DIA ADA DISANA

DIA ADA DISANA
PART 19 NUJUH BULANAN


__ADS_3

     Hari ini terlihat kesibukan di rumah mas Hadi,,ada hajatan disana,,tujuh bulanan mbak Maya.


Mbok Jum bersama para tetangga nampak tengah mempersiapkan segala sesuatu untuk kelancaran acara nanti sore.


Untung hari ini Minggu jadi mas Hadi tidak mengajar,,sehingga bisa leluasa membantu persiapannya.


"Di..Hadi..mbak yu mu Ajeng sudah dikasih tau belum ada hajatan hari ini?!!" Tanya mbok Jum.


"Sudah mbok,,kayaknya gak bisa datang,,kata Andini mbak Ajeng sakit"


"Benarkah Di??!" Si mbok gak tau,,jika tidak kan bisa jenguk"


"Hadi juga baru tau tadi pagi mbok sewaktu ketemu Bayu,,emang Bayu gak cerita mbok?!"


"Gak ada Di,,dasar itu bocah,,awas aja nanti" kata mbok Jum gendek8.


"Hahaha..bisa jadi dia lupa mbok"


"Kebiasaan Di Bayu iku suka lali.."


"Semoga Ajeng cepat pulih ya Di"


Iya mbok..Aamiin"


Setelah perbincangan singkat itu mereka kembali melanjutkan aktifitas,,mbok Jum,,mbak Maya dan ibu-ibu tetangga pergi ke dapur,,masak-masak sedang mas Hadi dan Bayu bersih-bersih di ruang tengah.


🍡🍡🍡


Jam 4 sore..


Tamu mulai berdatangan,,yang tak lain adalah ibu-ibu tetangga dekat rumah.


Memang acara hari ini dkhususkan untuk para wanita saja.


Bu Ida,,Bu Sari,,Bu Ningsih dan anak gadisnya juga bu Yem,,dan masih ada beberapa lagi ibu-ibu yang aku tak begitu ingat namanya karena rumah mereka yang agak jauh jaraknya tapi masih satu komplek dengan ku mulai berdatangan.


Setelah semua hadir acara pun di mulai..


Bertepatan saat acara akan di mulai Andini baru tiba,,dia bersama Ajeng.


Yang segera disambut kedatangannya oleh mas Hadi dan mbok Jum.


"Apakah kami terlambat?!!" Tanya Ajeng


"Gak koq mbak yu,,cuma pas momentnya saja,,karena acara sudah mau dimulai"


"Oalaahh Di..Di ada-ada saja kamu iki,,Mbok Jum tertawa mendengar kata-kata mas Hadi barusan"


"Mbak katanya sakit?!!" Tanya Hadi.


"Iya Di,,tapi hari ini sudah mendingan makanya bisa kesini" kata mbak Ajeng.


"Alhmdulilaah" kata mas Hadi dan mbok Jum.


"Iya loh Jeng,,si mbok aja baru dengar tadi dari Hadi kalau kamu sakit,,kata Hadi dia tau dari Bayu..nahh si Bayu nggak bilang sama mboknya iki"


"Hahaha..Gak usah kesal mbok,,Bayu'e lali.."celetuk mas Hadi menirukan gaya ngomongnya si mbok.


Membuat Ajeng dan Andini tertawa,,sementara si mbok cuma mesem-mesem.


Ihhh..Hadi iki..ledekin si mbok ya?!!" Tanyanya.


"Bukan ngeledek mbok,,cuma Hadi senang aja kalau dengar si mbok ngomong,,apalagi kalau lagi marahin Bayu" ekspresinya itu lohh..ngemessiin"

__ADS_1


Lagi-lagi mereka tertawa dan saling lempar candaan.


Begitulah jika kebetulan kumpul,,sungguh kebersamaan yang indah.


"O'iya mbok bilang sama Bayu makasih banyak udah bantuin Andini ambil obat di apotik waktu Ajeng sakit kemarin,,Bayu memang bisa diandalkan" kata mbak Ajeng.


"Benar-benar ya tuh bocah,,gak ada cerita dia,,kalau nggak kan bisa jenguk kemarin" kata mbok Jum dengan ekspresi kesalnya.


"Benar kata Hadi mbok,mungkin dia lupa" kata Ajeng.


"Ayo mbak,,Din silahkan duduk sebentar lagi prosesi mandi-mandinya akan di mulai" kata mas Hadi.


Mbok Jum lalu mengajak mereka duduk bersama di depan Maya yang segera akan dimandikan.


Dengan rambut berhias bando dan penutup dada yang terbuat dari rangkaian melati,menambah cantik tampilannya hari ini.


"Perasaan mbak Maya tambah cantik ya mah pas hamil" Andini berujar.


"Iya nakk,,mbak yu mu itu emang cantik dari sononya" bisik Ajeng.


Sesaat kemudian acara di mulai.


Mbak Maya dimandikan oleh bidan desa,,lalu di doakan agar mendapat keselamatan dan kelancaran saat proses kelahiran nanti,,dan anak yang akan di lahirkan menjadi anak sholeh/sholehah.


Semua terlihat bahagia,,apalagi mas Hadi begitu antusias saat bu bidan  menyuruhnya ikut ambil bagian dalam acara itu dengan membelah batok kelapa yang menjadi pelengkap rangkaian acara.


Dua jam berikutnya acara selesai,,di akhiri dengan acara makan-makan oleh para tamu undangan.


Semua keceriaan terlihat disana,,namun dibalik itu semua mereka tidak menyadari jika sedang di awasi oleh sesosok makhluk kepala terbang dengan rambut konde,,yang tak lain adalah Brajamaya,,terkecuali Andini yang sedari tadi nampak gelisah dan terus memperhatikan makhluk itu,,jiwa indigonya tak bisa dibohongi saat perasaan aneh menghampirinya,,perasaan yang selalu muncul setiap kali akan berinteraksi dengan mereka yang tak kasat mata.


Fokus Andini kali ini benar-benar terbagi antara dunia nyata dan makhluk dari dunia lain yang kini ikut hadir di acara itu,dan Andini pun merasakan aura negatif dari makhluk dengan kepala tanpa badan yang sedari tadi terus memperhatikan ku.


Aku ikut merasa gelisah saat bayi dalam kandungan ku bergerak menjadi sangat aktif,,entah kenapa aku seolah bisa merasakan jika saat ini bayi ku pun gelisah,,dan tiap kali hal seperti ini datang aku selalu melafazkan doa-doa perlindungan yang selalu diajarkan mas Hadi padaku.


Andini seperti gelisah,,matanya terus melihat ke arah atas jendela ruang tamu,wajahnya nampak tidak senang,aku jadi ikut melihat ke arah yang sedari tadi menjadi fokus penglihatan Andini,namun tak ada apa-apa disitu.


Entahlah apa dan sedang apa Andini,hanya dia yang tau.


     Andini sempat berkomunikasi dengan makhluk kepala terbang tadi..kejanggalan itulah yang di lihat oleh Maya pada Andini.


Dalam diamnya yang terus memperhatikan ke satu arah ternyata dia sedang berbicara dengan Brajamaya.


"Hei makhluk jelek,,ngapain disini heh?!!"


"Andiniiii hihihii..ketemuu lagiii..Aku hanya ingin tahu saja,,aroma bayi itu   sangat menggoda!!!"


"Pergi sana!! Tempat mu bukan disini,,jangan ganggu mbak Maya dan bayinya!! Awas aja kau kalau berani ganggu! Akan ku buat kau terbakar." Ancam Andini.


"Hihihii.." Aku tidak takut dengan ancaman mu Andiinii.."


Lalu terbang menembus tembok menyisakan tawanya yang melengking.


Tentu saja hanya Andini yang mendengarnya.


 🍃Kamar Rahasia Ruang Bawah Tanah


   Brajamaya datang menemui nyai Sekar untuk mengabarkan sesuatu yang sudah pasti akan membuat nya  senang.


Apalagi kalau bukan kabar tentang kehamilan Maya.


"Nyaii Sekar.." panggil sahabat gaibnya itu pada nyai Sekar yang tengah terpejam.


"Kau kah itu Brajamaya?!!"

__ADS_1


"Tentu saja Nyai!!"


"Ada apa kau datang padaku pada jam ini??! Tak seperti biasanya"


"Aku membawa kabar baik untuk mu Nyai!"


"Apa itu Brajamaya?!!"


"Aku sudah tahu tentang keberadaan bayi itu Nyai!!"


"Benarkah Brajamaya?!!" Dimana?!! Siapa warga di desa ini yang tengah mengandung?!!"


"Benar sekali Nyai!!" Namanya Maya,,dia yang tengah mengandung,,hari ini baru saja diadakan acara nujuh bulanan di kediamannya!!"


"Wahhh berita bagus Brajamaya!!" Wajah Nyai Sekar seketika sumringah.


"Maya?!!"Apakah dia warga di desa ini?! Tapi kenapa aku baru mendengar namanya?!!"


"Iya Nyai,,namanya Maya,,dia istrinya Hadi."


"Hadi?!!" Sepertinya aku pernah mendengar nama itu disebut (Nyai Sekar nampak berpikir,,mencoba mengingat-ingat).


Seketika wajahnya kembali cerah dan mata tajamnya menatap jeli ke arah Brajamaya yang kini berada di depannya.


"Aku ingat Brajamaya,,nama itu pernah disebut oleh Ajeng, Hadi putra tunggal Sodari perempuan ku Ratih."


"Hemmm..jadi istrinya Hadi ini yang hamil,,apakah dia yang dimaksud Ratu Manika?!"


"Sepertinya begitu.." Jawab Brajamaya,,karena dia menempati rumah lama milik Nyai"


"Itu berarti benar,,ternyata orang yang dimaksud Ratu Manika beberapa waktu lalu adalah istrinya Hadi"


"Secepatnya kau laksanakan tugas mu Brajamaya,,bawakan bayi itu untukku,,bukan kah kau sendiri tau jika aku sekarang tak bisa melakukannya,aku tidak sebebas dulu Brajamaya!!" Tolong mengerti lah!! Hanya kau yang bisa ku andalkan!!"


"Baiklah, mengingat imbalan yang menanti,,aku takkan menolak!!"


"Aku tau kau selalu bisa diandalkan Brajamaya!!"


"Seperti perjanjian kemarin dengan Ratu Manika,,kau harus membawa bayi itu padaku sebelum purnama ke empat,,karena kalau tidak semua akan sia-sia,,nyawaku taruhannya"


"Kau tak perlu cemas Nyai,,aku akan melakukannya sesuai waktunya,,kau tunggu saja kedatangan ku bersama bayi itu"


"Aku percayakan semuanya padamu Brajamaya!!"


"Aku pergi dulu nyai !!"


Nyai Sekar mengangguk,,lalu tersenyum penuh arti.


"Akhirnyaa..."gumamnya


🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡


N/B :


Buat Readers..Don't forget Like,,Comen,,en Share"y.


Like,,Comen en Share dari para Readers semangat buat Author berkarya.


                                With Love


                             DianadieNcess😘


    

__ADS_1


__ADS_2