
.
.
Tak terasa waktu terus berjalan bumi terus berputar, belum ada yang berubah.
Yang punya rasa masih sibuk menikmati masa masa indah dan manis, yang punya gosip masih sibuk nyinyir sana sini dan yang punya suami masih betah dengan kegaduhan di rumah nya.
Ya.. Tanpa Elmi sadari Pelan pelan tapi pasti suaminya sudah terjebak dalam hubungan baru yang sangat rumit, bagaimana tidak rumit kalau saja gadis itu hanya mengejar materi kapan pun bisa di akhiri dengan mudah.
Masalahnya sekarang mereka terikat perasaan bahkan sudah berkomitmen. Mungkin hubungan itu baru terjalin beberapa bulan tapi rasa nyaman tak terelakkan lagi dari kedua pihak.
Ketergantungan komunikasi sudah melebihi pasangan normal. Sedangkan dirumah Elmi masih setia dengan sikap egois nya dan tak sekalipun berfikir bahwa ia akan terjerat masalah yang besar nantinya.
"Bang tua boleh aku numpang sampai Berastagi? Aku ingin belanja buah? " tanya Mita, staff kantin tempat Maranatha bekerja.
Mita bersuamikan Jefri, supir kantor Maranatha.
Tanpa menaruh curiga Maranatha hanya mengangguk menyetujui ucapan Mita.
Awalnya Mita duduk di belakang tanpa banyak tanda tanya. Hanya menikmati perjalanan.
Lama lama Mita melonjak, hari ini ia berani duduk di depan seperti nyonya besar. Maranatha bingung dan enggan membahas nya ia hanya fokus pada kemudinya.
__ADS_1
Setiap kali Maranatha ada di kantor, tanpa di pesan pun kopi hitam dan sebungkus rokok akan selalu terhidang di meja nya. Bahkan Mita sudah berani mengirimi Maranatha pesan entah itu mengingatkan makan dan mengingatkan jadwal nya.
Tapi Ia tak pernah menerima bayaran nya, bahkan saat Maranatha memaksa sekali pun. Itu membuat Maranatha sangat tidak nyaman.
Tringg.. Bunyi notifikasi di ponsel Aruna tanda seseorang mengirimkan permintaan pertemanan di sosial media nya.
"Mita? " gumam Aruna mencoba mengingat apa dia punya teman bernama Mita.
Pelan pelan ia melihat profil akun Facebook itu tak sengaja melihat 1 teman yang sama, Maranatha.
Segera Aruna screnshoot dan bertanya pada Maranatha siapa wanita itu.
" Tak usah di terima sayang, staf kantin itu"
"ooww,, oke deh"
Ilfil dalam hati nya melihat kelancangan wanita itu berani datang kerumah nya tanpa pamit padanya.
Maranatha tak keluar dari kamar nya karna engan melihat wanita yang belum jelas apa tujuan nya.
Hampir seminggu sekali ia datang ke rumah menemui Elmi, kadang bawa makanan kadang beli baju sampai baju anak anak juga di beli.
Tapi bodoh nya Elmi tak bisa menangkap tujuan yang terselubung di balik kebaikan itu.
__ADS_1
Hari ini Aruna mendapat teror dari akun Facebook baru bernama Mawar, Aruna memejamkan matanya dan memutar otak nya tak mau salah jawab yang mungkin akan merugikan dirinya sendiri.
Tak sengaja ia mendapat permintaan pesan masuk dari mesenger oleh Mita, panjang isi chat nya dan intinya meminta Aruna mau berteman dengan nya.
Aruna mengikuti alur, menerima permintaan pertemanan itu masih dengan pikiran yang melayang soal Akun Mawar.
Entah kenapa tersirat di benak nya untuk bertanya pada Kekasihnya, ternyata ia juga mendapat teror dari Mawar,,
"Apa hukumnya kalo suami berselingkuh di belakang istri? "
" pemimpin kok selingkuh " begitu lah isi pesan dari Mawar.
" Apa kau dekat dengan Mita?" tanya Aruna antusias.
"Tidak, aku sangat risih dengan nya. " mulai lah Maranatha menuturkan semua yang di alami nya beberapa minggu ini.
Mulai Otak Aruna berfikir keras apa yang sebenarnya sedang terjadi.
.
.
Author minta maaf ya teman teman perihal lama tidak up.
__ADS_1
Sekarang waktu sudah memungkinkan author akan up terus,
Terimakasih masih menunggu kelanjutan kisah ini. Dan semoga kita semua terhindar dari penyakit Covid ya... Amin