
pagi ini langit sangat cerah secerah dua orang yang sedang di mabuk asmara tyara dan juga Bryan..
bryan udah siap untuk berangkat ke kampus menuruni tangga menuju ruang makan udah di tunggu kedua orang tuanya..
"pagii den gantengku" tata mengkedipkan sebelah matanya
"Hmmm"
"mau di ambilkan lauk apa den?"
"gak perlu, biar mamah aja yang ambil"
"ih den ganteng selalu aja nyuekin tata" manyun tata
mamah sama papah Bryan tidak bisa menahan tawanya setiap hari ada aja tingkah tata yang konyol..
"lagian ya tata Bryan itu udah tunangan loh, tu lihat ada cicin di jari manisnya bryan"
"Oo no itu pasti hanya tipuan supaya tata menjauhi den gantengku" senyum kearah Bryan
"lha, emang kenyataannya gitu kalo gak percaya nanti tanya bibik sebentar lagi juga pulang dari pasar"
"tidak perduli aku nyonyah yang terpenting setiap hari tata masih bisa menatap wajah tampan den Bryan"
"terserah !! aku berangkat dulu mah pah" Bryan menyalami kedua tangan orang tuanya
"tunggu den gantengku, jangan berangkat dulu" tata mengikuti Bryan
sesampainya di teras Bryan punya ide cermerlang menjodohkan tata sama mang Tejo..
"eeee, kok belum masih mobil Masih nunggu aku ya den gantengku"
Bryan senyum miring mengelengkan kepalanya..
"Mang sini mang, tata mau bertemu katanya dia mau jadi pacar mang Tejo" teriak Bryan
"apa !! den yang benar aja amit amit ih sama mang Tejo !! mending tata kabur ajah"
gelak tawa Bryan tidak bisa di tahan lagi melihat tata ketakutan kedatangan mang Tejo yang super bandot kepada semua perempuan..
"mana den tata bahenolku?"
"hahahaha, udah di tunggu di dalam"
"oh my darling tata, Abang datang untukmu" mang tejo bersenandung ria
"hahahhaha, rasakan kamu ta !! "
dalam perjalanan pun Bryan masih ketawa membayangkan apa yang terjadi di dalam rumah pasti sangat konyol..
"pasti mamah sama papah sedang melihat pertunjukan kekonyolan mereka berdua" hahahhaha
shiitt ..
"Tania??" kaget Bryan
Tania berada di kampus Bryan ia sedang mencari seseorang siapa lagi kalo bukan dirinya..
"ngapain perempuan itu bisa tau tempat ngajarku" gerutu Bryan membuka pintu mobil
melangkah kakinya dengan sangat hati hati menghindari Tania berusaha tetap menatap kedepan tidak berani nengak nengok..
"Bryan !! " teriak Tania
"matek aku !! " menepuk jidatnya
pura pura tidak mendengar tetap berjalan menuju gedung kampus Tania berlari menuju Bryan..
"tunggu Bryan !! " menepuk pundak Bryan
"apa?"
"aku udah dari tadi loh nunggu kamu?"
"gak tanya !! "
"aku ngasih tau"
"Hmm" berjalan mendahului Tania
"nanti ada waktu enggak?"
"gak ada !! "
__ADS_1
"please luangkan waktu untuk aku"
"gak bisa"
"besok gimana?"
"gak !!" menoleh menatap Tania
jantung Tania benar benar oleng di pandang Bryan sedekat ini.. .
"terlalu tampan" lirih Bryan
"aku sibuk !! lebih baik kamu pulang !! "
"o..oke !! " gugup Tania melihat kegantengan bryan
bak di hipnotis oleh Bryan Tania mengikuti apa yang Bryan katakan ia berjalan menuju parkiran mobil..
beberapa mahasiswa sudah berdatangan Bryan selalu menjadi pusat perhatian mereka..
"lagi pak dosen tampan"
"makin hari makin tampan aja pak"
"jangan mode seirus pak nakutin"
"i love you pak"
Bryan selalu dibuat salting oleh muridnya sendiri ada aja ulah mereka setiap hari..
"duh, bikin jantung Muridmu selalu gak aman pak"
"jangan cakep cakep Napa"
"andekan pak dosen mau melihat perasaanku" hahahha
Bryan mengelengkan kepalanya untung saja dulu waktu ngajar di SMA udah sering di gombalin sama muridnya jadi udah gak kaget lagi..
alarm berbunyi tapi Tyara tetap enggan untuk membuka matanya iya masih ingin terlelap tadi malam selesai mengerjakan tugas sampai jam dua pagi..
Ting Tong Ting Tong..
"di angkat gak lun?"
ceklek..
"ee, non renata sama non Luna"
"tyara udah bangun?"
"belum non masih tidur silakan masuk langsung ke kamarnya saja"
"trimakasih bik"
"sama sama"
mereka berdua berjalan menaiki tengga menuju kamar tyara berhenti di depan pintu kamar..
tok tok tok..
"bangun woy dah siang !! " teriak Luna
"lanjutkan nanti malam tidurnya tyara bambang !! " tak kalah menggema
"Luna !! Renata !! " kesal tyara menyibakkan slimutnya bejalan membuka pintu
ceklek ..
"Hay Ra " cengir Luna
"masuk !! ganggu orang tidur aja !! "
menutup pintu ..
"pagi apanya? noh lihat udah jam berapa?"
"what !! jam sebelas ini !! " terkejut tyara
"buru mandi makan di kampus aja" usul Luna
"baik, aku mandi dulu yes"
"iyes tyara Bambang"
__ADS_1
mengambil handuk masuk kedalam kamar mandi..
renata dan Luna duduk di depan meja rias seperti biasa mereka akan mempoles wajah mereka tapi gak semenor para mahasiswa lainya..
"wow !! bedak terbaru udah dia beli aja !! "
"anak kesayangan mah apa apa udah beli duluan dari pada kita"
"betyul"
tyara keluar dari kamar mandi membuka lemari pakaiannya dia memilih beberapa pakaian yang cocok dipake hari ini..
"kalo ini gimana gaes?"
Luna renata menoleh
"wiih, cantik Ra"
"mentang mentang siang ini kelasnya calon suami sendiri jadi ingin tampil yang wow"
"hehhehehe, kudu itu"
melihat make up ya berserakan di depan meja riasnya, melirik kearah kedua temannya
"kebiasaan!! "
"hehehe, ya maaf"
"minggir gantian aku !! "
"barangan dong gak usah pelit"
"kapan aku pelit hah !! " kesal tyara
",gak pernah sih" hehehhe
mereka bertiga berdandan yang natural itu saja udah sangat cantik..
"Hahahhaha, apa itu ada ular di alis kamu lun" ejek renata
"mana?"
"coba kamu lihat Ra"
"hahahhaha, apa apa kamu lun gak usah pake alis segala kalo gak bisa buat !! kek sincan tau " hahhaha
"masa sih, coba aku lihat"
menatap cermin
"Hah !! ini sungguh memalukan" kesal Luna
"hahahha, hapus aja bikin jelek ih" usul tyara
"lha, kamu kok bisa bagus gitu kelihatan gak pake pencil alis"
"sini aku buatkan, kamu mau gak re?"
"boleh, siapa tau jadi cantik aku" senyum renata
Tyara membuatkan alis untuk Renata dan juga Luna sangat mahir dalam make over wajah temannya..
selesai bermake up mereka langsung menuju kampus dalam perjalananpun mereka bercanda ria ada aja ulah mereka..
Untung saja sopir pribadinya Tyara sudah kenal mereka sejak dulu jadi tidak kaget hanya bisa menggelengkan kepalanya ketika mereka sedang bercanda apalagi suara Luna yang sangat cempreng..
Sesampainya di gerbang kampus merdeka bertiga turun dari mobil Tyara..
"mamang pulang dulu ya non"
"syiap mang, hati hati ya"
saat Tyara mau masuk kedalam netranya melihat seseorang yang tak asing baginya keluar dari mobil..
"tunggu sebentar gaes" memberhentikan langkah kedua temannya
"apa sii Ra, keburu lapar nih" kesal Luna
"lihat itu perempuan yang bersama mamah Bryan waktu itu kan?"
"benar itu perempuan itu, ngapain dia kesini?" selidik Luna
*******
__ADS_1