
Cinta sejati ♥️
Sejak kehadiranmu hingga kini ruang hatiku beraroma wangi buaian bunga-bunga rindu menari yang kau tinggalkan dihati makin hari bersemi tanpa layu senyum ini tersirami cinta suci darimu kekasih hati jangan biarkan aku sendiri kuhanya ingin memiliki dirimu seutuh nya cinta sejati menjadi harga mati tidak tertawar lagi andai ada pengganggu hati hati ini tegas menghadapi janganlah engkau ragu lagi hati ini milikmu abadi...
---Mario----
___________________________________________
Hari berganti hari Erina sedikit demi
Sedikit, Sudah terbiasa hadir nya Ardi
Dalam hidup Nya, Apa lagi Ardi mengaku Sebagi kekasih Nya.
Walau Erina belum mengingat apa
Apa, Namun, Erina sering mimpi buruk Mengingat masa lalu nya dengan samar Samar, Atau Tidak jelas.
Sudah beberapa hari Erina sering
Tidur siang, Karena memang ketika
Malam, Erina jarang Tidur nyenyak
Karena sering bermimpi.
*******
" Astaghfilullah... " Ucap seseorang,
Terdengar Jelas suara nya namun..
Samar samar wajah nya.
" Ada apa mas, Kenapa mobil nya "
Jawab nya.
" Awas.. Mas... "Teriak nya lagi...
Aarggghhh......
Erina pun terbangun dari mimpi
Nya, Yang Sudah sekian kali nya.
Dengan nafas yang Tidak beraturan
Seperti orang lari maraton.
" Huh... Mimpi lagi, Tenang Karina tenang. " Ucap nya mencoba menenang kan diri nya Sendiri.
Erina mencoba menarik nafas dan Membuang nya secara perlahan.
" Siapa laki laki itu dalam mimpi ku "
Gumam nya, Dengan rasa penasaran.
" Apa aku harus cerita sama mas Ardi,
Atau Tidak usah. " Ucap nya lagi.
Suara nya begitu jelas, Namun
Wajah nya Sama sekali tidak terlihat
Hanya samar samar Membuah ku.
Selalu pusing.
" Siapa sebenar nya aku, Apa benar
Aku tidak Mempunyai keluarga. Apa
Benar nama ku Karina. " Gumam nya.
Erina mulai meragukan semua kata
Kata Ardi. Apa mungkin Ardi yang,
Engaku sebagai Kekasih nya telah Membohongi nya.
" Apa mungkin, Tapi mas Ardi orang
Baik " Ucap nya lagi masih dengan
Sejuta kebimbangan.
" Tapi identitas itu Benar foto ku, Dan nama Ku Karina, tapi kenapa aku malah meragukan Nya yah.. " Tambah nya lagi.
Karena pusing dan bosan karena
Ardi selalu Meminta nya tidak keluar
Rumah sendiri, Erina Pun nekat keluar
Rumah tanpa Ardi.
Erina berniat ingin ke Mall dan
Menaiki Angkutan umum, Seperti
Sudah hal biasa Bagi nya.
Sesampai nya di Mall Erina masuk
Dalam ke Bagian buah buahan.
Sesudah hilang ingatan atau pun
Sebelum Nya Erina tetap saja menyukai
Buah buahan Yang di Mall, seakan sudah Mendarah daging Kebiasaan itu.
Dan saat ingin membayar ia baru
Ingat Erina Tidak sengaja menabrak Seseorang.
Bughhhh.....
Beberapa buah belanjaan Erina pun
Tercecer, Dan seseorang membantu
Nya memunguti Nya.
" Maaf aku tidak sengaja " Ucap Erina
Yang Masih memunguti satu persatu Belanjaan Nya.
__ADS_1
Laki laki itu diam membisu membantu
Erina Memunguti belanjaan yang berisi
Buah Buahan yang tercecer.
" Ya Allah siapa dia kenapa begitu mirip " Ucap nya dalam hati.
" Tidak apa apa aku yang salah tidak,
Melihat mu " Jawab nya.
Ya.. Dia Io sang suami yang sudah Menganggap nya sudah tiada......
" Kamu yang di taman kota waktu itu "
Tanya Nya dengan senyum manis nya.
" Iya kamu Erina, Eh maksud ku Karina " Jawab nya.
Erina hanya mengangguk dan,
Tersenyum Io Pun merasa senang
Saat bertemu dengan Gadis yang
Begitu mirip sekali dengan Mendiang
Istri nya
" Mario... panggil saja Io " Ucap nya Memperkenal kan diri nya.
" Iya.. Apa sedang berbelanja dengan
Istri dan Anak nya ? " Tanya nya lagi.
" Oh tidak anak ku tidak ikut aku
Hanya Kebetulan lewat sini dan
Membeli beberapa Susu formula,
Untuk anak ku " Jelas nya.
" Anak nya minum susu formula,
Kenapa tidak Asi ibu nya, Eh maaf
Bukan maksud ku, Seperti itu lupakan lah " Tanya nya gugup Entah mengapa jantung
Nya berdebar.
"Iy ibunya sudah meninggal jadi minum
Nya susu formula " Jawab nya dengan Tenang.
"Maaf aku tidak bermaksud.. " Ucap nya
Lagi, Dengan pelan.
" Tidak apa apa " Tegas nya Io.
Io pun tersenyum melihat gadis
Di depan nya Yang mengaku bernama
Dan Tidak di pungkiri oleh Io, Begitu
Cantik seperti mendiang istri nya,
Namun berbeda dengan Karina
Memakai hijab dan berdadan, Sangat Mencolok.
"Apa mau bareng pulang nya " Tawar nya
Io dan tersenyum.
"Apa tidak merepot kan mu " Jawab nya.
" Tentu saja tidak " Jelas nya.
Io dan Erina pun masuk mobil
Dan Erina merasa nyaman saat
Bersama dengan Io.
Hati nya serasa bahagia bertemu
Dengan Io Dan jantung nya selalu
Berdetak kencang.
Di perjalanan pun Io dan Erin hanya
Diam, Larut dalam pikiran nya masing Masing.
" Dia begitu mirip, Aku semakin
Penasaran aku Akan mencoba untuk Mendekati nya dan mencari Tau asal
Usul nya. " Ucap nya Io dalam hati.
" Kenapa aku merasa nyaman
Bersama nya, Tidak dengan mas
Ardi yang mengaku sebagi Kekasih ku " Gumam Erina dalam hati.
Sekilas Io memandang Erina dan
Sampai Tidak Fokus mengendari
Mobil nya.
" Apa kamu mau makan siang dulu
Bersama ku " Tawar nya.
" Di dekat sini, Tidak jauh " Tambah nya
Lagi, Dengan penuh senyum.
"Ya tidak apa apa aku juga belum
Makan Siang " Jawab nya.
Erina dan Io pun mampir ke cafe
__ADS_1
Milik nya. Dan berlalu masuk dalam
Dan duduk di salah Satu meja.
Semua kariawan memandang nya,
Dengan sangat heran, Dan bertanya
Tanya dengan Gadis yang Io bawa,
Begitu mirip dengan Sang mendiang
Yang sudah meninggalkan Nya.
Andi pun tidak kalah kaget melihat
Erina, Dan Sempat mengira nya mimpi.
" Mas bro sama siapa kenapa mirip
Apa dia yang yang mas bro cerita
Waktu lalu, Mirip sekali Dengan Erina. " Gumam nya dalam hati.
Memandang Erina dan Io dari kejauhan.
Io pun menghampiri Andi, Dan
Memesan kan Makanan untuk
Gadis yang mengaku Bernama Karina.
Erina pun hanya mengangguk dan
Menunggu Nya di meja.
"Ndi... suruh kariawan bawain beberapa
Menu makanan kita kesana " Ucap Io.
" Mas bro kenapa wanita itu mirip
Sekali dengan Erina " Tanya nya Andi
Yang masih Memandang Erina dari
Kejauhan.
" Jaga mata mu, Aku aduin sama Nia
Nanti " Ancam nya lagi.
" Ya ampun mas bro orang nanya
Apa jawab nya apa " Jawab nya.
" Udah jangan banyak omong,
Siapin bawa Kesana " Ucap Io.
Andi pun mengangguk dan masih
Dengan Rasa penasaran dengan wanita
Yang Io bawa beberapa kariawan pun
Berbisik bisik.
Banyak dari mereka yang tidak
Mengenali nya pun menyangka
Bahwa wanita yang berhijab, Bersama
Io adalah kekasih nya.
Io pun di depan Erina, sekilas memandang
Wajah nya yang begitu cantik.
" Kenapa kamu memandang ku seperti itu " Tanya nya, Penasaran.
" Oh tidak, Hanya lipstik kamu kecoret
Sedikit " Elak nya.
deg.... seakan akan Erina pernah
Mendengar ucapan ini sebelum nya.
" Oh ya kenapa kamu tidak bilang
Sedari tadi Pasti banyak sekali yang
Melihat nya, Dan tertawa. Pantas saja
Hampir semua kariawan disini melihat
Ku seperti orang aneh yang Mereka lihat " Jelas nya dan sambil, Menghapus sisi
Ujung bibir nya dengan tisu Karena Pengakuan Io lipstik nya berantakan.
Io pun teringat pernah berkata
Seperti itu Terhadap Erina, Io merasa
Heran dengan Ucapan nya sendiri.
------------------------------------------
salam semangat semua kakak kakak
terima kasih untuk yang sudah mampir di cerita saya, dan terima kasih like coment rate5 dan juga vote nya.
Tinggalkan jejak mu kak.
jangan lupa beri kami semangat
like coment rate5 dan juga vote nya.
terima kasih.
salam
siji wadah Ojo sampe Bubrah
siji Kuto Sewu konco
Semangat.......♥️♥️♥️♥️♥️
__ADS_1