Dosen Kesayangan

Dosen Kesayangan
bab 18


__ADS_3

pagi yang di selimuti mendung Bryan bersiap kekampus udah rapi wangie dan ganteng duduk di kursi meja makan..


tata menyiapkan sarapan untuk majikanya ia nampak genit sekali kepada Bryan tapi tenang Bryan tahan dari segala jenis godaan baginya tyara adalah princess di hatinya..


"sarapannya den?"


"iya"


"mbok seng full senyum mas'e eeh den supaya tata giat kerjanya"


"hiih"


"kok hih !! eh tuan sama nyonya mari sarapan juga?"


"lha iya lah tata, emang mau apa lagi"


"mau ambilin lauk apa tuan Hans yang masih tampan walaupun udah berumur"


"tata mau kamu tak kasih sambil tuh bibir"


"wadohh !! ampun nyonya"


"buruan buatkan kami susu etawanya"


"syiap tuan nyonya"


Bryan cekikikan melihat mamah cemburu suaminya di goda perempuan lain..


"kenapa kamu nak?"


"hahahaha, mamah lucu juga ya cemburunya ma papah !! persis kek tyara"


"tyara??" papah mentap bryan dan mamah secara bergantian


"itu loh pah, perempuan yang berada di Bandara saat Bryan mau keluar negri"


"gadis cantik itu?"


"aku ya tuan??" nimbrung tata


"apaan sii kamu !! udah sana kerja lagi Sama bibik !! " kesal mamah


"nyonya mah galak pisan" tata membalikkan badan


papah hans dan Bryan mereka menahan tawa melihat mamah cemburu kepada artnya sendiri..


"papah ingat kan?"


"ingat dong mah, dia masih pacar kamu?"


"papah gimana sih Minggu depan kita akan melamarnya" kesal Bryan


"papah ih pikun" mamah mencubit tangan papah Hans


"Oo, jadi perempuan yang kamu maksut itu tyara gadis cantik itu" sambil menghabiskan sarapanya


"iya dong pah, pilihan Bryan jos kan?


"betul anak pandai emang"


mamah terdiam raut wajahnya tiba tiba murung..


"mamah Kenapa?"


"kepikiran soal kamu dan Tania"


"nanti papah bicara dengan istri mending Axel bagaimana baiknya"


"makasih pah" girang Bryan


setelah sarapan mereka mulai beraktivitas saat Bryan membuka pintu mobil Taniapun ikut masuk begitu saja dari pintu samping Bryan..


"Tania !! apa apa ini" geram Bryan


"aku ikut !! please!! "


"mana boleh, kau mau mengajar"


"aku akan menunggumu sampai selesai belajar"


"turun Tania !! "


"gak mau Bryan ganteng, aku gak akan ngapa ngapain di sana cuma mau ikut kamu aja"


"turun !! "

__ADS_1


"enggak !! "


"terserah"


Bryan menutup pintu mobilnya kembali ia berjalan ke garasi untuk mengambil mobil yang lain, orang kaya mobil gak cuman punya empat..


Tania yang mengetahui bryan mengendarai mobil lain ia segera mengejar Bryan lari terbirit-birit namun Bryan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi..


"akan aku kejar kamu Bryan !! salah siapa kamu hadir dalam hidupku" kesal Tania


ia segera masuk kedalam mobil mengejar mobil Bryan ia tidak mau kehilangan jejak Bryan..


"huuaaam, dinginya" melihat jam


membulatkan matanya ketika melihat jam dinding menunjukkan pukul setengah delapan hari ini kelas jam sembilan..


"dasar kamu tyara selalu telat, hari ini kan kelasnya dosen kesayanganku" gerutu tyara


berlari masuk kamar mandi..


"beeerr !! dinginnyo !! , kalo gak ada kelas enaknya sih bangun siang apa lagi grimis kaya gini !! "


tok tok tok


"dah bangun aku bik" lantang tyara


"baik non"


mengambil pakian lalu memakainya duduk di meja rias merias wajahnya dengan sedikit polesan di wajah..


dreet dreet dreet ..


mengangkat telfon dari Renata


Tyara [ hallo Renata Bambang ]


Renata [ tolong aku, ]


Tyara [ aish kamu kenapa ]


renata [ gak mobil di rumah supirku lagi ngantar bibik kepasar ]


Tyara [ aku di suruh jemput kamu? ]


Tyara [ kirain apa, iya nanti aku ke rumah kamu ]


Renata [ syiap ]


meletakkan kembali ponselnya mengambil tas memakai sepatu tidak lupa membawa dompet berserta isinya..


"kurang apa lagi ya?" Ngebung sebentar


masih terdiam mikir apa yang belum di bawa..


"ponsel di mana ponselku? ini dia " memasukan kedalam tas


bersarapan bersama keluarga berpamitan kepada mamah dan papah masuk kedalam mobil menghampiri renata..


terlihat Renata menunggu di depan gerbang rumahnya mobil tyara berhenti segera renata masuk kedalam mobil..


"udah tau berita tentang kak Reza belum?"


"kak Reza teman kak Bryan itu?"


"iyes"


"gak tau emang kenapa?"


"Reza di laporkan ke polisi"


"Hhhaaa??"


"iya ra"


"dia buat masalah apa?"


"ketahuan selingkuh sama istri orang lebih parahnya mereka sedang di hotel"


"hiih, ngerii !! "


"biar tau rasa tu orang, sukanya mainin perempuan"


"la, dulu kamu bucin akut sama dia" hahahha


"itu dulu tyara Bambang" mencubit pipi tyara

__ADS_1


"kamu sama Luna hampir saja terjebak ke jurang yang salah.. tunggu !! "


"apa??"


"tapi kamu sama Luna masih Ting Ting kan? selidik tyara


"ya masih lah, amit amit aku udah gak Ting Ting" bergedik ngeri


"emang kamu sama pak Bryan gak pernah tuing Tuing" wajah serius


"boro boro tuing Tuing dia nyium aku aja gak pernah"


"seriusan?"


"serius lah"


"tapi dia normal kan Ra?"


"maksudnya kamu dia gak normal gitu" membulatkan matanya


" berarty kalo dia normal apa jangan jangan dia punya selingkuhan" memasang muka horor


"gak mungkin ih" mencubii lengan Renata


"ahahahha, ampun dah ampun"


membuang muka kearah kaca ia sedikit memikirkan omongan Renata barusan..


sesampainya di kampus Bryan senyum kearah tyara namun tyara hanya meliriknya membuang muka..


saat pelajaranpun Tyara memandang Bryan sinis ia tidak seperti biasanya terkesan cuek dan dingin..


"heh !! tunggu !! " lirih Bryan saat berpapasan dengan tyara


"maaf kak aku sibuk" ketus tyara


"ha?? " Bryan menautkan alisnya


"ayo gaes kita ke kantin" membuang muka kearah Bryan


"anak itu kenapa?" binggung Bryan


Luna dan renata menyikut satu sama lain Tyara hari sangat aneh biasanya dia selalu bersemangat kalo melihat sang pujaan hati..


"tyara " sapa Kenzo


"iya Ken"


"mau belajar bersama?"


"coba nanti ya?"


"oke"


setelah selesai makan bersama teman temannya tyara pulang terlebih dahulu Bryan menghampiri tyara yang akan masuk kedalam mobil..


Bryan menahan pintu mobil tyara,


"apa" sinis Tyara


"apa aku salah?"


"tau aahh !! "


"jawab dulu, Kaka salah apa?"


"kakak gak normal !! "


"haaahh !! apa !! maksudnya?" Bryan semakin gak mengerti dengan kata kata tyara


"minggir aku mau masuk kak"


"oke oke"


tyara masuk begitu saja kedalam mobil ia kesal dengan Bryan memang selama ini dia tidak pernah aneh aneh kepadanya..


bahkan berpelukan pun kalo gak saking bahagianya gak pernah apalagi yang aneh aneh..


tyara jadi satu pemikiran dengan renata apakah dia punya selingkuhan?? atau gak normal fikirkan tyara benar benar teracuni oleh Renata..


saat mobil tyara keluar dari gerbang kampus ia melihat Tania yang dari pintu mobil ia sepertinya sedang menunggu seseorang..


"itu kan bukanya perempuan yang bersama mamahnya kak Bryan kenapa dia bisa kemari? apa jangan jangan dia selingkuhanya kak Bryan !! kalo benar awas aja kamu kak akan aku buat meninggoy punya mu !! " gerutu tyara


******

__ADS_1


__ADS_2