
Terlihat sosok pria gagah dan tinggi tegap, juga manis. Pria asal Jakarta ini juga, keturunan China Arab. Ia adalah pewaris perusahaan waskita karya yang terbesar di Indonesia ia juga telah memiliki bisnis bisnis lain nya, dan juga termasuk investor terbesar di kotanya ia bernama, Zidan Al-Rasyid
Sepulang pertemuan nya dengan Erin, ia telah meminta asisten pribadi nya juga untuk segera mencari tahu tentang latar belakang Erina.
"Fika.. " Panggil nya laki laki itu masih setia duduk dan sedikit cemas dan juga merasa tidak seperti biasa nya.
"Iya pak ada yang bisa saya bantu" Tanya nya asisten wanita itu adalah Fika ia yang selalu menemani nya kemana pun ia pergi.
"Apa yang kamu tahu tentang pemilik hotel Alfarisqi itu" Tanya nya dengan serius dan juga sangat penasaran.
"Yang saya tahu dari rekan rekan sesama investor ia adalah CEO hotel Alfarisqi, dan yang selalu ia bawa itu adalah putra semata wayang nya" Jelas Fika dengan tegas dan terang.
"Apa dia singel parent " Tanya kembali dan Fika sedikit ragu untuk menjawab nya lagi.
"Setahu ku benar, ia seorang singel parent karena dari rekan sesama investor ia tidak terlihat mempunyai seorang suami, dan juga banyak yang mengenal nya. Dia pernah juga menjalin hubungan dengan, anak dari ibu qanita pengusaha tenun sarung di kota ini pak" Jelas nya lagi membuat laki laki itu juga berfikir, tentang sosok Ardi.
"Apa jangan jangan wanita itu adalah mantan istri Ardi, apa anak laki laki itu adalah anaknya lalu Ardi mendekam dipenjara kasus apa yang menimpa nya" Batin nya.
"Apa Ifan belum kembali" Tanya nya kepada sang asisten wanita itu.
"Belum pak, mungkin sebentar lagi ia akan segera tiba" Jawab nya laki laki itu sangat tidak sabar, ia ingin mengetahui semuanya tentang Erin. Tiba tiba Ifan pun, mengetuk pintu ruangan atasan nya itu.
"Apa yang kamu tahu" Tanya langsung tanpa menunggu nya lagi, dan sangat penasaran.
"Wanita itu bernama Erina khafianingrum pak dia adalah CEO hotel Alfarisqi, dan dia juga sudah mempunyai seorang putra, dan dalam penyelidikan ku ia mempunyai suami dan ia adalah wanita karir nomor satu di kota ini, ia terkenal CEO hotel tercantik pak, sehingga para investor nya begitu banyak dan ia juga begitu mudah membangun sebuah hotel di mana mana, dan ada yang membuat orang orang heran dan mengagumi nya. Ia tetap sederhana walau ia kini termasuk banyak harta" Jelas nya Ifan dan membuat sang atasan terkejut, dan sedikit tidak rela ia tahu Erin masih mempunyai suami.
"Dia begitu cantik, aku bahkan mengira ia adalah mantan istri Ardiansyah. Tidak ku sangka, sayang sekali aku sudah terlambat mengenal nya" Batin nya.
__ADS_1
"Apa kamu juga sudah tahu, Ardiansyah dia mendekam di penjara karena kasus apa" Tanya nya lagi dan masih dalam keseriusan nya.
"Pak Ardiansyah mendekam di penjara karena kasus pemalsuan identitas, dan juga pelaku pengrusakan rem mobil suami dari Bu Erina pak. Sehingga ia pernah hilang ingatan dan Pak Ardiansyah mencoba untuk membuat nya kembali kepada nya, karena sebelum Bu Erin memutuskan untuk menikah ia pernah juga menjadi kekasih pak Ardiansyah, ia sangat mencintai nya sehingga ia melakukan semua itu semata mata tidak ingin kehilangan nya" Ucap Ifan dengan jelas.
"Pantas saja Ardiansyah nekad seperti itu wanita itu begitu cantik, dan manis sempurna dimata ku" Tutur nya dan ia tersenyum, ia mengingat wajah nya saat ia pertama kali bertemu tadi, pandangan pertama membuat ia jatuh hati dan juga memporak porandakan hati nya.
**************************************
Setelah menemui salah satu investor nya kini Erin masih berasa di restoran tersebut, guna menunggu sang suami datang.
"Sudah lama sayang " Ucap nya membuat nya terkejut dan merasa kesal.
"Seharus nya memberi salam bukan nya membuat ku terkejut" Kesal nya dan ia masih melanjutkan makan nya dan juga menyuapi Alfa.
"Ded aku tadi bertemu aunty yang sangat cantik" Tutur nya membuat sang bunda memubulat kan kedua mata nya dan juga menatap sang suami
"Kenapa bunda menatap ku seperti itu, apa salah ku" Tanya nya dengan hati hati, io tahu istri nya kini sedang mengintrogasi nya.
"Tidak.." Jawab nya dengan nada takut di hukum puasa oleh istri nya.
"Ded apa momy sedang marah" Tanya nya ia dengan polos, dan menatap wajah sang ayah
"Tidak, bunda mu hanya lelah baik lah habis kan makanan mu dan kita segera pulang" Ucap io, ia juga ingin meredam amarah sang istri.
"Baik lah, mom nanti kita di hotel saja yah, Alfa tidak mau pulang di rumah pasti ada Akong Asen" Pinta nya ia merasa kesal pada Asen om nya io karena sering kali ia mencubit pipi nya bila bertemu dengan nya.
"Kenapa Alfa tidak menyukai Akong Asen Hem" Tanya nya sang ayah, dan Erin pun hanya menjadi pendengar anak dan ayah nya itu yang sedang berdiskusi.
__ADS_1
"Aku tidak suka bermain dengan Akong Asen aku, lebih suka bermain dengan om Alen" Tutur nya, membuat sang bunda merasa heran.
"Sama saja mereka semua menyayangi mu" Ucap Erin dengan tegas.
"Cepat habis kan makan nya bunda sangat lelah ingin istirahat" Jelas nya io melerai kedua nya
"Momy aku akan memanggil nya momy" Jelas nya lagi dengan nada marah.
"Dia sangat galak seperti bunda nya, aku pun terkalah kan oleh mereka berdua, tatapan nya membuat mataku sakit" Batin nya.
"Sudah lah terserah ia akan memanggil ku momy atau bunda, ayo kita pulang" Ucap nya dan bersiap pulang.
"Baik lah ayo sayang ayah gendong" Ucap io dan baru saja ingin menggendong nya Alfa pun menggelengkan kepala nya.
"Aku sudah besar aku tidak mau lagi di gendong Dady" Tutur nya membuat kedua orang tua nya terkejut atas jawaban sang putra.
"Aku rasa ia identik dengan sifat mu, yang galak" bisik nya kepada sang istri, dan Erina sudah menahan emosi nya karena ia di kata kan, galak oleh suami nya.
"Jangan macam macam aku bisa saja akan menghukum mu mulai malam ini " Ancam nya dan tersenyum jahat.
"Baik lah maaf sayang, aku juga hanya bercanda dan jangan hukum aku, bukan kan kita harus rajin olah raga agar cepat memberikan adik untuk Alfa" Ucap nya dengan pelan agar Alfa tidak mendengar percakapan orang dewasa itu.
Dan setelah itu mereka pun bergegas ke hotel untuk istirahat, karena itu permintaan Alfa ia ingin bermalam di hotel nya.
___________________________________________
__ADS_1
\-\-Terima kasih\-\-