DIA ADA DISANA

DIA ADA DISANA
PART 30 SUKA CITA


__ADS_3

     Para rombongan terlihat cemas,,meski begitu mereka terus dan tak henti berdoa,,apalagi saat melihat raga Andini semakin berkeringat,,sesekali tersirat ketegangan di wajah Andini dari matanya yang terpejam.


Sepertinya rohnya belum kembali pada raganya,,karena posisi Andini masih sama seperti di awal tadi,,duduk bersila,,tak bergerak di depan pohon beringin tua itu sementara hari sudah beranjak sore.


Hutan yang semula terang karena cahaya matahari yang sinarnya menembus disela-sela pepohonan yang ada disana kini mulai sedikit samar karena sang surya mulai bergeser ke arah barat.


Kembali pada Andini dan Maya yang berusaha kembali ke dunia nyata,,begitu lama mereka berada di dalam lorong waktu,,lalu tiba-tiba ada gerakan yang mendorong mereka terlempar keluar,namun tidak disadari oleh rombongan kini.


Roh Andini terlempar ke sebelah timur sedangkan raga Maya terlempar ke arah barat saat pegangan Andini padanya terlepas akibat dorongan kuat tadi.


Roh Andini terus menyusuri keremangan hutan untuk mencari raganya,,namun Andini seorang yang mempunyai tekad kuat dia terus berjalan sampai dia menemukan raganya.


Andini tersenyum saat melihat raganya masih dikelilingi para rombongan yang terus melantunkan doa-doa dan dzikir,,memohon perlindungan dan keselamatan untuk dirinya dan Maya.


Seiring dengan lantunan azan yang di kumandangkan mas Hadi roh Andini kembali ke raganya.


Tubuh Andini bergetar hebat,,perlahan berhenti seraya membuka kedua matanya yang terpejam,,Andini telah berada di dunia nyata.


Rombongan seketika menghambur ke arahnya.


"Andini..Syukurlah kamu telah kembali dengan selamat" Seru mas Hadi,,Bayu dan yang lainnya.


Andini tersenyum..


Lalu..


"Dimana Maya Din?! Apakah kamu telah berhasil membawanya ke dunia nyata?!" Tanya mas Hadi.


"Iya mas,,Andini telah berhasil membawa mbak Maya kembali namun saat akan memasuki gerbang batas antara alam nyata dan alam gaib,,karena dorongan yang kuat kami terlempar ke arah yang berbeda.


"Begitukah Andini?!!"Lalu dimana Maya sekarang?!"


"Kita semua berpencar mas untuk mencari mbak Maya sebelum dan kita harus membawanya pulang sebelum senja tiba" kata Andini


"Iya Din"


Ayo semua kita berpencar,,agar Maya bisa segera ditemukan" kata mas Hadi bersemangat sekaligus cemas karena Maya belum juga ditemukan.


🍡🍡🍡


    


    Rombongan lalu bergerak sesuai dengan arahan pak Johan selaku leader team.


 


Pak Johan bersama beberapa orang lain menuju ke arah selatan, Bayu dan teman-temannya ke arah utara sementara Andini dan mas Hadi ke arah barat.


Dan bertemu lagi nanti tepat di depan pohon beringin tua tadi.


Kembali pada aksi rombongan..


Pak Johan terus berkeliling namun tak ada menunjukan tanda-tanda diri ku ada disekitar situ.


Begitu pun Bayu dan teman-temannya,,setelah mengobrak abrik semak belukar,,menebas ranting dan beberapa akar gantung yang menjuntai yang menghalangi pandangan mereka ke sekitar namun tak terlihat juga keberadan ku disitu.


Andini dan mas Hadi tak kalah keukehnya dalam pencarian kali ini,,karena mereka merasa besar kemungkinan Maya ditemukan.


Mereka terus mencari,,dan akhirnya pencarian mas Hadi dan Andini membuahkan hasil,,Maya ditemukan oleh Andini terbaring lemah tak jauh  dari rumpun bambu.


"Mas coba lihat yang disana itu?!!" Itu sepertinya mbak Maya" Tunjuk Andini ke arah rumpun bambu.


"Benar Din itu mbak mu" tanpa menunggu lagi mas Hadi segera berlari ke arahnya,diikuti Andini yang juga berlari menuju tempat ku yang terbaring lemah tak berdaya.


"Ini benar kamu kan sayang?!!" Mas tidak sedang bermimpi kan?! Katanya mengajak ku bicara namun aku tidak merespon,hanya diam,seperti orang linglung.


"Mas gak sedang bermimpi koq,ini benar mbak Maya,hanya saja dia mengalami shock,seiring waktu akan pulih koq,nanti setelah kembali kerumah diadakan selametan mas,,biar mbak Maya bisa kembali seperti dulu"


"Iya Din,,mas pasti akan mengadakan acara syukuran nanti,,makasih banyak Din atas bantuannya,,berkat kamu mas bisa bertemu lagi dengan mbak mu"

__ADS_1


"Berterimaksih lah sama sama yang kuasa mas,,karena hidup dan mati kita ada ditanganNya,,"Andini hanya melakukan kewajiban sebagai sesama yang harus saling bantu jika ada yang kesusahan"


"Ternyata kamu sudah sedewasa ini sekarang,sholehah,,bijaksana pula,,beruntung sekali seseorang yang jadi jodoh mu kelak"


"Mas Hadi ini terlalu memuji nanti susah berjalan Andini jadinya karena merasa seperti punya sayap padahal kenyataannya gak punya,,hehhe"


"Hahha bisa saja bercandanya kamu Din"


"Ayo mas kita bawa mbak Maya pulang sebelum gelap,,sebentar lagi sudah mau magrib"


"Iya Din...Ayo"


Mas Hadi dan Andini memapah ku,,agar aku bisa berjalan dengan baik melihat kondisi ku yang lemah.


Saat tiba di depan pohon beringin tua,,titik pertemuan kami dimana tengah menunggu para rombongan.


Semua berseru saat melihat Andini dan mas Hadi berhasil menemukan dan membawa ku pulang bersama mereka.


"Alhmdulilaah...Akhirnya istri nak Hadi ditemukan" Seru pak Johan senang


Yang disambut dengan wajah-wajah bahagia rekan lainnya.


Kami dan para rombongan pun beranjak dari sana menuju rumah mas Hadi.


Selama di perjalanan menuju pulang Bayu menjajari langkah ku yang sedikit tertatih karena harus. memapah mbak Maya yang sedikit kesulitan berjalan disebabkan kondisinya yang lemah.


"Din..makasih yo berkat kamu mbak Maya bisa ditemukan,,hari ini aku baru tahu jika kamu punya kelebihan"


"Sama-sama,Allah lah yang berkehendak mas,,Andini hanya perantaranya saja,,semua atas izinNya"


Mendengar jawaban Andini,,Bayu semakin mengagumi cewek cantik itu.


("Benar-benar perempuan luar biasa kamu Andini,,aku akan berjuang untuk mendapatkan kamu" batin Bayu)


"Sini Din biar mas saja yang memapah mbak Mayanya,,


Bolehkan mas kata Bayu pada mas Hadi.


"Gak papa mas Hadi,,Andini gak lelah koq"


"Sudah sini biar mas gantikan kamu" kata Bayu.


Andini lalu memberikan mbak Maya pada bayu untuk memapahnya.


Setelah cukup lama berjalan,,akhirnya kami keluar juga dari hutan dibelakang rumah ku.


Masih bisa terdengar jelas oleh kami semua,,suara lantunan ayat-ayat suci Al-Quran,,juga bermacam Dzikir dan doa dari pengajian yang dilakukan ibu-ibu tetangga yang mendoakan ku.


Dengan langkah pelan dan tertatih aku tiba di depan rumahku bersama para rombongan.


Mbok Jum yang melihat kedatangan ku berseru kencang kegirangan sehingga mengagetkan ibu-ibu yang lain untuk bertepatan dengan itu pengajian selesai.


"Alhamdulilaaahhh...Neng Maya ditemukan..!! Neng Maya telah kembali!!! Serunya seraya berjalan tergesa ke arah ku.


Sontak semua ibu-ibu menoleh ke arah ku yang kini berdiri di depan pintu dengan di apit oleh mas Hadi dan Bayu.


Mereka membawaku masuk,,lalu membantu ku duduk bersandar di ruang tengah dimana acara pengajian berlangsung.


Ibu-ibu tetanggaku benar-benar peduli padaku.


Mereka terlihat antusias dan tak henti mengucap syukur melihat aku telah kembali dengan selamat.


Mereka merubungi ku,,duduk didekat ku,ada yang memijat kaki ku,,pundak ku juga ada yang hanya sekedar memegang tangan ku sebagai tanda kepedulian mereka yang besar,,iya tetangga ku sangat baik,,aku bersyukur bisa mengenal mereka dan jadi bagian di lingkungan ini.


Namun aku masih tidak merespon,,pandangan ku masih kosong dan seperti orang linglung.


"Kenapa neng Maya jadi begini Di?!!" Tanya mbok Jum pelan.


"Ceritanya panjang mbok,,semua berkat Andini sehingga Maya bisa ditemukan"

__ADS_1


"Benarkah Di?!!"


"Iya mbok,,kalau saja tak ada Andini yang memiliki kemampuan itu mungkin Maya dan bayi kami takkan selamat mbok"


"Ya Allah kasihan neng Maya,,ternyata selama ini dia hilang karena disembunyikan demit,,dan mbok baru tahu jika Andini punya kelebihan"


Tak kama kemudian,,para ibu-ibu dan bapak-bapak tetanggaku pamit pulang,,dan mas Hadi tak lupa mengundang mereka di acara syukuran besok siang.


Sepulangnya para tetangga,,si mbok lalu menyuruh mas Hadi untuk membawa ku kekamar,setelah si mbok mencuci wajah ku dengan air doa,lalu sedikit meminumkannya padaku.


Perlahan pengaruh sihir itu pun mulai hilang,,aku bisa mengenali semuanya dengan jelas tidak seperti di awal tadi yang seperti orang linglung.


Mas Hadi,,mbok Jum dan Andini bergantian memeluk ku,,sedang Bayu hanya bisa tersenyum bahagia melihat pemandangan mengharukan itu.


Tangis haru dan bahagia pun menyelimuti rumah ini.


Mas Hadi menyuruh ku untuk bermalam disini berhubung mamah Ajeng belum kembali dari luar kota,,mungkin subuh nanti baru tiba kata beliau tadi ditelpon.


Andini mengiyakan saja tawaran mas Hadi dan mbak Maya untuk bermalam.


"Kamu nginap disini saja Din,,gak usah balik kerumah tohh mamah mu belum balik juga kan?!" Kata mas Hadi.


"Iya Din,,nginap disini saja" kata mbak Maya seraya tersenyum padaku.


"Apa gak ngerepotin mbak,mas?!" Tanya Andini


"Ya nggak lah Din,malahan kami senang kamu disini,,ya kan sayang?!!"


"Iya mas" jawab mbak Maya masih lemah.


"Kamu kan bisa tidur sama mbok Jum" kata mas Hadi.


"Iyo Din,kapan lagi coba iso turu sama si mbok?!" Celetuk mbok Jum


"Benar banget,kapan lagi bisa tidur bareng camer" Bayu bergumam namun terdengar si mbok.


"Apa kamu bilang tadi Yu,Camar?!!" Tanya mbok Jum yang sedikit kurang jelas.


"Iyo bu"e burung Camar" kata Bayu mencoba mengalihkan maksudnya.


"Opo coba kamu iku le..moso iyo burung camar dibawa-bawa,,gak ada hubungannya le.." celetuk mbok Jum.


"Ya sudah bu"e lupakan saja si camar,,mending sekarang kita siap-siap sholat magrib,sebentar lagi azan.


"Andini mau pamit sebentar mengambil pakaian ganti" kata Andini.


"Gak usah Din,,udah mau magrib pakai punya mbak saja,,kalau pakaian dalam,,mbak ada beberapa yang masih baru,,kamu bisa memakainya."


"Tuh kan Andini merepotkan saja"


"Ya nggak lah Din,,kami senang ada kamu disini,rumah jadi tambah rame,ya kan mbok?! Tanya Maya


"Benar sekali neng,,setelah beberapa hari rumah sepi karena kepergian neng Maya" kata mbok Jum.


Setelah semua membersihkan diri dan berganti pakaian,,suara azan terdengar jelas ditelinga,,menandakan masuk waktu magrib.


Kami lalu sholat magrib berjamaah dengan mas Hadi menjadi imamnya.


🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡🍡


N/B :


Buat Readers..Don't forget Like,,Comen,,en Share"y.


Like,,Comen en Share dari para Readers semangat buat Author berkarya.


                                With Love


                             DianadieNcess😘

__ADS_1


 


__ADS_2