Dokter Humaira

Dokter Humaira
52 episode


__ADS_3

Gio pulang dari kantor langsung ke mini market membeli pesanan sang istri, setelah selesai gio pun pulang, sesampai dirumah gio melihat maira sedang memberi asi kepada twins,


" bang kamu sudah pulang?" maira bertanya sambil konsentrasi memberikan ASI kepada twins.


Gio mencium pucuk kepala istrinya


 "iya sayang, anak papa hari ini rewel ngak sayang."


sambil mencium kedua bayinya.


" sayang selesai mandi Abang mau ngomong " maira hanya mengangguk, gio beranjak ke kamar mandi, sedangkan maira pun menaruh Dhafi dan Dhifa ke dalam boks bayi, setelah itu maira ke dapur membuat lemon tea hangat untuk sang suami, maira menata belanjaan suaminya dari minimarket ke tempat masing masing, setelah itu duduk di sofa sambil menunggu suaminya,maira memakan cemilan dan menonton YouTube di ponsel nya , maira melihat video yang lagi viral.


Setelah selesai mandi gio bergabung dengan sang istri, dia mengambil lemon tea hangat buatan maira lalu meminumnya," mau cerita apa bang " maira sambil menatap gio,


" sayang tadi di kantor ada rapat membahas tentang acara ulang tahun kepolisian, sayang Taukan tinggal 1 minggu lagi nah, mereka mengusulkan meminta mami untuk membawakan lagu sebagai puncak hiburan nanti, tapi abang ngak mau memaksa kamu " gio mengambil cemilan yang di pegang oleh istrinya.


Maira menatap suaminya dia berpikir akan membuat kejutan maira mengeleng kepalanya, Gio sudah paham tandanya sang istri tidak bersedia dia hanya tersenyum menatap sang istri. sedang asyik-asyiknya bercengkrama dengan istri handphone Gio berdering, nama sang adik tertera dilayar handphone nya,gio langsung menekan tombol hijau;

__ADS_1


" assalamualaikum mas, maaf belum bisa datang melihat twins belum dapat cuti" Natalia berbicara dengan wajah letihnya,


" waalaikumsalaa..ngak apa-apa dek, kamu sama ibu sehatkan?" gio bertanya balik ke sang adik,


" sahat mas Alhamdulillah, tapi mas,Lia belum tau nama panjangnya twins,"


" masa sih, kamu belum tau nama panjang mereka Dhafi Al-Ghifari dan Dhifa Safira Sastro. maira mendekatkan wajah maira dengan suaminya agar melihat sang adik iparnya.


" hai Lia masa kamu ngak tau nama keponakan yang imut-imut ini" maira mengerucut bibirnya,


Natali terkekeh melihat wajah kakak iparnya yang gemasin.


Mbak, kalau gitu Lia tutup teleponnya ya assalamualaikum" maira menjawab salam dan mengakhiri panggilan telepon dari adik iparnya.


Petang ini Maira ke rumah Aron untuk membicarakan rencananya, bang Maira mau kerumah ibu Aron sebentar,ngak lama tong jagain twins ya pa," maira sambil tersenyum,sesampai di rumah Aron, maira melihat istrinya sedang duduk memberi makan anaknya,maira mengucapkan salam dan di persilahkan duduk oleh istrinya Aron,


" om Aron nya ada Bu?" maira bertanya,

__ADS_1


" iya bu dokter, dia ada sama om Juan" jawab Mira istri Aron.


" sekalian aja pangil dua-duanya" maira berbicara sambil tersenyum. selang beberapa menit kemudian Aron dan juan muncul dengan wajah bingung, tumben sekali istri gio nyari mereka berdua ada apanya, itu pertanyaan yang ada d benak mereka berdua.


" mereka berdua duduk dengan wajah serius menatap sang dokter;


" jangan kalian menatap saya seperti itu, saya tau saya cantik" maira sambil terkekeh, bercanda om, jadi gini saya datang kesini ingin bekerja sama, kemarin kan kalian ada rapat di kantor untuk menyambut ulang tahun kepolisian kan dan diminta bang Gio untuk mengisi acara puncak kan? nah saya sudah bilang ke suami saya, kalu saya tidak mau ikut, tapi pada dasarnya saya akan ikut,ingin memberi kejutan untuk suami saya. saya minta supaya kalian mau berbicara dengan panitia langsung tanpa suami saya tau, bagaimana bolehkan?" maira berbicara panjang lebar kepada kedua sahabat suaminya.


" oke Bu kami berdua siap.." mereka mengangkat jempol ke maira tanda setuju.


" kalu begitu Saya balik" maira pun pamit tidak lupa juga kepada istri Aron. dia berharap rencananya akan berhasil..


Hari ini orang tuanya datang gio yang menjemput mereka ke bandara. maira tidak ikut karena menyiapkan makanan untuk kedua orang tuanya dan juga sang suami., maira senang orang tuanya datang awal tepat dengan besok acara ulang tahun kepolisian dan juga agar bisa menjaga baby twins, tentunya mendukung rencananya akan berjalan lancar. satu jam orang tuanya sudah berada di rumah dinasnya gio dan maira, ibu dan ayahnya senang bukan main melihat perkembangan cucunya,.orang tuanya bersyukur anaknya yang manja telah menjadi seorang istri dan ibu yang baik sehingga pertumbuhan twins sangat sehat..dia dan harapan orang tuanya agar maira selalu dewasa dalam menyikapi segala hal dalam rumah tangga, " semoga selalu bahagia kau nak" kata sang ayah dalam hatinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mohon setelah di baca tinggalkan jejak.

__ADS_1


kalau ngak suka sama ceritanya di boleh di skip.


like...like... vote...komen.


__ADS_2