
" Ameeel! Kamu dimana sayang, sabae sayang jangan takut mas sudah ada disni! " triak bayu dari luar dan menerobos masuk begitu saja melewati randi yang berusaha menghalanginya.
Dug braaak
"Brengseek! " teriak bayu yang terkejut saar randi mengayunkan kakinya kepunggung bayu hingga memnuat bayu tersungkur.
Bag bug bag bug
Terjadi perkehalhian antara kakak beradik itu merak sama-sama tersulut emosi. Terlebih bayu yang sudah sangat hawatir dengan keadaan istrinya.
" Sialan kamu randi, apa kamu sudah bosan hidup hingga kamu menculik istriku! " triak bayu sembari melayangkan pukulanya kewajah randi.
Ssseeetttt
" Cih, kamu yang mencurinya dariku brengsek! " sentak randi sembari mengusap sudut bibirnya yang terluka dan mengekuarkan darah.
__ADS_1
" Kamu meninggalkanya! " bayu bersiap memukul randi lagi jika saja bambang tak menghalau pukulan bayu.
" Sudah -sudah apa seprti ini cara kalian menyelesaikan masalah! Randii, kenapa kamu kabur dari penjara dan menculik Amel? Sadar randi sadaaar! Dia kaka iparmu dan tengah mengandung keponakanmu. Tidakkah kamu bisa berdamai dengan hatimu nak! " kali ini suara bambang trdengar melemah.
Randi hampir luluh jika saja dia tidak melihat Amel yang entaah bagaimana caranya bisa keluar dari kamar itu. Sementara polisi yang dibWa bayu masih belum bertindak karna merasa mereka perlu menyelesaikan masalah antara kaka beradik itu dulu.
"Maaas! " teriak amel sembari berjalan menghampiri bayu, namun posisi randi yang lebih dekat dengan amel malah menjangkaunya terlebih dahulu. Randi memanfaatkan keadaan untuk menyandra Amel.
" Diam ditempat atau aku akan lompat bersama Amel! " posisi mereka memang dekat denngan pintu penghubung antara ruangan santai dan balkon.
" Jangan lakukan appun atau kami terpaksa melesatkan peluru ini! " gertak polisi yang ada disitu sembari bersiap menarik pelatuk dari senjatanya.
" Hiks randi lepaskan aku. Aku sudah sangat letih randi. Aku janji aku bakal meminta pihak kepolisian agar tidak menambah masa hukuman kamu asal kamu mau melepaskanku. " amel memohon sembari mencari celah agar bisa lolos dari dekapan randi.
" Tidak sayang, pergilah denganku maka aku takan menyakiti kamu lagi. Kita akan hidup bahagia disana. Aku janji akan menerima anak-anak kamu dan menganggapnya sprti anak kandungku sendri. " Ujar randi sembari mengusap lembut perut amel dengan salah satu tanganya. Sementara tanganya yang lain masih brusha menahan Amel.
__ADS_1
Amel merasa semakin takut dan risi dengan sentuhan randi. Bahkan degup jantung Amel terdengar begitu jelas ditelinga randi. Tubuh amel bergetar karna ketakutanya.
Melihat istrinya seiintim itu dengan randi hati bayu semakin memanas. Paslnya wajah randi begitu dekat dengan wajah amel. Bahkan amel mungkin merasakan hangatnya hembusan nafas randi. Melihat salah satu tangan randi yang mengusap perut amel berkali-kali membuat bayu semakin meradang.
" Sialan! Lepasin istriku, jangan sentuh dia atau aku patahkan tangan kamu randi! " teriakan bayu begitu terdengar mengerikan. Dadanya trlihat naik turun, hatinya begitu bergemuruh menyaksikan istrinya disentuh oleh laki-laki lain. Namun bayu tak bisa berbuat apa-apa karna takut randi menyakiti Amel.
" Hiks maas tolong aku mas! " rintih amel membuat bayu merasa triris. Disaat istrinya dalam bahaya bayu tak bisa melakukan appun.
" Naaak, lepaskan dia jangan memprberat hukuman kamu nak! " bambang masih berusha menyadarkan randi namun sama sekali tak didengar oleh randi.
Dooor dooor
Aaaaakkkh
Amel menjerit saat mendengar suara tembakan yang terdengar begitu nyaring. Bahkan amel memejamkan matanya saat polisi dengan trpaksa melumpuhkan randi dengan menempak salah satu kakinya.
__ADS_1