
" Izinkan aku pulang ran, tidakkah kamu memiliki belas kasihan terhadaku. Aku sedang mengandung ran, tolong izinkan aku pulang. Mas bayu pasti sangat mencemaskanku. " ucap amel penuh permohonan. Namun rupaya itu tak membuat randi luluh.
" Jangan mengada ada amel, aku tau kamu hanya memanasiku saja. Kamu pikir aku akan luluh dengan kebohonganmu itu? " Tanya randi dengah tatapan nyalang.
Sementara diluar sana bayu baru saja sampai dirumahnya, stelah bbrapa lama menunggu ahirnya bayu memutuskan untuk pulang dan melihat sendri siapa yang menculik istrinya.
Tak butuh waktu lama untuk bayu sampai dirumahny. Stelah sampai bayu langsung menuju ruang rahasianya, awalnya bayu terkejut saat melihat fatimah dan bambang berada dalam ruang rahasianya. Namum bayu cepat menyadari jika memang dia pernah membritahu bambang perihal ruang rahasia tersebut.
" Bayu, hiks maafkan mama naak! " saat putra sulungnya datang fatimah langsung berhambur kepelukan putranya.
__ADS_1
" Heei, kenapa mama nangis? Emangya mama salah apa? " Tanya bayu sembari berjalan membawa ibunya untuk duduk disofa.
" A-amel hiks, amel itu randi amel pergi randi itu bayu randi amel pergi. " Ucap fatimah sembari trisak dan semakin mempererat pelukanya.
" Maaa, mama ngmong apa si? Randi amel pergi maksudnya apa? " ucap bayu dengan penuh kelembutan, karna dia tau ibunya sangatlah rapuh.
Apalagi amel tengah mengandung cucunya.
Awalnya bayu tak merasa ada yang janggal dengan vido tersebut, bahkan dia merasa lucu dengan tingkah istrinya yang trlihat mondar mandir dengan sesekali mengusap perutnya. Namun mata bayu membelalak sempurna kala melihat sosok orang yang tengah menjadi buronan polisi.
__ADS_1
" Brengsek, rupanya dia sedang mencoba bermain main dengaku. Awas kamu randi, jika aku menemukanmu dengan tanganku sendri aku akan menyeret kamu masuk lagi kedalam penjara dan kamu akan mendapatkan hukuman yang stimpal. " Ucap bayu dengan gigi bergeratuk namun tanpa bayu sadar fatimah makin terisak.
" Hiks hiks, randiii! Kenapa kamu berjalan dijalan yang salah nak, kamu memprsulit dirimu sendri naak. Ya Tuhan, kenapa anak-anakku jadi begni! " fatimah meraung dalam dekapan suaminya.
Bayu menghela nafas kala menyadari jika ucapanya sudah menyakiti hati ibunya. Namun bagi bayu siapapun yang berani mengusik istrinya takan pernah mendapatkan ampun darinya. Meskipun itu adik kandungnya sendri.
" Maafkan aku mah, detik ini juga aku harus mencari randi! " Gumam bayu dan bangkit dari kursinya hendak keluar dari ruangan itu jika saja bambang tak mencegahnya.
" Mau kemana kamu mencari amel? Berfikirlah dengan jrnih bayu, disaat sprti ini jangan mengedepankan emosi tapi otak! Kita lacak siapa pemilik kendaraan yang randi bawa, direkaman itu trlihat jelas berapa plat mobil yang randi bawa. Dari situ kita bisa mendapatkan titik temu dimana kita harus mulai mencari amel. " Ujar bambang yang sudah sangat faham dengan kasus sperti ini. Pengalamn hidup yang membuatnya faham bagaimana dan seperti apa caranya menghadapi masalah sperti sekarang ini.
__ADS_1
Bayu mengacak rambutnya dengan frustasi
" Aku hawatir sama amel dan bayi-bayi yang dia kandung pah, papah tau sendri jika amel sangat lemah. Brengsek randi! Seujung kuku kamu menyentuh amel, maka aku akan memotong tangan yang sudah menyentuhnya.