paham. Pesan WA Frangky Nors tak jauh-jauh dari Alex Notobroto. Frangky Nors tak mau Mirna selalu dekat dengan Alex. Padahal itu semua adalah hubungan kerja yang tak bisa dihindari Mirna.


Walau sebenarnya, Mirna selalu menepis rasa suka terhadap Alex. Karena menurut Mirna, itu adalah hal yang tak mungkin. Alex adalah orang kaya, pemilik perusahaan Mentarindo grup. Dia adalah anak tunggal, pewaris keluarga Brotoseno.


Mirna sadar, menyatukan cinta mereka adalah hal mustahil. Bagaikan langit dan bumi. Tapi, Frangky Nors melihat itu berbeda.

__ADS_1


Dia begitu takut kekasihnya Mirna jatuh ke pelukan Alex. Selain orang kaya, Alex memiliki wajah tampan yang bisa saja memikat hati Mirna.


Dari segi usia, Frangky Nors kalah muda dari Alex.


"Itu tadi karena Alex, baru keluar sama Bu Elsa, Mirna nggak mungkin nggak nemanin, syang,"


"Tapi nggak usah harus dekat begitu, kan bisa jauhan duduknya,?


"Itu kan jauh duduknya, tidak sebelahan,"


"Pokoknya, saya tidak mau lihat Mirna dekat -dekat Alex lagi.." Frangky Nors mengakhiri chattingannya.


Mirna hanya mengusap dada. Mencoba menyabarkan diri sendiri. Baru 3 hari pacaran sama Frangky Nors, segala kekangan sudah langsung dia rasa. Menjauh dari Alex adalah hal mustahil.


Satu satunya cara agar tidak berhubungan lagi dengan Alex adalah pindah dari staf finance. Atau PT Mentarindo diputus kontrak jadi suplier bahan utama.


Namun, hal yang mustahil menyingkirkan PT Mentarindo dari perusahaan ini. Malah kerjasama antarkedua perusahaan semakin meningkat. Apalagi dengan adanya mega proyek, dibukanya ekspor snack kualitas super ke Eropa.


Mirna begitu takut dengan ide Frangky Nors yang dilontarkan ke Mirna. Untuk dipindah dari bagian Finance ke bagian lainnya.


Mirna tak mau dipindahkan ke bagian lain. Dia hanya ingin berkarier di bagian finance. Bagian yang cocok dengan ilmu dia. Selain ingin berkarier di finance, Mirna juga bercita-cita akan mengambil kuliah Jurusan Managemen, untuk meraih gelar SE.


Tentu jika dia sudah menjadi sarjana ekonomi, maka jabatan dia bisa naik. Itu cita-citanya yang dia harap bisa tercapai bersama dengan Frangky Nors. Janji yang pernah disampaikan Frangky Nors.


Mirna masih ingat suatu saat, waktu Frangky Nors mengajak dia kencan pertama. Frangky Nors akan menguliahkan dia jika sudah menjadi istri Frangky Nors.


Waktu itu, Frangky Nors merayu Mirna dengan janji-janji. Jika sudah menjadi istrinya, Mirna akan dikuliahkan mengambil sarjana ekonomi. Lalu akan menyerahkan rumah di Jln. Pemuda, yang kini dikontrakkan untuk ditempati orang tua Mirna dan adik-adiknya.


Disana akan dibuatkan warung grosiran, agar ibu Mirna bisa berjualan disana. Selain itu, Mirna juga akan diajak berbulan madu ke Eropa, yang menjadi impian Mirna selama ini.

__ADS_1


Jika Mirna pindah divisi, itu artinya ambisinya seperti yang dijanjikan Frangky Nors akan pupus. Karir nya di finance akan berakhir.


Apakah mungkin semua janji-janji Frangky Nors palsu? Jika memang benar, kenapa dirinya mau dipindah ke divisi lain?


Entahlah.. Tapi satu keinginan Mirna adalah bertahan di bagian finance. Kuliah jurusan Managemen. Jika memang semua janji Frangky Nors palsu, maka dia akan mencari biaya sendiri untuk mencapai cita-citanya.


Hari-hari Mirna mulai lelah dengan pertengkaran dengan Frangky Nors. Walau hanya lewat chatting dan telpon, namun, sangat menguras pikiran Mirna.


Seminggu mereka sudah resmi pacaran. Tapi hari-hari itu dipenuhi kecemburuan Frangky Nors. Tak seperti yang diharapkan oleh Mirna.


Kesibukan dengan mega proyek perusahaan membuat waktu mereka untuk bertemu di luar kantor sangat terbatas. Bahkan hari Sabtu dan Minggu juga level manager tetap masuk.


Dan itu akan berlangsung sampai launching produk snack kualitas super bulan depan. Setiap hari dipenuhi meeting dan pulang malam bahkan sampai pukul 23:00.


Ini bukan waktu yang ideal bagi Frangky dan Mirna untuk memadu kasih di luar kantor. Biasanya mereka akan jalan menikmati malam minggu menyusuri malam kota Bandung.


Di tengah kesibukan seperti ini, Frangky Nors berharap bisa berduaan dengan kekasihnya melepas penat dan tekanan kerja di kantor. Namun, itu tak bisa dirasakannya.


Malah justru kehadiran Mirna menambah lelah, tak lain penyebabnya Alex Notobroto. Kecemburuan yang sangat menguras tenaga.


Mirna sudah bersiap mau pulang kerja. Komputer sudah dimatikan. Hanya dia yang belum pulang. Sementara Elsa Sionir masih mengikuti meeting sampai malam.


Mirna memeriksa tiap sudut ruangan. Apakah masih ada komputer yang belum mati. Lalu mematikan lampu. Tangannya sudah memegang remot. Namun, saat tangannya mau mengarahkan remot ke arah AC, tiba-tiba tubuh besar mendorong dia masuk dan menahan tangannya untuk tidak mematikan AC.


Menyenderkan tubuh Mirna di balik pintu ruangan sambil kakinya mendorong daun pintu itu sehingga tertutup sempurna.


Mirna kelabakan ditengah kepanikannya, dia berusaha mendorong tubuh besar itu. Namun, tubuh itu begitu kuat, semakin menekan kedua tangannya dan berusaha memeluk tubuhnya yang mungil.


Lampu yang sudah dimatikan Mirna membuat pemilih tubuh besar itu tak terlihat jelas.

__ADS_1


"Lepaskan, siapa kamu?" teriak Mirna sambil berusaha melepas pelukan tubuh lelaki itu.


Lelaki itu terus berusaha memeluk dan mendekatkan bibirnya ke wajah Mirna. Terlihat begitu beringas dan sangat bernafsu bibir itu. Nafsu yang butuh pelampiasan sayang.


__ADS_2