Dosen Kesayangan

Dosen Kesayangan
bab 28


__ADS_3

glekk ..


saat Tyara membuka pintu renata sudah terkapar lemas sedangkan Kenzo masih beradu jodos dengan para anah buah suseno..


dengan sigap tyara memuncratkan isi sampo dan juga sabun mandi yang cair ke arah wajah anak buah suseno..


"rasakan ini .. hiiiiaaaaastttt !! "


"aaaaa perih woy !! "


"si*lan kau !! "


"bang*sat gak bisa membukan mata ini sangat perih"


tyara membantu renata untuk berdiri Kenzo dengan sigap mengendong renata sementara para anak buah suseno masih kesakitan akibat ulah tyara..


"stop Ken, ada dua penjaga di luar !! kita sembunyi di sini dulu"


Kenzo menganggukkan kepalanya Renata turun dari gendongan Kenzo, tyara kembali masuk mencari saos di dapur..


"cari mereka sampe ketemu jangan sampai lolos !! teriak suseno


tyara langsung bersembunyi di bawah meja makan salah seorang anak buah suseno masuk kedapur untuk mengambil minum..


"sial !! " gerutu tyara


"nah, kenapa kamu ngumpet di sini tyara sayang"


membulatkan matanya setelah mendengar suara suseno di belakangnya tyara berdiri berlari menuju Kenzo dan juga renata yang masih bersembunyi..


"lari Ken re kita udah ketahuan" teriak tyara


Renata dan kenzo ikut berlari mengikuti tyara suseno Semakin geram ia berlari mengejar tyara tidak mau sampai kehilangan tyara..


saat berada di halaman rumah suseno tyara, renata dan Kenzo di kepung oleh anak buah kenzo..


"Ken, ini kamu bawa karbol untuk jaga jaga, dan ini kamu bawa saus" lirih tyara


"lha kamu?"


"aku membawa garam"


"garam?? hahahha embah mereka jurig" bengek renata


"hahaha, iya juga ya"


"jangan ngobrol aja ayok kita serang mereka"


"satu dua tiga !! serang !! ," teriak Kenzo


dengan brutal mereka bertiga memuncratkan isi karbol, saus dan juga garam pas di wajah para penjaga..


"hahahhaha, rasakan !! "


"awas !! kalian !! "


"aaaaa, sakit "


"kurang ajar!! "


"bang*at !! "


"bre*sek !! "


para penjaga kesakitan, tyara Kenzo dan renata berlari keluar dari rumah suseno berlari dengan sangat kencang..


"tunggu Ken, re aku capek"

__ADS_1


"buruan Ra sedikit lagi kita sampe rumah Mbah kanah" renata menyemangati tyara


"ayo sini !! aku gendong !! " ujar Kenzo


"tapi ken"


"udah gpp ayo, keburu anak buah sii plontos kemari"


"iya Ra gpp cepetan " dibenarkan Renata


Kenzo mengendong tyara berlari menuju rumah mbah kanah Dayu, Tama, Luna dan Mbah kanah menunggu mereka di teras rumah dengan perasaan yang tak tenang..


"itu mereka" seru Luna kegirangan


"Alhamdulillah, anak anak akhirnya kalian pulang juga"


kenzo keluar keringat dingin hantaman para anak buah suseno cukup keras di bagian perut kepala dan juga punggung..


netranya mulai blur kepalanya mendadak pusing masih setengah sadar setengah gak Kenzo berhenti menurunkan tyara terlebih dahulu..


"Kenzo, kamu ga papa??" panik tyara


"a-aku" brukk !! Kenzo pingsan


tyara dan renata panik mengoyangkan badan Kenzo nenek langsung menghampiri Kenzo yang terkapar lemas banyak luka lebam akibat ulah para anak buah suseno..


Dayu dan Tama membantu mengangkat tubuh Kenzo Luna masuk dalam mengambil minyak kayu putih renata juga mulai nyeri di bagian punggung dan kakinya..


"Ra, bantu aku kakiku sakit sekali ini baru terasa sekarang" mengeluh renata


"ayo ayo aku bantu re, gara gara kalian jadi seperti ini !! "


dari arah belakang mobil suseno berhenti Mereka tidak meneyerah sebelum apa yang di inginkan bos suseno terkabulkan..


"Hay cantik kita bertemu lagi" Suara suseno yang sangat horor untuk Tyara


"aaiisshh !! mau apa kamu kemari plontos !! geram tyara


"gr amat kamu dah !! Tua plontos gak tau diri!!" lantang Renata sambil memijat punggungnya


"diam kamu !! hormat kepada bos kami !! "


"kepada si plontos hormat grak !! itu mau bos kamu?? hahahhahaha bengek renata


"kura*g ajar !! " sentak suseno


Mbah kanah keluar berserta teman teman tyara membawa beberapa peralatan dapur untuk jaga jaga..


"bawa paksa tyara" perintah suseno


"jangan coba coba kalian Mendekatiku" takut tyara


Renata yang sudah lemas di dorong oleh anak buah suseno hingga dirinya jatuh tersungkur hingga dirinya pingsan..


"renata !! bangun re maafkan aku" huhuhuhu


tyara di seret paksa mencoba memberontak lagi dan lagi dia kwalahan dengan para anak buah suseno..


"lepaskan dia !! " lantang Bryan


"jangan bergerak !! " suara tembakan terdengar jelas


suseno langsung menyikap tyara dari belakang tangannya menondongkan pisau Dayu, Tama dan Mbah kanah mereka menolong renata terlebih dahulu..


Mbah kanah cukup lega sudah ada pak polisi yang akan membantu menangani kasus suseno yang sangat meresahkan warga..


"kak aku takut !! " tyara sangat ketakutan

__ADS_1


"jangan coba coba kalian mendekat, atau anak ini ga akan selamat" hahahaha


dari arah belakang polisi langsung menyikap suseno begitu juga dengan anak buahnya mereka tidak bisa berkutik..


"bawa dia pak !! " geram Bryan


"kakak" tyara berlari langsung memeluk Bryan


"kamu aman sekarang" mengelus lembut rambut tyara


"kak aku mau pulang kak, takut"


"okeoke, kita pulang sekarang"


Dayu, Tama melonggo melihat tyara memeluk dosennya mereka berdua saling bertatapan kemudian mihat ke arah Tyara dan Bryan kembali..


"tyara gak sopan, main meluk meluk pak dosen" teriak Dayu


tyara melepaskan pelukannya, Bryan menahan senyumnya melihat wajah tyara yang mulai memerah karena malu..


"yeah, mentang mentang dosen kita tampan" timpal Tama


"apaan siih" kesal tyara


"beresi barang kalian, pihak kampus membolehkan kalian untuk pindah ke desa lainnya"


"seriusan pak??"


"Alhamdulillah, kita bisa keluar dari desa ini" girang Dayu


"helleh, padahal belum berminggu Minggu baru aja tiga hari loh, udah horor kek gini" merinding dayu


"yasudah, jangan banyak ngomong !! kemasi barang kalian"


"siap pak dosen"


Bryan tersenyum melihat tyara baik baik saja, tyara salting di liatin kekasihnya seperti itu..


"kamu membuatku tidak fokus dari tadi Tyara, jangan membuatku seperti ini lagi"


"maaf kak, aku juga gak tau akan terjadi jall sepeti ini, Kenzo renata !! "


"ada apa dengan mereka??"


"mereka pingsan gegara nolong aku kak"


"temui teman temanmu dan beres beres barang barang kamu kita pulang nanti malam, Kaka mau urus botak itu bersama dengan pemilik rumah ini sebagai saksinya"


"iya kak, hati hati kak"


Mbah kanah keluar dari rumahnya setelah Kenzo dan renata sudah siuman mendekati Bryan dan juga Tyara


"nak, sebaiknya kalian pulang Karena anak buah suseno pasti tidak tinggal diam"


"iya Mbah, kenalkan Mbah ini dosen saya sekaligus tunangan saya mbah" bangga tyara


"ganteng sekali kamu nak, tadi pas pertama kamu datang Mbah kira kamu pangeran" jujur Mbah kanah


"Mbah bisa saja" malu malu Bryan


"masuk tyara bereskan pakain kamu temanmu yang pingsan udah siuman"


"baik mbah, aku masuk dulu ya kak kamu hati hati ya"


"iya tyara, Mbah bersedia ikut saya menjadi saksi?"


"tentu"

__ADS_1


mereka berdua masuk kedalam mobil melaju kearah kantor polisi dan beberapa perangkat desapun ikut..


*******


__ADS_2