DIA ADA DISANA

DIA ADA DISANA
PART 4 SEBUAH RAHASIA


__ADS_3

"Ajeng...Ajeeeeng..tolong ibu Ajeeng"


Lirih terdengar suara seorang perempuan meminta tolong..


Suaranya berasal dari sebuah kamar.


Bukan..bukan kamar tapi ruang rahasia..


"Ajeeeng..dimana kamu Ajeeng..kemarilaah nakk..tolong ibuuu Ajeeng,,hauusss...sakiiitt sekali Ajeeng..panaass..."


Suara itu terus menceracau,,lirih terdengar namun menyayat,,seolah sedang menderita sakit yang teramat sangat.


🍡🍡🍡


   


     Seorang wanita usia 40 tahunan dengan nampan ditangan berisi nasi dalam bakul nasi yang penuh,,bersama sepiring lauk pauknya,,dengan tergesa menuruni undakan yang menuju lorong dibagian bawah rumah,,cukup panjang juga lorong itu untuk mencapai sebuah pintu.


Lalu...


"Kriieettt..." suara derit pintu yang terbuka..


"Ajeng..kau kah itu nakk??"


"Iya bu,,ini Ajeng"


Dia meletakkan bakul nasi dan sepiring lauk pauk di depan sang ibu yang kondisinya sangat memprihatinkan.


Ajeng menangis tatkala melihat kondisi sang ibu yang semakin hari makin menggenaskan dengan tali ijuk mengelilingi tempat tidurnya


Suara isak tangis wanita itu terdengar lirih,,betapa tidak melihat ibu tercintanya kini terbaring lemah tak berdaya,,sudah seperti mayat hidup akibat menderita yang sangat,,hanya ada kulit yang membalut tulang.


"Ini bu..Ajeng bawain makanan buat ibu"


Dengan cepat perempuan tua yang tadi terbaring lemah itu duduk,lalu dengan lahap menyantap semua makanan itu,,hanya dalam hitungan menit saja dia telah melahap habis semua makanan yang tadi dibawa oleh sang anak.


Jika orang lain melihatnya mungkin takkan percaya dengan pemandangan aneh itu,,seseorang dengan badan yang kurus ringkih  tapi makanannya dengan porsi yang sangat besar.


Tubuh kurus tinggal tulang itu bisa melahap habis semua makanan hanya dalam waktu sepersekian detik saja.


Melihat pemandangan langka yang tak lazim itu,,Ajeng bergidik ngeri sekaligus sedih melihat kondisi sang ibu.


("Ibu..kenapa ibu jadi begini??" Andai ibu tidak melakukan perjanjian terlarang itu,,ibu takkan menderita seperti ini" batinnya)


Ajeng terlonjak kaget sampai sibuk pikirannya pada tingkah aneh ibunya itu terusik ketika suara sang ibu kembali memanggil dan memohon padanya...


"Ajeng..kemarilah nak..tolong ibu..bebaskan ibu dari beban ini nakk,,hanya kamu yang bisa menolong ibu"


"Maafkan Ajeng bu..Ajeng tidak bisa.."


"Tolong ibu Ajeng,,buka ikatan tali ijuk ini agar ibu bisa keluar,,apakah kamu tak ingin melihat ibu sehat lagi heh,,Ibu mohon Ajeng satu janin saja lagi,,semua akan selesai dan ibu meraih kesempurnaan dan bisa membalaskan dendam kesumat ibu pada wanita laknat itu"


"Maafkan Ajeng bu..Ajeng tidak bisa.."


Seraya keluar dari sana tanpa menghiraukan tangisan pilu sang ibu..lalu kembali mengunci pintunya.


"Maafkan Ajeng bu..itu takkan mungkin Ajeng lakukan,semua rahasia besar itu akan terkuak,kematian palsu ibu semua akan terbongkar,Ajeng gak mau ibu dihakimi warga,jika membiarkan ibu keluar"

__ADS_1


Dan satu hal yang Ajeng hindari,,kebiasaan ibu yang aneh dengan memakan janin bayi tak berdosa demi sebuah perjanjian dari ritual sekte hitam yang ibu anut gumam Ajeng dalam hati).


Rasa perih menyelimuti perasaan Ajeng kini,dia cemas memikirkan nasib sang ibu dan sampai kapan dia menyembunyikan kebenaran dari semua orang,jika ibunya lah yang selama ini memangsa janin-janin tak berdosa itu sebagai bagian dari ritual yang dijalaninya untuk menyempurnakan kecantikannya sebagai seorang wanita juga untuk membalaskan dendam pada sang suami dan madunya.


🍃Flashback On


Semua berawal dari kejadian masa lalu,bertahun-tahun silam.


Dimana ibunya Ajeng yang bernama Nyai Sekar ini di nikahi oleh Raden  Sastro Atmodjo seorang pembesar kala itu yang juga tuan tanah,yang memiliki kekayaan berlimpah dan takkan habis tujuh turunan.


Dari pernikahan itu mereka dikaruniai anak perempuan dialah Ajeng,awalnya kehidupan mereka berjalan bahagia sebagaimana mestinya ditambah bergelimang harta,pokoknya dari segi materi semua terpenuhi,mereka hidup serba ada,bahkan Nyai Ratih,,adik kandungnya yang merupakan ibunya mas Hadi juga kecipratan "enaknya". Secara keluarga suamiku tak sekaya keluarga Ajeng,ayah mertuaku hanyalah seorang kepala desa,,namun beliau orang yang taat agama dan hal itu menurun ke putra tunggalnya,mas Hadi yang sejak d usia mudanya menekuni ilmu agama.


Sampai petaka itu datang merusak semua tatanan kebahagiaan mereka.


Hadirnya orang ketiga di tengah hubungan pernikahan Nyai Sekar dan Raden Sastro merubah semuanya secara drastis.


Pertengkaran demi pertengkaran mewarnai kehidupan mereka yang semula harmonis,puncaknya saat Raden Sastro menyatakan hasratnya untuk memperistri gadis belia yang merupakan kembang desa Lingga yang baru mekar kala itu,,meski dulunya Nyai Sekar juga kembang di desa itu namun pesona Putri Ayu telah terlanjur memikat hati Raden Sastro,alasan lainnya karena ayah dari gadis itu terlilit hutang pada Raden Sastro,,sehingga dia rela menyerahkan anak gadisnya itu sebagai jaminan,tentu saja Raden Sastro yang telah terpikat kecantikannya menerima tawaran itu dengan tangan terbuka tanpa memikirkan perasaan Nyai Sekar sedikit pun.


Hal ini juga menjadi penanda lunasnya hutang ayah sang gadis.


🍡🍡🍡


 


 


    Bagaikan disambar petir,,saat Nyai Sekar pertama kali mendengar penuturan suaminya itu,,tentu saja dia tidak terima,,namun dia bisa apa ketika Raden Sastro telah berkehendak,,segala keinginannya adalah titah yang harus ditaati,,tidak bisa tidak.


Dan dia bisa melakukan apa saja pada orang yang menghalangi keinginannya,,tak terkecuali Nyai Sekar.


Demi memikirkan anaknya yang masih kecil,Nyai Sekar harus rela menelan pil pahit untuk menerima dirinya di madu. Dengan rasa sakit yang tak terkira.


Dengan setengah hati Nyai Sekar  menerima pernikahan kedua suaminya dengan kembang desa yang bernama Putri Ayu itu.


Masuknya Putri Ayu ke dalam kehidupan mereka menjadi asal muasal masalah yang dihadapi Nyai Sekar hingga sekarang,meski Raden Sastro telah membuatkan rumah tinggal tersendiri untuk Putri Ayu dengan tujuan agar Nyai Sekar tidak merasa semakin tersakiti jika melihat kebersamaan mereka namun hal itu tidaklah meredakan masalah.


Persaingan di antara kedua istri Raden Sastro itu malah membuat Nyai Sekar dendamnya menjadi-jadi pada keduanya.


Sehingga dia terjerumus dalam kesesatan,dengan masuk menjadi anggota sekte hitam dengan ritual-ritual di luar logika,salah satunya memakan janin bayi atau memakan jantung bayi yang baru lahir dengan kejayaan dan kecantikan sebagai tujuan akhirnya,,karena dia berhasrat ingin mengalahkan Putri Ayu madunya,,dengan harapan membuat Raden Sastro bertekuk lutut sehingga meninggalkan Putri Ayu dan kembali lagi padanya.


Ajeng kecil tentu saja tidak tau apa yang dilakukan ibunya kala itu,,dia belum mengerti apapun sehingga ibunya dengan mudah melakukan aksi ekstrimnya tanpa takut ketahuan dirinya.


Bagaimana tidak,tohh dia sudah bersekutu dengan jin,,jelas lah apa yang dilakukannya akan diluar nalar,,tanpa belas kasih.


Karena telah berada dalam pengaruh aura jahat,,jin itu telah bersemayam dalam tubuhnya,,sehingga dia sedikit pun tidak merasa jijik saat memakan janin atau jantung bayi yang baru lahir.


Setiap apa yang dilakukan pasti ada konsekuensinya,,begitu pun dengan apa yang di lakukan Nyai Sekar.


Dalam sekte hitam itu dia telah melakukan perjanjian jika dia tidak berhasil mendapatkan 17 janin maka nyawanya yang menjadi taruhannya.


Dia Akan menjadi mayat hidup jika semua itu belum sempurna,seperti yang terjadi padanya saat ini.


Padahal hanya tinggal satu janin saja lagi ritualnya sempurna,16 janin telah berhasil di perolehnya,,membuat warga desa panik setiap kali ada ibu hamil yang mengalami keguguran di usai kandungan 3 - 4 bulan atau bayinya baru lahir hilang begitu saja karena di culik,di ambil organ jantungnya lalu dimakan.


Semua tak ada yang curiga jika Nyai Sekar pelakunya,,sampai balita kecil itu tumbuh menjadi seorang wanita dewasa seperti sekarang,,rahasia besar itu masih belum terungkap.


Setelah kini Ajeng membuat ibunya terpasung dengan tali ijuk yang mengelilingi tempat tidurnya,Nyai Sekar tak bisa lagi mencari tumbal janin bayi yang menjadi syarat ritualnya.

__ADS_1


Padahal jika dia berhasil mendapatkan satu janin saja lagi tentu dia akan meraih kesempurnaan dengan kecantikan paripurna.


Ajeng masih bisa menyimpan rapat rahasia kelam sang ibu dengan membuat kebohongan tentang kematian ibunya dikarenakan sakit. Padahal meski ibunya memang sakit namun belum meninggal.


Sakit disebabkan sakit yang tak wajar,,akibat dari ajian sesaatnya.


Dan balas dendam itu sudah pasti akan terbalaskan pikirnya.


Tipu muslihat jin dengan segala bujuk rayunya sukses membuat Nyai Sekar terpedaya,,terlupa dan berjalan pada kesesatan yang nyata sehingga melupakan ketentuan dan apa yang telah menjadi takdir yang kuasa padanya.


Seiring waktu,,Ajeng pun telah mengetahui rahasia besar itu dan semua yang dilakukan ibunya sejak bertahun-tahun silam.


Dan Ajeng memilih untuk mengurung ibunya dalam sebuah kamar di ruang bawah tanah yang di desain khusus olehnya yang menjadi bagian dari rumah barunya kini.


Lorong itu terhubung ke rumah ibunya dulu yang telah di beli mas Hadi dimana gudang dibagian belakang rumah menjadi penandanya.


Sebuah lemari tua di pojokan yang ada di dalam gudang menjadi media penghubungnya dimana dinding di dalam lemari berfungsi sebagai pintu yang menghubungkan dua rumah.


 Di dalamnya terlihat beberapa anak tangga mengarah ke bawah yang menjadi penghubung dua rumah melalui lorong rahasia bawah tanah.


Lewat lorong itulah Ajeng berhasil memindahkan sang ibu ke rumahnya kini,,untung saja dipan kecil ibunya itu memiliki roda sehingga dia bisa dengan mudah memindahkannya sendiri.


Sehingga orang lain takkan tahu jika ibunya masih hidup,,sebab yang dikuburkan dulu hanyalah gedebong pisang.


Apa jadinya jika warga tau aksi bejat sang ibu,,mungkin mereka akan dihakimi massa,,atau dibakar hidup-hidup mengingat betapa kejam perbuatan sang ibu pada janin-janin tak berdosa itu.


Sehingga Ajeng memilih menyimpan rapat rahasia itu juga keberadaan sang ibu yang sebenarnya masih hidup hingga sekarang juga pada puteri tunggalnya,,namun tanpa sepengetahuan Ajeng,,puteri belianya yang bernama Andini yang berusia 20 tahun itu,,diam-diam mengawasi gerak-gerik sang mama saat memindahkan Eyangnya kesana,,meski sempat terperanjat saat melihat kondisi dan wajah sang Eyang yang sudah seperti mayat hidup,,juga pada rahasia sang mama yang telah melakukan kebohongan publik dengan memalsukan kematian Eyang.


("Mungkin suatu saat nanti akan ku tanyakan semua ini pada mamah" batinnya)


Andini anak semata wayang Ajeng saja terkejut melihat kondisi sang Eyang apalagi orang lain.


Andini hanya dengan melihat kondisinya saja sudah seperti ini apalagi jika tau apa yang telah dilakukan Eyangnya pada janin-janin itu.


Tanah dibelakang rumah ibunya dekat septiktank itu menjadi saksi aksi Nyai Sekar menguburkan tulang belulang janin juga beberapa bayi baru lahir yang telah di ambil jantungnya.


Juga toilet yang ada disana tempat Nyai Sekar melakukan aksi kejinya memakan janin-janin itu.


Dulu..Ajeng kecil sering melihat sisa darah di sudut bibir sang ibu,lalu menyesapnya sesaat setelah keluar dari toilet,,yang disapu dengan punggung tangannya,,lalu bersendawa dengan memperlihatkan kepuasan di wajah ibunya kala itu,seolah telah mendapat hidangan lezat saja.


Namun sayang waktu itu dia tak mengerti situasi yang terjadi.


Tidak seperti sekarang,,Ajeng yang telah dewasa tentu takkan membiarkan ibunya semakin jauh tersesat,,meski dia terlambat namun itu lebih baik daripada tidak.


🍃Flashback off


🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡


N/B :


Buat Readers..Don't forget Like,,Comen,,en Share"y.


Like,,Comen en Share dari para Readers semangat buat Author berkarya.


                                With Love


                             DianadieNcess😘

__ADS_1


__ADS_2