
" Kamu mau kan, ikut sama abang ke
bandung? ini salah satu cara supaya maira
percaya kalau abang benar-benar serius
dengan hubungan kita, umur abang tidak
mudah lagi,akan terus bertambah, Abang
ingin hubungan kita bukan hanya cukup
sampai pada tingkat pacaran, tapi abang ingin
sampai tingkat selanjutnya Bakan sampai kita
menua, abang akan mengenalkan ade ke
ibu...! kalau Humaira Saraswati adalah
wanita yang bisa mendampingi Abang,
satu-satunya wanita yang bisa buat abang
jatuh cinta." Gio berucap dengan wajah
serius.
Setelah dari bandung Abang akan cari
kontrakan dekat tempat tinggal kamu."
maira hanya mendengar dia tak bisa berkata
apa-apa lagi.. dengan mata berkaca-kaca
maira hanya mengangguk kepalanya.
" Jangan nangis lagi, abang balik udah sangat
larut, nanti penilaian tetangga tidak bagus.
"Ade istirahat capek kan nangis dari td
sampai mata bengkak gitu, abang minta maaf
sayang,.satu kecupan mesra di jidat maira...
"Oke abang pulang ya, istirahat jangan pikir
yang bikin kamu sedih, nanti abang kabarin
kalu udah nyampe di rumah." maira hanya
mengangguk patuh.
Gio pun keluar dari tempat kost maira dengan
mobilnya melaju menuju rumah kontrakan..
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Malam berlalu, pagi pun telah menjemput.
setelah selesai solat subuh dering
handphone maira berbunyi,teryata panggilan
dari rumah sakit, maira menatap jam di
dinding teryata udah setengah enam, maira
pun memencet tombol hijau;
📱" assalamualaikum, Iya hallo kenapa sus?
📱" dok!! ada pasien yang jadwal operasi pagi
ini, kira-kira setengah jam lagi dok, tapi dokter
Arif tiba-tiba tidak dapat melakukan operasi
karna menemani istrinya melahirkan."
📱"Ok sus siapkan semuanya saya akan tiba
dua puluh menit lagi." setelah menutup
telepon maira bergegas mencari makan yg
bisa mengganjal perut nya, beruntung
semalam gio sempat bawakan maira roti, jadi
tinggal di panaskan dengan segelas susu
hangat. maira pun segera menyiapkan dirinya
untuk ke rumah sakit .
Singkat cerita maira suda berada d rumah
sakit, bersiap untuk Menganti dokter Arif d
ruang operasi pagi ini ;
" Pagi dok,,! tumben ni pakai kacamata" goda
suster jaga sambil tersenyum"
" biasa la sus mataku masih ngantuk jelek di
lihat" jawab maira Sabil berjalan menuju
ruang operasi.. selama 1 jam akhirnya
operasi usus buntu ( phlegmon ) akhirnya
selesai.
Maira pun berlalu ke ruangannya, dia
mengambil handphone untuk menghubungi
Gio, maira menekan tombol panggilan dan
tersambung...
📱Gio Sastro " hallo" terdengar suara bariton
khas baru bangun tidur ,
📱 dokter Humaira " Abaaaaaaang !!!!!!! ko
bolom bangun... semalam kemana lagi
sampai jam segini bolom bangun jugaaaa!!!
📱 Gio Sastro "astaga sayang.. kenapa sih
teriak teriak, Abang semalam tu ada kerjaan
jadi tidur udah jam tiga,..
📱Dokter Humaira" nggak ngantor bang..?
📱 Gio Sastro" ini mau pergi ntar habis telpon
sama yayang," gio sambi terkekeh-kekeh
" Abang ngak bisa ajak makan siang ntar
__ADS_1
Abang kirim makanan aja ya, habis magrib
kita keluar makan.
📱 Dokter Humaira " ok!! ditunggu ya Abang..
kalu gitu maira tutup telponnya. maira
berucap sambil tersenyum..
Tiba-tiba suster Ica mendorong pintu spontan
nafas yang memburu," dokter!!!! UGD pasien
membludak korban kecelakaan bus,.. seketika
maira menarik Stetoskop dan berlari menuju
UGD diikuti suster Ica., suasana masih pagi
dokterlain belum pada datang tenaga medis
yg dinas pagi pun baru sebagian yang
datang .
Sebagai dokter dan tenaga medis lainnya kita
tidak tau pasien seperti apa yang akan
datang ,mau dia luka ringan sampai kritis
tetap akan kami terima.
Maira masuk di UGD yang ruangannya cukup
luas, semua pasien sekitar enam belas orang
yang terbaring .
Seorang dokter dan tenaga medis dalam
waktu singkat mereka sudah harus
mengetahui keadaan umum pasien..
maira terpaksa menangani sopir bus yang
cukup parah;
" dok sebelum ke sini dia sudah muntah
darah,tensi seratus per enam puluh. napas
pendek sahut suster yg membawa pasien.
Bersiap untuk memudahkan pasien ke
brankar IGD.
" bantu saya memindahkan,
satu.....dua......tiga...angkat, sesuai instruksi
dengan hati, mengangkat pasien tersebut.
Suster menggunting baju pasien agar bisa
memeriksa dengan baik
pak..pak.. boleh dengar suara saya? maira
bertanya pada pasien, maira memeriksa fisik
pasien dengan stetoskop,membuka pupil
mata .. untuk pemeriksaan,
Tolong oksigennya, sama infus RL, ada dua
dinyatakan sangat kritis..
Maira melanjutkan menulis hasil
pemeriksaan dan rencana lanjut untuk di
rekam medis.
Setelah semua periksaan selesai maira
kembali ke ruangannya,karna pasien tadi
sudah di tangani oleh dokter ortopedi,Karena
lengan tulangnya sedikit retak..
Maira pun kembali ke ruangannya dia melihat
jam yang melingkar di tangannya baru
menunjukan angka sembilan,satu jam lagi
baru visite ke kamar pasien, maira bisa
beristirahat sejenak..
Di Kantor polisi, Gio baru sampai ada
rapat dengan jajaran polres siang ini, sebelum
rapat di mulai gio memeriksa beberapa
berkas yang berkaitan dengan rapat. Tiba tiba
Juan masuk dan memberi hormat.
" komandan malam ni ada razia di klub malam
informasi malam ini ada transaksi di sana,apa
ada ingin ikut ?"
" iya saya akan ikut, jam berapa geraknya,?"
" jam satu malam dan."
" Ok ". kita keruangan rapat sekarang."
Mereka pun keluar bersama menuju ruang
untuk mengikuti rapat.
Setelah dua jam dalam ruangan, rapat pun
selesai para polisi segera keluar bersamaan
dengan jam makan siang akhirnya
masing-masing menuju kantin mengisi
perut ..
tak lupa gio memesan makanan lewat Gofood
buat maira .
Baru saja gio melangkah menuju kantin, polisi
piket jaga suda berlari ke arah gio dengan
membawa paper bag; " mohon izin
__ADS_1
komandan!! ini ada titipan makanan dari
pacarnya komandan.."
" pacar? alis Gio terangkat, ko maira ngak
bilang mengirim makanan ke gue! gio
bermonolog dalam hati, baru ingin menelpon
menayangkan perihal makanan, eee sudah
ada pesan masuk dari pujaan hati;
📱 Dokter Humaira"Abang ku
sayaaaaang!!!!!!!! makasih makannya enaknya
banget....!!!!"
📱 Gio "iya makan yang banyak ya"
"tak ada balasan lagi dari maira, dia pun
masih berdiri sambil melihat paper bag yang
ada d tangannya.. Dia terus berpikir siapa
yang mengirim makanan siang ini, tak lama
handphone pun berbunyi tanda panggilan
masuk, gio langsung menekan tombol hijau;
📱" hallo..... iya,
📱"mas sudah dapat makananya? enak ngak?
📱" kamu yang kirim? Septi jangan kirim Saya
makanan kaya gini lagi, saya bisa beli sendiri..
Jangan sibuk-sibuklah... oke saya tutup
teleponnya. Gio langsung mematikan
panggilannya, dia pun menuju ke kantin di
sana ada dua sahabatnya "nih buat kalian
tapi pesan saya bakso 1 porsi" kata gio..
"Waaaah ada makan enak ni, siapa yang kirim
dan? Aron berbicara sambil membuka paper
bag..
"Jangan banyak nanya makan aja ngak usa
kepo, cepat pesan gue bakso..., hari ni kalian
dapat makanan enak gratis pula."
Juan pun pergi memesan satu porsi bakso,
setelah itu ia membawa nya ke meja gio.
" bro kemarin gue salah lihat atau itu betul lo
yang ada di restoran?" tanya Aron sambil
mengunyah makanan;
" lihat saja, dilarang kepo... ntar juga kalian
tau kalau sudah waktunya" sambil
tersenyum samar .
lain lagi dengan Septi dia terus memandan
handphone yang di matikan sepihak oleh gio,
dia tersenyum kecut," ngak bisa ya kasih aku
kesempatan untuk mengenal kamu lebih
dekat, perempuan siapa sih yang mengambil
semua hatimu, padahal aku sedari dulu yang
jatuh hati padamu...
Aku harus bisa mengenal perempuan itu dan
memintanya untuk mundur, ya memang
seharusnya seperti itu. Septi berbica dalam
hati pada dirinya sendiri.
Dirumah sakit,maira mendapat kiriman
makanan, jangan di tanya Susana hatinya
saat ini. dan suster Ica mengoda dan terus
menggoda, senyuman maira terus saja
mengembang,
" huh beginilah kalau mahluk sedang jatuh
cinta, kita yang ada di sini hanya mahluk yang
kasat mata." dokter Ica terus menyindir.
" dok kalau dokter terus tersenyum habis
senyum dokter ngak bisa mingkem.."
" sus bilang aja sirik, jombomu kan ngak
ketulungan"..maira berkata sambil terkekeh,
suster Ica hanya memanyunkan bibirnya..
"dokter hari Minggu kita jalan yuk"
" ngak ah, kapan-kapan aja ya, Minggu ni mau
ketemu camer" maira sambil tersenyum.
"Waaaah..... dokter..... !!!! kemajuan mu sangat
cepat" suster Ica sambil menepuk tangan,
kemudian dia diam" tapi saya sangat
ketinggalan informasi tentang hubungan
asmara dokter Sama pak Gio, padahal saya
selalu bersama dokter.. kemudian dia
menepuk tangan lagi " ternyata dokter main
sangat halus ,seketika mereka berdua tertawa
terpingkal-pingkal melihat tingkah konyol
__ADS_1
suster.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...