Dunia Di Belahan Lain

Dunia Di Belahan Lain
Part 20


__ADS_3

.


.


Hari ini hari pertama Aruna bekerja.


Ia di tempatkan sebagai spg di sebuah ritel busana lumayan jauh dari kediaman Ardo.


Memakan jarak kurang lebih 1 jam menggunakan kendaraan umum. Karna baru masuk jadi sift nya belum bisa di cocokan dengan kakak iparnya Lesmana.


4 hari sudah Aruna tinggal di sana, setelah kejadian yang tidak mengenakkan hati kemaren Aruna membiasakan untuk mengisi perut dulu sebelum pulang ke rumah. Ia bahkan tak menyentuh makanan yang ada di rumah itu.


Setelah memutuskan untuk pindah dari sana dan mencari kost sendiri sekitaran tempat kerjanya, Aruna mengatakan pada abang nya Ardo yang kala itu sedang asik bermain dengan putri nya.


"Bang.. Aku kost saja ya dekat tempat kerja. Teman aku juga kost semua sekitar situ. Hanya butuh sekitar 5 menit berjalan kaki sudah tiba di toko.


Lagi pula aku resah naik kendaraan umum bila pulang malam bang. " bujuk Aruna dengan wajah sedikit gugup mengingat pesan paman Era.


Pekerjaan Aruna terbagi menjadi 2 sift. Saat sift pagi bisa keluar pukul 18:30 sedangkan kala dia kena sift siang harus keluar pukul 22:15.kadang dia tersisa sendiri dalam angkot menuju rumah Ardo.


"Aku berharap kau tinggal di sini Una. Tapi bila kau memang sudah memutuskan demikian aku juga tidak bisa memaksa mu. Apa kau sudah membicarakan nya dengan bibi (ibu Aruna)?.

__ADS_1


Oia jika kau memang berniat untuk kost, kau hubungi papa dulu ya, soalnya dia meminta ku menjaga mu di sini dan tinggal bersamaku" jawab Ardo tak memberi celah untuk Aruna menjawab.


"Oh.. Begitu bang, biar aku menelpon paman" Aruna bergegas ke kamar untuk menghubungi paman Era.


"Paman.. Aku takut bila harus pulang malam. Lagian aku tidak enak terus merepotkan abang dan kakak ipar. Disana aku juga bisa lebih hemat paman karna hanya berjalan kaki menuju toko. " jelas Aruna pada paman Era.


" Apa kau yakin bisa menjaga dirimu disana nak?


Berjanjilah padaku kau tidak akan aneh aneh disana. Lebih baik kita berdebat hari ini daripada harus berdebat besok lusa setelah kau melakukan kesalahan. Kau seorang gadis Una apa kau yakin mampu menjaga diri sendiri? " suara paman Era terdengar serius dari ujung sana


" Aku berjanji paman. Aku akan sering mengunjungi abang dan kakak ipar"


Aruna hanya tersenyum mendengar kan setiap kalimat yang paman Era ucapkan.


Tak terasa air mata mulai meleleh membasahi pipinya


"Apa begini rasanya di perhatikan seorang ayah?


Bila ayah masih disini apa nasihat nya juga akan sama?"gumam batin Aruna terharu mendengar ucapan paman nya.


Selama ini tak ada yang melakukan hal itu padanya. Bahkan Ibunya juga tak pernah selembut itu pada dirinya.

__ADS_1


Aruna menghela nafas panjang menguatkan hatinya.


"Ya paman aku mengerti "


Setelah selesai berpamitan pada abang dan paman nya, Aruna mengatur off sehari untuk memindahkan barang barang nya ke kamar kost baru yang akan ia tinggali.


Disana Aruna berbagi kamar dengan rekan kerjanya di toko, Win dan Ria.


Tampaknya mereka kompak bertiga.


.


.


.


Jangan lupa untuk like, komen dan vote nya ya teman teman .


Semoga suka kisah ini


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2