
Terima kasih masih menunggu kelanjutan kisah ini teman teman, Author akan berusaha menerbitkan banyak episode setiap hari ya supaya kalian betah di rumah, hehehe semoga kalian suka gays.
Aruna berusaha menjadi pendengar yang baik untuk pria yang dia anggap seperti abang sekaligus ayah angkat nya dan bahasan mereka memang tidak pernah melenceng.
Namun anehnya setelah mereka sering menghabiskan obrolan lewat telepon,ya walaupun tidak setiap hari layaknya sepasang kekasih. Maranatha sudah jarang terlihat berkunjung ke toko.
Sebulan kemudian habislah sudah kontrak kerja Aruna di percetakan itu. Tanpa menaruh curiga segera ia menandatangani surat yang membuatnya berhenti bekerja itu karna dari awal memang kesepakatan nya hanya untuk 3 bulan saja namun tak kunjung di akhiri lantaran rekan nya ada yang mengundurkan diri.
Setelah menerima gaji terakhir nya, Aruna bergegas pulang dan memulai hari harinya dirumah membantu orang tuanya. Selang beberapa hari setelah berhenti bekerja Maranatha menghubungi Aruna
"Mengapa kau berhenti bekerja? " tanya Maranatha tak sabar mendengar jawaban gadis itu
" oohh,, tak apa bang kontraknya habis" jawab Aruna santai
"mengapa kau tak memberitahu padaku sebelumnya, aku bisa membantu mu untuk bertahan disana" Maranatha menawarkan bantuannya
"Yasudahlah bang, udah lewat juga kan"sesal Aruna.
Malam itu Aruna berbincang hangat lewat telepon dengan kakak sulungnya Ike. Ike sudah lama merantau ke pulau jawa, setelah benar benar memikirkan nya, Aruna memutuskan untuk berangkat ke sana menyusul kakak nya.
Skip... Skip... Skip tiket pesawat sudah di pesan untuk keberangkatan hari selasa pagi.
__ADS_1
Ntah apa yang Aruna pikirkan, dia bertekat tidak memberitahukan kepada siapa pun mengenai kepergian nya.
Tapi entah apa yang terjadi pada hati nya sabtu petang itu, Aruna memyambar ponsel miliknya dengan perasaan yang tak bisa di prediksi lantas mencari kontak Maranatha, tanpa pikir panjang ia langsung menghubungi no ponsel yang sudah ia simpan sebelumnya.
Tuuut.... Tuuut... Dengan resah seperti sedang terjadi sesuatu yang hebat Aruna menunggu panggilan itu di respon.
"Hallo dek" terdengar suara Maranatha dengan nada heran karna belum pernah Aruna yang duluan menghubungi dirinya.
"eh.. Mmm abang sibuk kah? Tanya Aruna mulai gugup harus mulai dari mana
" Tidak kok, katakan ada apa? "
" Hari selasa nanti aku berangkat ke Jakarta ya bang" dengan berat Aruna berusaha berpamitan
" mungkin akan lama bang, aku ingin menyusul kakak dan mencari pekerjaan disana" balas Aruna lagi.
.... Jjeeppp... Jantung Maranatha merasakan sesuatu yang menyakitkan namun ia juga merasa aneh, perasaan apa itu? Emang nya kenapa bila gadis itu pergi?? Tanya nya pada diri sendiri tapi Maranatha berusaha tetap tenang.
"baiklah aku akan mengantarmu ke bandara"
"tidak usah bang, aku di antar mamak kok"
__ADS_1
Perasaan Maranatha semakin tidak enak
" aku akan mengantar kalian sekalian " bujuknya lagi
" mamak sudah meminta paman yang mengantarkan kami bang, senin malam kami akan berangkat ke medan dan menginap di sana supaya tidak terlambat, karna penerbangannya pagi pagi" Aruna meyakinkan Maranatha
"Kalau begitu, mari kita bertemu sebelum berangkat " ajak Maranatha lagi seolah sangat mengharapkan pertemuan mereka
" Aku akan menjemput mu nanti malam, kita bisa makan malam bersama " bujuk Maranatha lagi namum lagi lagi ajakan nya di tolak oleh Aruna
" malam ini aku harus menyelesaikan semua pembukuan ku bang, selama ini aku menjabat sebagai bendahara 'Karang Taruna' jadi aku harus menyelesaikan semuanya sebelum pergi" Aruna menjelaskan acaranya, tentu saja Maranatha sangat kecewa
Malam itu hati Maranatha kacau, ia tak bisa tidur
Bolak balik ia membuka profil Facebook milik Aruna, ia menatap photo demi photo gadis itu
"Mengapa aku resah dia pergi? Ada apa dengan ku? Ini tak pernah terjadi sebelumnya. Apa aku sudah jatuh cinta padanya? Tidak, tidak aku hanya kagum padanya, tapi kenapa hatiku berat melepaskan kepergian nya" gumam Maranatha berbaring di kasur nya. Istri nya Elmi memang sering meninggalkan nya di kamar sendirian,
Saat itu lah Maranatha menyadari ia mulai jatuh hati pada Aruna, namun tak sempat ia beritau, gadis itu sudah pergi.
.
__ADS_1
.
.