Di Atas Cinta Suci

Di Atas Cinta Suci
Bab 45. Terciduk Oleh Suruhan Frangky Nors


__ADS_3

Alex memutar otak bagaimana cara menyelamatkan lahan-lahan pertanian itu. Menyelamatkan uang perusahaan puluhan milliar. Alex belum memutuskan apakah menjual murah atau tetap bertahan. Karena Alex masih punya keyakinan, walau tipis, masih bisa menjadi suplier mega proyek itu.


Keyakinan Alex terletak pada Mirna. Alex tahu Mirna adalah pacar Frangky Nors. Dan ada kemungkinan yang bisa di gali dari Mirna. Kebetulan juga, manager finance, atasan Mirna masih sangat percaya dengan perusahaan Alex.


Bahkan informasi yang di dapat Alex, manager purchasing juga sangat mendukung Mentarindo menjadi suplier di mega proyek. Hanya Frangky Nors yang sangat ngotot menyingkirkan perusahaan Alex dari pabrik itu.


Andi Sienar, general manager Narida food juga masih percaya kepada Mentarindo untuk mensuplai tepung, tapi keputusan harus diambil, akibat laporan Frangky Nors, yang mendapat informasi kalau Renno dan perusahaan outsourcingnya akan melaporkan Naridafood dan para pimpinan, karena merasa ada unsur pencemaran nama baik.


Alex bergerak cepat. Di saat Mirna dinas luar kota ke Surabaya, Alex langsung mengikutinya. Mencari cinta dan berharap banyak ada informasi yang bisa diberikan Mirna.


Jam tangan Alex sudah menunjukkan pukul 16:30 wib. Saatnya menjemput Mirna. Alex sudah berjanji akan membawa Mirna keliling kota dan menikmati suasana malam di kota ini.


Dia bergegas turun dan menuju mobil yang sengaja dia charter selama di Surabaya. Alex menghidupkan mobilnya dan memacunya melewati jalanan yang sudah mulai rame.


Tidak seperti biasanya, jalanan kali ini begitu macet. Alex berusaha tiba tepat waktu di kantor tempat Mirna pelatihan. Dia tak mau Mirna lama menunggu. Apalagi sampai supir perusahaan yang mengantarnya ke hotel.


Tepat pukul 17:00, Alex sudah memarkirkan mobilnya diparkiran. Lalu dia mengirimkan pesan ke Mirna, kalau dia sudah diparkiran.


Di ruang pelatihan, peserta pelatihan sore ini baru saja pada bubar. Mirna baru saja melangkah keluar dari ruangan. Sambil berjalan bersama peserta lainnya, dia membalas pesan dari Alex.


Sesampai di resepsionis, seorang staf bertanya pada Mirna.


"Ibu Mirna ya staf finance Bandung?" tanya staf tersebut.


"Iya, Pak, betul," jawab Mirna.

__ADS_1


"Mirna pulang sama siapa, bu, soalnya kemaren pulang bukan sama supir perusahaan,"


"Kemaren pulang sama supir perusahaan koq pak, tapi kalau sore ini, saya di jemput temannya manager finance Bandung, pak,"


"Oh iya, berarti info kemaren salah, ok bu, kalau begitu," kata staf tadi menuju pintu keluar meninggalkan Mirna


Mirna menaruh curiga dengan bapak tadi. Namun, Mirna membuang rasa curiganya, karena mobil Alex sudah berada persis di depan pintu utama. Dia lalu membuka pintu depan dan naik.


Mobil fortuner itu berhenti di pos sekuriti. Kaca depan di buka dan Alex menyerahkan sebuah kartu kepada sekuriti. Saat kaca jendela terbuka, seseorang berjalan menuju mobil Alex. Lalu memotret Alex dan Mirna yang sedang diperiksa oleh sekuriti.


Ternyata, staf yang tadi, yang berbicara dengan Mirna di ruang resepsionis. Alex sedikit menghindar saat staf tadi memotret yang kedua kalinya. Tapi tetap saja staf tadi memotret. Dipikiran Alex, itu bisa jadi SOP di pabrik ini.


Mobil sudah berlalu meninggalkan pabrik snack itu. Mirna terlihat senyum malu-malu sekaligus jantungnya berdebar. Hal yang sama juga dirasakan oleh Alex. Sang pujaan hati kini duduk dengan nyaman disampingnya. Pujaan hati yang berhasil menggetarkan hati Alex.


Wajahnya menampakkan luapan emosi tingkat tinggi. Matanya melotot dan melempar bingkai foto dirinya dengan Mirna. Dia mengamuk setelah mendapatkan kiriman foto dari seseorang staf di Narida food Surabaya.


Foto itu adalah foto Alex dan Mirna saat berhenti di pos sekuriti tadi. Berkali-kali Frangky Nors memperbesar foto itu dan jelas. Itu adalah Alex dan Mirna berada dalam satu mobil.


Ternyata, staf yang menanyakan Mirna di ruang resepsionis itu adalah kenalan Frangky Nors di pabrik cabang Surabaya. Dia disuruh Frangky Nors memata-matai Mirna selama dinas di pabrik itu.


"K***ng A**r kau Alex. Kau benar-benar kepa**t. Berani-beraninya kau coba selingkuh ya Mirna sialan, awas kau, akan saya sebar video mu ini," kata Frangky Nors dengan berteriak di ruangan itu.


Alex langsung menelpon Mirna. Emosinya meluap-luap. Wajahnya memerah. Urat-urat lehernya keluar. Dan matanya melotot.


Teleponnya tidak tersambung. Di coba lagi. Tidak diangkat. Lima kali telepon Alex diabaikan Mirna yang sedang berkeliling kota dengan Alex.

__ADS_1


Mungkin Mirna sudah melupakan Frangky Nors. Atau dia merasa sungkan menerima telepon dari Frangky Nors di depan Alex.


Alex langsung keluar ruangannya. Dia kembali masuk ke ruang meeting. Meeting sore akan segera di mulai. Wajahnya tidak bisa menyembunyikan amarah besar. Amarah akibat cinta itu susah disembunyikan. Dan akan meledak-ledak tidak terkontrol.


Elsa Sionir, atasan Mirna bisa melihat amarah itu. Dia memperhatikan Frangky Nors dengan wajah yang berbeda di meeting kali ini. Sudah hampir seminggu ini senyum selalu menghiasi wajahnya. Apalagi sejak ditandatanganinya pemutusan kontrak Mentarindo.


Namun, kali ini tak ada lagi senyum diwajahnya. Elsa Sionir langsung mengirimkan pesan ke Mirna. Menanyakan kenapa wajah Frangky Nors berbeda sore ini. "Apakah mungkin sudah diputuskan oleh Mirna?" itu pertanyaan di hati Elsa Sionir.


Tak lama, Elsa Sionir sudah mendapat balasan pesan dari Mirna. Ternyata belum ada komunikasi dengan Frangky Nors selama di Surabaya.


"Tapi dia mukanya penuh amarah, kusut benar," balas Elsa Sionir


"Tapi barusan dia telpon 5 kali dan belum Mirna angkat," jawab Mirna.


Elsa Sionir mengikuti perubahan Frangky Nors. Mungkin ada kaitannya dengan meeting sore ini. Namun, meeting sudah berjalan 1 jam, belum ada tanda-tanda masalah dengan divisi HRD, divisi yang dimanageri oleh Frangky Nors.


Elsa Sionir sangat tidak setuju dengan cara-cara Frangky Nors menyingkirkan perusahaan Alex dari suplier pabrik. Dan masih tanda tanya juga bagi dia kebenaran masalah Renno.


Bisa jadi itu skenario dari Frangky Nors. Karena memang, Renno itu adalah tetangga samping rumah Frangky Nors. Dan dialah yang merekomendasikan Renno bekerja di perusahaan outsourcing itu.


Elsa Sionir yakin Mirna bisa menjadi titik terang dalam kasus ini. Karena memang, Mirna juga ikut mengirimkan pesan ke Elsa Sionir, kalau Renno waktu itu menyuntikkan cairan ke dalam tumpukan-tumpukan tepung di gudang bahan baku.


Namun, Elsa belum menanyakan langsung ke bawahannya itu. Biarlah Alex yang mengumpulkan informasi dari Mirna dan semoga ada titik terang.


Kasihan Alex dan perusahaannya sudah banyak mengeluarkan uang untuk membeli lahan dari petani dan membeli mesin-mesin canggih untuk persiapan mega proyek PT Nerida Food.

__ADS_1


__ADS_2