Dokter Humaira

Dokter Humaira
episode 8


__ADS_3

Humaira melangkah menuju cafe, sampai di sana, Dia pun mencari tempat duduk Gio.. Singkat cerita dua pasangan ini duduk berhadapan,


" Kamu makan apa biar saya pesan" gio memanggil waiters.


" Spaghetti carbonara sama minumannya green tea " makasih.


"Saya juga samain aja tapi minumnya jus jeruk ya"


Waiters"ok di tunggu pesanannya sebentar lagi ya mas, Mbak 😁, waiters pun berlalu pergi.


"Mai, jadi gimana jawaban kamu.."


" Sebelum saya jawab saya mesti panggil apa ni kakak,mas atau Abang karena kalau panggil nama tidak sopan karna umur ada lebih di atas saya"


"Terserah kamu, senyaman kamu"


"Oke saya panggil Abang, gini ya kita baru kenalan belum lama juga,trus Abang sudah ajak saya untuk pacaran, emangnya Abang belum punya istri,atau pacar gitu?"


" Kalau saya ada pasangan kenapa saya capek-capek mau tanya kamu mai"

__ADS_1


"Takutnya saya sama Abang hubungannya sudah jalan tiba-tiba ada yang datang ngaku-ngaku,saya ngak mau sakit hati lagi.. maaf" tampaknya maira selalu takut menjalin kembali suatu hubungan..dia masih trauma.


Mereka menjeda pembicaraan karena waiters datang membawa makanan" silakan di nikmati 😁"


" Makasih" ucap maira, mereka makan sambil bercerita.


"Ok Mai Abang memang ngak pacar atau apapun itu, kalau pun mau masih trauma kita coba dulu boleh?"


Maira hanya mengaku dengan anggukan kepala..tanpa sadari bibir Gio tersenyum samar.. hatinya sekarang bersorak Sorai.


" Terimakasih Humaira Saraswati sudah memberikan kesempatan kepada Abang untuk mengenalmu insa Allah saya tidak buat kamu kecewa ☺️"


"Jadi kamu miliki sekarang Humaira Saraswati" dengan tampang serius Gio berkata kepada maira


"Abang maira pamit ya masih ada kerjaan"


"Oke mai , pulang Abang jemput.


"Ok, assalamualaikum. maira pun berjalan keluar menuju rumah sakit,

__ADS_1


Setelah maira pergi,gio ke kasir untuk membayar makanan mereka dan dia pun keluar menuju motornya..


Hari ini Gio lansung pulang k rumah.karena di kantor tidak ada lagi kerjaan, sesampai di rumah Gio membersihkan badannya, dan mengantikan baju dinas dengan baju rumahan.


Hari ini Gio menghubungi tiga orang kepercayaan yang mengelola cafenya untuk mengetahui perkembangan melalu zoom...


Sambil menunggu waktu untuk menjemput kekasih hatinya.


Di rumah sakit sejak selesai jam istirahat, pasien tak berhenti-hentinya datang silih berganti, ditambah maira harus segera melakukan operasi Caesar pada ibu hamil,karna pasien di katagori karena usia lanjut beresiko tekanan darah.


"Sus cek pasien tekan darahnya?" sambil berjalan dekat pasien,


"Uda dok tekan darahnya .../...." maira melihat ke arah buku yang ditulis suster.


"Ok sus persiapan pasien satu jam lagi saya tunggu di ruang operasi"


"Baik dok" sambil berlalu suster mendorong pasien dengan kursi roda untuk persiapan masuk ke ruang tindakan.


Setelah hampir satu jam dalam ruang operasi, akhirat selesai juga.Rasa letih hari ini benar-benar karena pasien membludak,maira melangkah menuju ruangannya di sana dia menghempas badan mungilnya di atas sofa yang ada d ruangan itu,

__ADS_1


" dok ntar malam Minggu ke mana?"


"Nggak kemana-mana sus,di rumah aja sangat capek hari ini rasa tulang-tulang saya remuk semua.Maira berkata sambil meram, dia berdoa dalam hati semoga Gio tidak mengajaknya jalan malam ini karna dia begitu letih.


__ADS_2