
semua mahasiswa KKN sudah kumpul upacara terlebih dahulu sebelum kembali kerumah mereka masing masing..
Bryan mengantarkan tyara sampai kerumahnya karena keadaan sudah sore Bryan tidak masuk kedalam rumah ia segera berpamitan..
tiga bulan setelah tyara KKN keluarga Bryan Berkunjung kerumah tyara maksud kedatangan mereka ingin segera mempercepat hari pernikahan anak anak mereka..
"Tyara apakah udah siap untuk segera menikah dengan Bryan??"
"apa ini gak terlalu cepat pah om?" melirik kearah kekasihnya
"tidak dong, Bryan udah beli rumah beserta isinya udah siap untuk tinggali nanti bibik ikut kamu kerumah baru kalian" ucap papah Rendra
"baiklah aku siap mah pah"
semua keluarga kedua belah pihak sangat bahagia mendengar bahwasana mereka akan segera melangsungkan janji suci mereka..
hari demi hari sudah tyara lalui ia mengurus surat surat pernikahan Bryan pun begitu mereka sangat sibuk sendiri sendiri..
udanganpun sudah tersebar Luna renata membantu menyiapkan semua persiapan yang tyara butuhkan..
dua Minggu kemudian, ini hari H tyara sudah di dandani oleh mua tyara sangat cantik sekali menggunakan pakaian adat khas Jawa tengah..
"aaaaa, kamu sangat cantik sekali Ra" puji renata
"makasih"
"gak nyangka ya kamu secepat ini meninggalkan kami berdua" sedih Luna
"jangan sedih dong, aku akan tetap ada kok buat kalian"
"janji Loh, kita Tetap bisa main bareng"
"iya janji, lagian aku kan belum lulus Luna Bambang"
"tyara aku tak bisa membendung air mata ini" tangis renata pecah Luna pun ingin menangis
"udah dong gak usah sedih gitu, aku udah di make up nih" menahan air matanya
renata dan Luna mengusap air mata mereka senyum bahagia melihat sahabatnya akhirnya melepas masa lajangnya..
"dunia cepat sekali berputar" Luna masih tak rela jika hari ini sahabatnya akan menjadi milik Bryan
"betul kamu lun, kamu cepat sekali gedenya tyara kita kok masih kecil saja banget kecilnya sampe betah ngejomblo" bengek renata
"hahhahahaha" semua tertawa mendengar perkataan renata
tyara udah siap menemui mempelai pria namun nanti dulu setelah Bryan mengucap ijab qobulnya..
keluarga tamu undangan menyaksikan ijab qobul Bryan papah tyara yang menjadi wali nikah mereka, semua nampak haru..
"saahh !! " serentak
"Alhamdulillah" seru orang orang
tyara menahan air matanya mencoba tidak menangis renata dan Luna mengusap lembut punggung tyara..
"jangan mewek nanti kek jurig" hehehe goda renata
"Dasar Renata Bambang" tyara mencubit lengan renata
Luna renata mengantar tyara bejalan menemui Bryan semua mata tertuju kepada tyara yang begitu cantik dan mempesona..
Bryan terkagum dengan wajah cantik istrinya duduk di samping dirinya menandatangi buku nikah mereka berdua..
__ADS_1
jam terus berjalan hingga akhirnya resepsipun selesai kedua teman tyara sudah pulang keluarga Bryan dan juga tyara mengantar mereka berdua ke rumah baru yang Bryan beli dari hasil kerja selama ini..
kalo semua isinya tetap di bantu oleh papah Hans nampak sangat mewah sekali malam ini mereka berdua mulai tidur di rumah baru terpancar jelas wajah bahagia tyara dan juga Bryan..
"mah, bibik kapan kesini?"
"besok sayang"
"oke mah"
"jangan lupa cepat berikan kita cucu" kompak orang tua Bryan dan tyara
"tyara jadi malu"
Bryan hanya tersenyum,
"yaudah kita gak mau ganggu waktu kalian, kita pulang dulu"
"hati hati mah pah" seru Bryan dan tyara
akhirnya tinggal mereka berdua sekarang jantung tyara saat ini sangat tidak aman mulai tidak karuan membayangkan hal yang akan segera dimulai..
Bryan masuk duluan tyara masih berada diluar pikirannya masih takut adegan dewasa berkali kali tyara menggigit bibir bawahnya..
"loh kok gak masuk?" Seru Bryan
"bentar, Kaka juga ngapain keluar lagi??"
"lupa, mengambil ponsel, buruan Masuk kamar habis kamu malam ini sama aku" senyum horor Bryan
"aaaaaa ini yang aku takutkan" teriak tyara
Bryan cekikikan melihat wajah tyara nampak sangat panik, Bryan mengendong tyara melihat tingkahnya membuat Bryan sangat gemas..
tubuh tyara di hempaskan di atas kasur..
"kakak mau melakukannya sekarang??" malu malu tyara
"iya, siapkan kamu"
"i-iya"
"hahahhaha, gak sekarang nanti kalo udah bersih bersih"
"Kaka ih" menutup muka menggunakan slimut
Bryan membuka pakianya tyara membuka slimut terlihat jelas tubuh Bryan tanpa sehelai apapun..
"aaaaaa Kaka Bryan apa apaan" kaget tyara
"loh, kenapa?? bagus kan punyaku" memainkan alisnya
"apanya woy yang bagus" polos tyara
"Dasar bocah" kesal Bryan
"apa !! "
"iya, bocah kecil" ledek Bryan
"apa maksudnya ngatain aku bocah hah !! "
"kalo berani kita mandi bareng"
__ADS_1
"oke !! siapa takut"
"aku tunggu kamu di dalam" mencolek pipi tyara
Bryan masuk kedalam kamar mandi Tiara masih bingung mau berbuat apa kepada bryan yang sekarang sudah menjadi suaminya..
krieeet ..
pintu kamar mandi terbuka Tiara masuk ke dalam kamar mandi hanya menggunakan handuk kimono dia malu-malu menghampiri Bryan..
"kak" lirih tyara
tyara membuka handuknya terlihat jelas tubuh putih mulus dan juga sangat seksi Bryan sudah tidak sabar untuk segera menyantap istrinya malam ini..
bryan Langsung membopong tyara keluar dari kamar mandi merebahkan tyara ke atas kasur mereka berdua saling memadu kasih hinggaa beberapa kali..
alarm berbunyi tyara masih tidur di dekapan tangan Bryan enggan untuk membuka matanya maklum pengantin baru..
bibik udah datang kerumah baru majikanya tudah beberapa kali memencet bel namun tidak ada yang membukakan pintu..
"ini pasti tuan sama nyonya masih tidur" kesal bibik
tyara membuka matanya ia menatap ke samping melihat sang pujaan hati sekarnag sudah menjadi suaminya..
"ini tidak mimipi, waktu cepat sekali rasanya Baru kemarin aku mengejar cintanya eeeh sekarang udah jadi suamiku aja" gumam tyara
Bryan membuka matanya menatap wajah cantik istrinya yang semalam abis olehnya bahkan tubuhnya banyak tanda cinta darinya..
Ting tong Ting ting ..
"astaga, bibik " teriak tyara
ia langsung menyingkirkan slimutnya padahal tyara masih telanjang belum memakai pakaian..
"kamu mau membuka pintu tanpa pakian?" hahahhaha
"yaampun aku lupa kak"
"tuh pake kimono aja"
Tyara berlari mengambil kimono lalu memakainya segera Ia membuka pintu kamar berlari menuju ruang tamu untuk membuka pintu..
gleek ..
"hehehhe, bibik" cengir tyara
"mentang-mentang pengantin baru !! membukakan pintu untuk bibi lama sekali udah satu jam non"
"maaf bi" hehehe
"ya sudah nggak apa-apa bibi disuruh masuk nggak nih??" sindir bibik
"tuh kan sampai kelupaan ayo bi masuk hehehe maaf ya bi lama nunggunya" merasa tak enak hati
"bibik sangat memaklumi Kok non" hehehehe
"aku kekamar dulu ya bik, mau mandi buatkan sarapan buat suami aku"
"wwihh, yang udah punya suami.. apaa itu non merah merah" goda bibik
"bibik ih malu kan aku " tyara langsung masuk kedalam kamar..
bibik cekikian melihat nona mudanya sekarang sudah menjadi nyonya Bryan
__ADS_1
*****