Dokter Humaira

Dokter Humaira
episode 15


__ADS_3

Setelah selesai semua pekerjaan, maira pun


bersiap untuk pulang, sebelum plng dia


mengiri pesan ke gio.....!


Selang lima belas menit orang yang di tunggu


sudah berdiri di depan pintu masih dengan


seragam lengkap, seketika maira berjalan


cepat kerah gio dan... grepp tangannya maira


lansung melingkar di tubuh gio.." gio sudah


mulai terbiasa dengan sedikit sikap manjanya


maira..


" ya Allah gini amat ya mahluk kasat mata,


lebih baik saya pulang, ...dok...!!! saya izin


pulang yaa... byeeee.."


"Maira hanya mengangkat ibu jarinya, dia asik


bergelut manja dalam pelukannya sang


komandan..menghirup aroma parfum yang


bikin rindu.


" Bang maira rindu...," gio hanya mengusap


rambut dan mencium pucuk kepala sesekali..


" bang maira rindu"


"iya". mendengar kata singkat dari bibir Gio,


maira pun mendongak menatap gio, " abang


ngak rindu?" maira berbicara dengan mata


berkaca-kaca.Melihat maira hampir nangis,


gio langsung mendekap erat penuh kasih


" Abang suda bilang kan jangan berpikiran


yang membuat hati maira sedih, Abang yang


sangat rindu ke maira sampai tidak bisa


diungkapkan dengan kata-kata.!


Abang orang ya paling beruntung mengenal


maira...


"dek mau ikut Abang ngak...!?"


"kemana bang!"


" ke KUA, ayo" gio langsung terkekeh..


maira hanya memanyunkan bibirnya..


Jangan marah restu orang tua di tangan


Abang langsung bawa ke KUA.. maira


mendengar perkataan Gio mampu membuat


 maira seperti kepiting rebus.


hatinya bahagia bukan main.


" ayo kita pulang, de capek ngak?"


kalau nggak capek kita beli makanan dan


makan dirumah temani Abang ada


sedikit kerjaan."


" ok,bang maira baru dapat vitamin jadi udah


nggak cape, ayo pulang.." gio bingung


" vitamin naon..??"


" ini vitaminnya maira." sambil memeluk


 kekarnya gio., gio hanya tersenyum melihat


maira. mereka pun berlalu menuju motor gio.


setelah mereka memakai helm, gio pun


menjalankan motor membelah jalan yang


padat di sore hari.


" bang kita beli makanan di pinggir jalan aja


ya !" gio pun menurutinya, dan


memberhentikan motor di dekat warung


penjual ayam goreng... maira dan gio pun


turun dari motor dan menuju ke sala satu


mas yang sedang mengoreng..


Mas ayam gorengnya tiga, nasinya dua


sambalnya di pisah, dibungkus aja mas. "Oke

__ADS_1


mbak di tunggu pesanannya". sedangkan dua


orang laki-laki dalam warung kaget melihat


mereka berdua, siapa lagi kalau bukan Juan


dan Aron. Ditambah lagi dengan sikap


manjanya maira membuat mereka tambah


membelalakkan mata, suda tidak tahan,jiwa


kepo sudah meronta-ronta, akhirnya mereka


muncul," Juan meniru perkataan Gio sebelum


menjemput maira," Juan, Aron kalian lanjut


kerjanya tinggal dikit kan gue ada urusan


penting..." cepat-cepat ada tugas penting


ternyata ini tooo. " pada diam Bae nga ada


yang mau klarifikasi atau gimana dan" .


"mending Lo pulang bini Lo pada


nunggu, ngak usa kepoooo ok!!


sudah sana...sana.. pulang!!! Gio sengaja


mengusir mereka.


Dengan berat hati terpaksa mereka pun kabur


dari sana.. Maira hanya tersenyum melihat


laku mereka... setelah tnggu cukup lama


makanan siap gio membayar dan mereka


berlalu dari warung ayam goreng tersebut .


sesampai di rumah Gio mereka pun masuk,


rumah nya sederhana tapi maira kagum


dengan kerapian dan kebersihan gio..


" bang tempat kamu lebih rapih di banding


kamar kos aku," gio menyiapkan semuanya


maira tinggal makan, " dalam keadaan makan


tiba-tiba pintu rumah di ketok;


Tok .....


Tok .....


Tok .....


seorang perempuan lumayan cantik dia


menenteng kotak makan;


" kamu siapa?" mas Gio nya ada?"


Maira belum jawab dia suda terobos masuk


 dalam rumah.


" Mbak bisa sopan ngak masuk di rumah


orang? assalamualaikum itu harus mbak."


" Mas pulang ko ngak bilang,? saya sudah


siapkan makan untuk mas, saya tanya d ibu


makanan kesukaan mas.. Maira yang tadinya


ingin lanjut makannya, rasanya udah sangat


kenyang...maira mencuci tangannya


sedangkan Septi memindah makan yang tadi


dia bawa ke piring kosong dan memberikan


pada Gio. Sedangkan makan yang dimakan


bersama maira di pindahkan...


maira duduk di atas kursi dan memperhatikan


dua orang layaknya suami isteri, dia bingung


dengan sikap gio yang hanya menurut,


sedangkan gio sudah katakan kalau mereka


ngak ada hubungan apa-apa. tetapi sikapnya


menunjukkan demikian.


Maira hanya tersenyum miris....


maira pun melihat tasnya yang bisa iya


jangkau,dengan perlahan dia menarik tas dia


berjalan perlahan ambil sepatu maira pun


berjalan keluar meninggalkan rumah


kontrakan Gio.


Sakit hati, ya itu yang maira sedang ia

__ADS_1


rasakn...dia terus berjalan dengan airmata


yang tidak henti-hentinya... dia berpikir untuk


singgah sebentar di musholla untuk


melakukan


kewajibannya.. Selesai solat dia memesan


taksi untuk pulang ke tempat kostnya, dia


sudah janji Ke Dirinya ngak mau lagi


terhanyut dengan kata-kata gio.


Maira berniat besok dia akan ajukan cuti


untuk pulang ke Ternate..


Kontrakan Gio kaget bukan main kalau maira


Tidak ada di rumahnya. dia langsung


menyuruh Septi untuk pulang dia berkata


dengan wajah dingin yang tak pernah dia


lihat dia menciut tp dalam hatinya bersorak


bahagia.


Sedangkan gio panik bukan kepalang,duluan


langsung melajukn motornya menuju tempat


kostnya maira.


Sesampai di sana rumahnya gelap. Dia berdiri


beberapa saat dan dia kembali ke motornya


untuk pulang. Di berniat harus menyelesaikan


dengan maira secepat mungkin.


Besok pagi seperti biasanya selesai solat


Maira bergegas untuk membuat sarapan...


setelah jadi dia pun sarapan hari ini dia kn


ajukan cuti mudah mudahan lansung di ACC.


sampa d rumah sakit maira melayani pasien


pasien dengan serius. Setelah selesai visite


maira pun melangkah ke ruang direktur


utama rumah sakit guna menyampaikan izin


cutnya. dengan alasan yang kuat surat izin


langsung di ACC. selesai dari ruangan


direktur, maira akan pulang awal dia akan


packing barang yang akan dia bawa balik ke


kampung halamannya. sesampai di rumah


dia pun menyiapkan segalanya karna besok


pagi dia sudah terbang dengan pesawat ke


Ternate akan meninggalkan jakarta dan


kesedihannya..


selesai magrib dia sedang zikir, terdengar


ketukan pintu, dia pun bergegas membuka,


"abang"


"iya ini Abang, apa abang boleh masuk?"


" iya bang" maira berbicara seolah-olah


seperti biasanya.


" Mai ngak mau peluk Abang?" maira hanya


tersenyum sendu hatinya tidak baik-baik saja.


gio pun mendekat dan mendekap erat tubuh


mungil maira,"Abang minta maaf,,,Abang


Minta maaf... maira hanya mengangguk,..


Abang ada Rajia Mala ini Abang pamit,diapun


mendekat dan mencium pucuk kepala maira...


setelah lah itu dia melangka sebelum keluar


pintu maira memanggil gio.


"abang...!!!!!!, maira lansung memeluk gioo...


setelah cukup," Abang maira minta maaf ...


" Maira ngak ada salah sama Abang ."


" Abang jalan ya."maira hanya mengangguk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


selamat membaca kalau Masih ada kata yang

__ADS_1


kuran cocok dalam dialeknya tolong komen


ya,😌 jangan lupa like..


__ADS_2