Dosen Kesayangan

Dosen Kesayangan
bab 40


__ADS_3

mereka berdua masuk kedalam cafe, Kenzo sudah berada dimeja nomor lima dari kejauhan aura ketampanannya sudah sangat jelas..


"uluh uluh Kenzo ganteng banget"


"ember" kesal renata


Renata duduk di depan Kenzo,di ikuti oleh Luna duduk di samping renata, Kenzo sedang sibuk mengerjakan tugasnya juga..


"Ehem" dehem renata


"kalian udah datang? kaget Kenzo


"yaelah, sampe gak tau kita duduk?" Luna menepuk jidatnya


"hehehe, ya maaf"


Renata dan Luna mulai membuka buku tugasnya yang di kasih Bryan..


"ini Ken" menyerahkan buku ke Kenzo


Kenzo membaca terlebih dahulu materinya dengan cekatan Kenzo langsung mengajari dua perempuan yang sama cantiknya..


"wah, kamu emang sangat jenius" puji Luna


"biasa saja" senyum kecut


"akhirnya selesai juga, andaikan kamu gak pindah kampus aku gak usah ribet kek gini" gerutu renata


mereka bertiga membereskan barang barang yang berserakan di atas meja, minuman dan makanan yang mereka pesan datang..


Kenzo menyeruput secangkir kopi, renata dan Luna meminum jus strawberry spesial membuat tenggorokan mereka sangat lega gak haus lagi..


"Oo iya Ken, ada salam dari tyara" lirih renata


Kenzo memuncratkan kopi yang sedang ia sruput..


"ciyeee salting ciyeee" ledek Luna


"uhuy !! prikitiuwww" goda renata


"apa!! " sentak Kenzo


"idih galak"


"kamu pasti pindah kampus karena gak mau kan liat keromantisan pasutri yang sangat tampan dan juga cantik" ucap Luna dengan gaya Julitnya


"sok tau kamu !! "


"hayoooo ngaku" renata memainkan alisnya


"gak usah di bahas gak penting juga" kekeh Kenzo


"padahal tuh ya tyara dan dosen Bryan mereka sangat profesional tidak pernah mengumbar kemesraan"


"udah kan belajarnya, aku balik dulu" nylimur Kenzo


"nanti kali Ken, kita ngobrol dulu"


"aku masih ada acara lain"


"ya baiklah"


Kenzo berlalu meninggalkan cafe, renata dan Luna melanjutkan makan mubazir kalo gak di makan lagian ini semua Kenzo yang bayar..


"re, kamu gak berusaha mendapatkan hati Kenzo?"


"apa !! "


"biasa aja kali" sinis Luna


"habis kamu ada ada aja, mana mau Kenzo melirik aku apalagi suka sama aku aneh aneh aja deh kamu !! tipe dia tuh kek tyara ya jelas tak mampu aku bukan idaman Kenzo"


"ya jangan pesimis gitu juga"


"mungkin memang aku di takdirkan jomblo kali ya, Hhufft"


"gak gitu juga kali, kita habiskan abis ini pulang"


"oke"


tyara membaringkan tubuhnya di sofa depan televisi, melihat siaran gosip artis siapa lagi kalo bukan devano yang di gosipkan menjalin hubungan dengan penyanyi ternama..


"Dasar buaya, semua mau di embat" gerutu tyara

__ADS_1


"siapa yang buaya non?" sambung bibik


"bibik? udah lama di situ?" kaget tyara


"iya non bibik ngefens banget sama den devano"


"dulu kenapa gak minta foto kalo devano lagi Main kerumah?


"bibik malu dong non, mana mau dia foto sama orang miskin seperti bibik"


"Husss, gak boleh gitu bik kita sama"


"jelas beda dong non"


"udah udah, besok kalo devano main kesini langsung tak bilangin ke devano bibik mau foro"


"seirus non?"


"iya dong"


"makasih ya non"


"sama sama bibik, sini bik duduk sini jangan di bawah begitu"


"gak papa non, bibik nyaman duduk di karpet"


"kotor bik"


"gak lah non, setiap hari bibik bersihkan" hehhee


"iya juga ya" hehehhehe


mereka berdua asyik menonton siaran televisi bersama dengan bercanda ria..


Ting tong Ting tong..


"siapa itu bik?"


"tuan kali non, bibik buka pintu dulu ya non"


"iya bik"


samar samar tyara mendengar suara kedua orang tuanya, sontak saja tyara berdiri menemui kedua orangtuanya yang masih mengobrol dengan bibik.


"mamah !! papah !! " girang tyara


"anak mamah yang cantik" mencium pipi kanan kiri


"duduk mah pah, tyara kangen banget"


"mamah juga sayang"


bibik membawakan minuman dan juga roti pisang..


"minumannya tuan nyonya"


"iya bik trimakasih"


"sama sama tuan nyonya, aku ke belakang dulu"


"loh, sini dulu bik kita ngobrol"


"trimakasih nyonyah tapi bibik mau masak untuk makan malam"


"oke deh bik, masak yang banyak" cengir tyara


"siap nyonya"


bibik masuk kedalam, mamah memberikan bingkisan untuk anak kesayangannya papah Rendra sibuk dengan ponselnya sedang membalas sms dari klayen..


"mah buka boleh?"


"boleh sayang" sambil mengambil kue pisang


tyara membuka bingkisan yang di bawa kedua orang tuanya..


"aaaaa mamah papah makasih ini tas keluaran terbaru"


"suka kamu nak?"


"suka banget mah pah, trimakasih"


"iya sayang"

__ADS_1


"suami kamu belum pulang?" ucap papah memasukan ponsel kedalam saku celananya


"belum pah, biasanya udah pulang gak tau sekarang kok belum pulang"


"mungkin ada kelas tambahan"


"bisa jadi mah, kak Bryan kan dosen yang sangat disiplin"


"benar kamu sayang, mamah bangga banget punya mantu yang sangat pintar dan juga tampan"


tyara tersenyum mereka melanjutkan obrolannya..


Bryan keluar dari gedung kampus menenteng tas laptopnya menuju parkiran mobil nampak hanya beberapa mobil yang tersisa dosen lainya sudah pulang..


"Bryan" sapa Sandra


"kamu lagi? ngapain?" ketus Bryan


"apakah kamu sudah menikah?"


"iya"


"serius?"


"Hhmm"


"Bryan aku masih mencintai kamu"


"aku gak peduli, hati kamu salah Sandra lupakan aku"


"kau tau, aku sudah jauh meninggalkan kamu tapi apa hatiku hanya untukmu"


"semua butuh waktu Sandra, udah gak ada yang bisa di harapkan dari aku"


"tapi Bryan"


"buang perasaanmu itu tidak baik"


"ajarkan aku cara untuk Melupakanmu"


"yang bisa melupakan perasaan kamu ke aku hanya dirimu sendiri" Bryan masuk kedalam mobil


Sandra masih berdiri mematung melihat mobil Bryan melaju meninggalkan kampus..


"percuma aku balik ke Indonesia, lebih baik aku menetap di Australia mungkin itu jauh lebih baik" gerutu Sandra


renata dan Luna keluar dari cafe seperti biasa selalau bercanda ada aja yang mereka omongin..


"re awas" teriak Luna


shiiittt ..


Suara mobil menghentikan remnya secara mendadak..


"sial" kesal elfan


Renata masih berdiri mematung di depan mobil Elfan menutup wajahnya dengan kedua tangannya..


elfan membuka pintunya langsung menghampiri Renata..


"woy kalau di jalan jangan bercanda untuk saja gue gak nabrak lu !! "


"maaf aku emang salah" lirih Renata membuka tangannya


Degh !!


Renata Membulatkan matanya dia cowok yang beberapa tahun lalu bertemu di pantai bersama dengan Bryan..


"cowok ini bukanya teman dosen Bryan, la bukannya dia orang Bali" batin renata


"tunggu !! gue sepertinya udah pernah lihat lu tapi di mana ya?"


"kamu temannya Bryan bukan?"


"lah lu kok tau"


"ya tau lah, orang kita pernah ketemu beberapa tahun lalu di Bali" sambung Luna


"gue ingat Lu temannya tyara istrinya Bryan?"


"iya" senyum renata kearah elfan


"cantik, aku dulu pernah ada rasa sama nih cewek tapi gak di bolehin sama Bryan karena dia anak baik baik sedangkan gue waktu itu pria breng*ek hanya bisa menyakiti perasaan perempuan" batin elfan

__ADS_1


mereka berdua saling bertatapan, Luna jadi binggung mau ngapainn..


*****


__ADS_2