Dokter Humaira

Dokter Humaira
episode 13


__ADS_3

Melisa di buat bingung dengan keadaan


maira yang tidak baik-baik saja,


" Mai !! Lo kenapa,? Melisa bertanya kepada sahabatnya.


" Mel !! kita makan di rumah aja ya..."


oke...oke .. kita makan di rumah tapi kamu


baik-baik ajakan ...? tanya Melisa khawatir.


Maira hanya mengaku " gue tunggu d mobil


aja mana kuncinya, Melisa pun memberi apa


yang diminta.


Maira pun bergegas menuju tempat parkir


mobil Melisa.


Sedangkan Melisa menunggu makan mereka,


sebelumnya dia sudah berbicara ke kasir lalu


makana mereka di bungkus, tidak jadi makan


di sini..maira pun merasa aneh dengan


tingkah maira," kenapa tadi gue nunjuk polisi


pasiennya maira dulu lansung dia minta


pulang ya...?fiks ini pasti ada apa-apanya"


maira bermonolog dalam hati. dia pun


sengaja menghampiri meja Gio dan Septi,


" hallo pak Gio" Sambil senyum khas Melisa


menyapa Gio,


" kaki pak Gio udah sembuh?, Gio bingung


sedikit lupa dengan wajah Melisa sebab


cuman sekali dia Melisa fisit bersama maira,


" haah... rupanya ingatan pak Gio lemah, kalau


sedang makan bersama pasangan" Melisa


berucap sambil terkekeh.


"maaf saya sedikit lupa " kata gio.


Seketika Melisa menjulurkan tangannya ke


arah gio, gio pun menyambut tangan Melisa;


" pak Gio pasti ingat,saya Melisa partner


dokter Humaira yang menangani kaki pak Gio."


Mendengar nama maira Gio menegang, bola


matanya menyapu sekeliling restoran,dia


takut maira ada di sana dan terjadi sala


faham.."


Sedari tadi Septi hanya mendengar obrolan


Melisa, dia pun tiba-tiba menjulurkan tangan


ke Melisa ;" kita belum kenalan saya Septi


teman dekatnya mas Gio", seketika mata gio


membola, "apa-apaan sih Septi, gio hanya


mengurut dalam hati,


" okelah saya permisi pak Gio sahabat saya


sudah nunggu d mobil, maaf sudah


menunggu dinner pak Gio, sambil


menyungging senyum maira pun berlalu dari


mereka.

__ADS_1


" Lo kok lama banget,Lo masih tidur ya di


dalam"maira sambil memanyunkan bibirnya.


"Kenapa Lo pakai kacamata gitu...? sungguh


aneh lo, gue butuh penjelasan Lo ya."


" Melisa jangan banyak bacot Lo masuk mobil


kita pulang"


mereka pun keluar menuju rumahnya Melisa.


Melisa tau sahabatnya ni pasti lagi-lagi


masalah hati.


seketika maira berbicara; " Mel gue kayanya


mau pulang kampung...gue udah rindu


pelukan keluarga gue.,"


" kita bicara sampai di rumah,Melisa pun


menjalankan mobil dengan kecepatan


sedang..


sedangkan di restoran gio sudah gelisa ingin


kostnya maira, dia tau pasti maira suda


melihat dirinya dan Septi.


" bole makanya agak cepat , saya ada kerjaan,


kalau kamu masih lama saya tinggal Kamu


bisa pulang sendiri...


"oke mas, Septi pun capat menghabiskan


makanannya,setelah itu gio mengantar Septi


ke tempat kostnya. sebelum meninggalkan


Septi Gio berbalik dan berkata;


menyusahkan orang lain,! saya tidak sedekat


itu dengan kamu.. saya tau kamu orang baik,


jadi tolong jangan berusaha untuk mengacau


hubungan saya. saya tau niat kamu Septi.


Gio pun menjalankan mobilnya menuju


tempat kost maira...!


Lepas Gio pergi,Septi mengepal tangannya


mukanya merah padam" mendengar


perkataan-perkataan Gio, saya tidak akan


membiarkan kamu sama orang lain mas tidak


akan.


Di tempat Melisa,..maira makan dalam


diam, " Mai lo jawab gue,ada hubungan apa lo


sama itu polisi "


"gue jadian sama dia udah hampir satu


Minggu...Lo tau kan Mel kalau gue udah cinta


orang gue bucin banget " maira mulai terisak.


" dan lo percaya sama itu polisi,,?"


" Mel dia sangat meyakinkan gue. tapi dengan


yang tadi gue liat......huuuaaaaaaa... Mel gue


harus gimana, huhuhu,!!"


"menurut gue lo harus minta penjelasan ke


dia.. Lo stop nangis,sudah habisin makanan

__ADS_1


lo dan gue antar lo pulang...


Selesai makan Melisa pun mengantar maira


pulang tempat kostnya, sampai di depan


maira mengenal mobil yang ada d depan,


" Mel gue turun ya, makasih traktirnya sampai


jumpa besok" maira berbicara sambil


tersenyum,


"Mai lo yakin ngak mau di temani..?


" Ngak lo pulang, jangan kepo" maira sambil


terkekeh,


" ya udah gue balik. Maira turun dari mobil,


Melisa pun meleset pulang .Maira jalan


sambil menatap ke bawah,sedangkan gio


sudah menunggu sekitar dua jam lebih.


Seketika maira terkejut dengan suara bariton


yang menyapanya,


" Baru pulang kamu dek...jam sebelas loh?"


maira hanya mengangguk kepadanya, dia


mengambil kunci dan membuka kamarnya.


dia tak bisa melihat gio,matanya dari tadi


sudah menggembun.Begitu pintu terbuka


maira pun masuk di ikuti Gio., tiba-tiba gio


menarik tangan maira agar mereka saling


berhadapan"gio lansung memeluk maira,


"maafkan abang tidak memberi kabar"


seketika tangis maira pecah.. dia menangis


sesenggukan sedari tadi tertahan. Gio


membiarkan maira menangis sampai dia


sampai berhenti sendiri;


"udah nangisnya !!! apa abang bisa jelaskan


sekarang?, udah liat abang kenapa kamu ngak


nyamperin !! "


" Mai hari Sabtu abang mau ngajak kamu


ke bandung, kamu mau kan." seketika maira


melepas diri dari pelukan gio.


"Abang!!! ngak niat buat jelasin ke maira siapa


perempuan yang makan sama abang!!?"


" ang jelas dia bukan siapa siapanya Abang,


abang hanya milik maira!!!, abang mau


bagaimana supaya ade yakin kalau abang


sudah jatuh cinta sama dokter Humaira


Saraswati." tiba-tiba gio berkata" Abang akan


melamar mu bulan depan" seketika membuat


mata maira melebar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf kalau masih ada kata ya kurang pas


dalam cerita ini....


Mohon kritik dan sarannya,😌

__ADS_1


Jangan lupa di like ya ☺️ 🙏


__ADS_2