
" Bayu jangan pergi nak ini sudah malam! " ujar fatimah menghentikan putranya yang memaksa diri untuk pergi. Namun bayu sama sekali tak mngindahkan nasehat ibunya.
" Maaf mah, amel butuh aku. Seseorang tengah melacak keberadaan mobil yang randi bawa dan sekarang sudah ada titik terang. " ucap bayu sambil pergi dari ruangan rahasianya. Sementara fatimah merasa sangat gelisah. Dia begitu tkut, entah mengapa hatinya berkata jika ada yang akan terjadi diantara kedua putranya.
" Bayuu kamu mau kemana nak! " bambang yang tak sengaja berpapasan dengam bayu langsung menahanya lantaran hari memang sudah sangat larut, apa lagi bayu dalam keadaan kalut dan marah. Bambang tak mau terjadi sesuatu sama putranya.
" Paaah aku harus nolongin amel pah! Dia mengandung dua anakku, aku tak bisa membiarkan mereka diluaran sana dalam keadaan bahaya pah. Aku tidak bisa percaya dengan randi! " karna tak mau trjadi sesuatu dengan bayu ahirnya bambang memutuskan untuk ikut serta menndampingi putranya.
Bayu terlihat menghubungi seseorang sbelum mengemudikan mobilnya. Stelah mendapatkan titik lokasi dimana keberadaan mobil yang membawa amel bayu memutuskan untuk langsung ketempat tersebut karna ada kemungkinan membawa amel ketempat itu juga.
Namun sbelum bayu pergi dia juga menghubungi pihak kepolisian untuk membantunya. Semetara bambang menghubungi pihak apartmen agar bisa bekerjasama dalam penyrgapan randi.
Mereka memutuskan untuk melakukan penyamaran agar tak ada keributan digedung tersebut. Stelah melakukan perjalanan kuraang lbih 30 menit ahirnya mereka sudah sampai digedung tersebut dan benar saja mobil yang sama terparkir diantara deretan mobil yang ada ditempat parkir gedung tersebut.
__ADS_1
" Ingat tugas kita masing-masing jangan ada yang terlihat mencurigakan, kita bersikap normal saja." ucap komandan yang memang sudah membrikan komando pada smua tim yang bekerja sama dalam misi penyelamatan amel. Rupanya sewaktu dalam perjalanan bambang sibuk menelfon seseorang untuk memantangkan misinya karna sudah tak ada waktu lagi untuk bertemu dan brdiskusi.
Didalam kamar aprtmen amel kini makin trisak lantaran randi sama sekali tak meengizinkan amel untuk menelfon bayu. Amel trus merengek agar dia bisa berbicara dengan bayu sbelum randi membWanya keluar negri.
Sebelum itu amel sudah berdiskusi dengan randi dan kputusan ahir adalah amel akan mengikuti randi keluar negri karna amel tak mau membahayakan nyawa kedua orangtuanya.
Randi sudah mencritakan pada amel jika dia yang sudah mensabotase Aswatama dijalan hingga membuat Aswatama dilarikan kerumahsakit.
" Kamu benar-benar manusia yang kejam randi! Apa ini yang kamu sebut cinta? Cinta itu takan mungkin membuat orang yang dicintai trluka dan menangis! Ini obsesi randi, obsesi! " triak amel yang merasa geram terhadap sikap randi.
" Hahaaaa, ameel ameel! Kamu sadar siapa yang membuatku gila? Kamu amel kamuuuu! " tegas randi dengan tatapan matanya yang tajam hingga membuat amel semakin ketakutan.
Namun ditengah drama itu terdengar suara bel dipencet dari luar. Sesaat randi terdiam dan mendekat kearah pintu. Melihat dari lobang kecil yang ada dipintu untuk memastian siapa yang datang.
__ADS_1
Tanpa curiga randi langsung membuka pintu, dia memang baru saja memesan makanan dengan mengenakan ponsel jesica yang ia pinjam pesanan atas nama jesica agar tak membuat orang lain tau keberadaan randi.
Ckleeek
Randi mundur beberapa langkah saat melihat wajah bayu ada diantara kurir makanan trsebut.
" Brengsek, dari mana kamu tau tempat ini! " ucap randi bersiap menutup pintu namun beberapa orang muncul dibelakang bayu dan membuat randi semakin marah.
" Ciih, kalian menjebakku! " ucap randi dengan wajah yang trlihat sangat marah. Apa lagi saat menatap bayu, tatapan kebencian sangat trlihat dari sorot matanya.
" Dimana kamu sembunyikan istriku! " sentak bayu sembari mencengkram kerah baju yang randi kenakan.
" Sabar nak, jangan gegabah. Kamu bisa menyakiti dia! " ucap bambang yang hawatir bayu lepas kendali.
__ADS_1
" Cih, aku tak butuh pembelaanmu! " mendengar keributan itu amel triak dari dalam kamar.
" Maaas bayu, papa tolooong! " triak amel yang memang berada dalam kamar yang trkonci dari luar.