
Tak butuh waktu lama untuk Amel dan Bayu sampai kekantor polisi. Mereka berdua gegas menemui petugas yang berjaga. Stelah berbincang-bincang Bayu dan Amel diantar keruangan petugas yang sedang menangani kasus mereka.
Mereka berdua diprsilahkan masuk dan duduk sembari menunggu petugas tersebut memperlihatkan bukti baru.
" Naah ketemu. " Petugas yang menangani kasus Bayu membuka laptop dan memutar rekaman cctv jalanan seputar kompleks rumah bayu.
" Ini kompleks rumah saya pak? " tanya bayu
" Betul, jadi begini sodara Bayu stelah kami mengecek rekaman cctv jalanan kompleks perumahan sodara ternyata ada seseorang yang gerak geriknya mencurigakan disekitar rumah anda. Silahkan anda lihat dengan jelas. Barang kali anda mengenali siapa perempuan tersebut. " polisi kemudian membrikan waktu untuk bayu melihat dan mengamati dengan jelas siapa bebrapa kali terlihat mengawasi rumahnya.
Disitu terlihat sebuah mobil bernti tepat didepan gerbang rumah Bayu dan trlihat seorang wanita yang mengenakan masker juga kacamata. Divdio lain trlihat seorang laki-laki yang tengah mengawasi rumahnya dari sebrang jalan sambil terus menlfon seseorang.
" Laki-laki ini! " tunjuk bayu pada laki-laki yang mengamati rumahnya dalam dua hari, bayu sesaat teringat jika dia adalah laki-laki yang sama yang memasuki rumahnya.
" Iyaa dia yang sekarang sudah berhasil anda ringkus. " Jleas petugas itu.
Amel menatap suaminya begitupun bayu. Mereka semakin penasaran dengan siapa dalang dibalik kasus ini.
" coba kita putar vidio lain mas. " pinta amel yang langsung ditiruti oleh suaminya.
Didalam vidio tersebut nampak lagi mobil yang sama dengan penumpang yang sama berhenti lumayan lama didepan rumah Bayu. Awalnya Bayu dan Amel frustasi karna sama sekali tak mengenali siapa perempuan tersebut. Namun diahir vidio trlihat wanita tersebut membuka masker dan kacamatanya. Disitu Bayu dapat mengetahui dengan jelas siapa perempuan yang beberapa hari mengawasi rumahnya.
" Jeje. " Gumam Bayu lirih, namun amel masih bisa mendengarnya dengan jelas. Wajah Amel seketika murung. Tanpa melihat bayu dapat merasakan kecemburuan dari istrinya. Terdengar Amel menghela nafas kasar.
Greeep
Bayu menggenggam tangan Amel, amel melihat kearah suaminya, bayu mencium tangan istrinya. Tak menghiraukan mereka berada dimana dan ada siapa.
Petugas kepolisian hanya menggelngkan kepalanya melihaat kebucinan mereka.
Merasa diprhatikan Amel melepas genggaman tangan suaminya.
*****
__ADS_1
Pagi-pagi beberapa orang dibuat heboh dengan penemuan mayat seorang perempuan dengan keadaan tanpa busana dan dipenuhi luka lebam disekujur tubuhnya. Tubuhnya membiru dan disalah satu kakinya terdpat bekas gigitan ular. Wajahnya sudah dikrubuti lalat dan semut. Sungguh sangat mengenaskan ahir hidup dari wanita cantik itu.
" Mayaaaat ada mayaaat toloong ada mayaat! " teriak karto sbil berlari. Karto adalah salah satu petani pemilik ladang didaerah tersebut. Kebtulan gubuk yang digunakan untuk mengeksekusi oca adalah gubuk milik karto.
" ada apa kar, mana mayatnya? " ujar murot yang tadi berjalan dibelang karto.
" Itu rot digubuk saya. Perempuan rot. Dia dia dia.. " karto tergagap saat akan mengatakan keadaan oca yang mengenaskan.
" Ayo kita panggil waraga yang lain kar, trus kita panggil polisi. " Morot membrikan usul sembari menenangkan karto.
" Iya rot buruan rot, saya takut root. Kalau gak segera dibawa dan dikubur nanti hantunya gentayangan diladang saya rot. " Karta panik dan terlihat sangat ketakutan hingga tubuhnya gemetar dan mengeluarkan keringat dingin.
Mereka berdua lantas lari tunggang langgang memanggil warga lain, salah satu dari warga ada yang melapor kekantor polisi.
Dengan cepat berita tersebut menyebar diseluruh kampung.
Beberapa saat kemudian petugas polisi datang ketempat kejadian. Disitu sudah ramai dengan ratusan orang yang ingin menyaksikan mayat tersebut. Namun tak ada salah satu orangpun yang mengenali oca karna memang oca bukan warga dikampung itu.
******
Kabar penemuan mayat itu sektika sudah menyebar dan masuk koran bahkan televisi. Bastian yang sedang antri mengambil jatah sarapan pun tak luput mendengar berita tersebut.
" Waaah sayang sekali yaa, padahal keliatannya cantik dan sexy. Tapi meninggalnya ko tragis bener. " celetuk salah satu napi yang matanya fokus memprhatikan berita ditelevisi yang ada dilapas.
" Azab kali, jadi meninggalnya disantap rame-rame sama laki hidung belang-belang. " celetuk napi lainya.
Sontak semua napi yang ada disitu tertawa dengan apa yang diucapkan salah satu napi tersebut. Beberapa orang ada yang merasa iba, namun lebih banyak yang cuek seperti Bastian. Saat pembawa berita menyebutkan ciri-ciri dari mayat tersebut Bastian merasa familiar dengan apa yang didengar, awalnya bastian merasa mungkin itu hanya kebetulan. Namun saat wajah oca diperlihatkan bastian syok dan menjatuhkan piring yang ia pegang.
Praaaaang
" Ocaaaaaaaaaaaaa!!! " teriak bastian histeris yang membuat semua orang menatap heran kearah bastian.
" Eeh broo, loe kenal sama tuh mayat? " tanya napi yang ada disebelahnya.
__ADS_1
Bastian tak memprdulikan pertanyaan itu dan lari keluar dari area ruang makan para napi.
*******
Badan Randi menggigil dan suhu badanya sangat tinggo, Randi demam tinggi dan dia selalu mengigau memanggil nama Amel. Rupanya sedalam itu perasaan Randi pada Amel.
Petugas yang berjaga terpaksa membawa Randi kerumah sakit yang memang sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian.
Fatimah syok saat mendengar kabar dilarikanaya randi kerumah sakit, bahkan fatimah sampai meninggalkan sarapannya dan langsung pergi menuju kerumah sakit.
Saat sudah sampai dirumah sakit, fatimah diantar oleh suster keruang rawat randi yang dijaga ketat oleh dua petugas kepolisian.
" Selamat pagi ibu, dengan siapa dan ada hubungan apa dengan pasien? " Salah satu petugas itu bertanya pada fatimah dan bambang yang hendak masuk keruang rawat randi.
" Kami orangtua pasien, kami ingin membesuk putra kami. " ucap Bambang, fatimah hanya diam membisu. Dia sudah tak mampu berkata-kata lagi. Dia sudah sangat hawatir dengan kondisi putranya.
" Baik, silahakan masuk tapi waktu kami batasi. Mohon maaf kami hanya menjalankan prosedur yang ada karna pasien didalam merupakan tahanan kami. " jelas petugas itu lagi pada bambang dan fatimah.
" Tidak apa-apa pak, kami faham. Trimakasih sudah mengizinkan kami membesuk putra kami. " kini bambang dan fatimah diizinkan masuk.
Sementara dua petugas itu kembali berjaga didepan pintu ruang perawatan randi.
" Hiks hiks, kenapa bisa sampai seperti ini nak? " fatimah terisak dan memeluk tubuh putranya yang tetbaring dengan selang infus ditanganya.
" Sabar mah, kita harus tegar. Jangan tunjukan sisi lemah kita didepan randi. Biar randi kuat mah, biar randi semangat. " Bambang terus meyakinkan istrinya agar bisa menjaga emosinya.
" Ameeel, A-meel. " Gumam randi namun matanya terus terpejam.
" Astaga paah. " Fatimah membekap mulutnya dan semkin terisak mendengar Randi menyebut nama wanita yang kini sudah menjadi istri dari kakanya.
Tak jauh berbeda dengan bambang yang juga kaget dengan keadaan yang membuat putranya terguncang.
" Rupanya kamu belum bisa mengihlaskan Amel nak. " Gumam Bambang lirih
__ADS_1