Erina I Love You

Erina I Love You
Ep 41. Rencana Elsa


__ADS_3

Seiring waktu berjalan Io yang di sibuk kan oleh cafe, Toko dan wisma baru nya sepulang dari cafe Io sengaja mampir ke toko ER-RIO fashion. Seperti biasa Erina sedang membantu Nia, Tiba tiba Io pun datang dan bergabung.


"Hai.. " Ucap Io dan tersenyum.


"Mas Io, Apa Andi belum memberikan laporan keuangan ER-RIO ?" Tanya nya dengan sejuta Penasaran.


"Eh mas Io, Kok ada disini " Tanya Erin. Karena Erin sama sekali tidak tau, kalau ER-RIO adalah milik nya.


"Kebetulan lewat " Ucap nya singkat. Dan masih memandang Erina. Hati nya begitu sangat teriris, karena Io sangat merindukan Erina, Io sangat yakin Karina adalah Erina sang istri yang ia cari selama ini.


"Mas Io aku tadi nanya kenapa tidak di jawab, Malah Mandang anak gadis orang " Ledek nya, Dan tersenyum.


"Udah, Hanya tidak sengaja mampir kesini" Ucap nya.


"Ya udah aku masuk dulu deh " Elak nya. Mencari alasan karena bingung berdekatan dengan Erina, Membuat hati dan pikiran tidak karuan menurut nya. Io pun masuk dalam ruangan nya bersebelahan dengan ruangan Nia toko nya sengaja di beri dua ruangan agar saat Io datang bisa santai dan tidak mencampuri urusan Nia.


"Kenapa mas Io disini, Apa dia bekerja disini. " Tanya nya dengan penasaran.


"Dia yang punya toko ini " Ucap nya tersenyum, dan Erina pun terkejut atas penuturan Nia. Kenapa bisa secara kebetulan.


"Apa kamu mengenal nya" Tanya nya.


"Ia aku tidak sengaja bertemu dengan nya" Jawab nya, Dengan pelan.


"Aku bosan sekali di rumah apa nanti kamu mau maen ke rumah bersama ku" Tawar nya.


"Benar kah apa boleh " Jawab nya dengan senang hati, Sebenar nya ini waktu yang Nia tunggu, Agar bisa lebih dekat lagi.


"Baik lah nanti kita pulang bersama dan aku kan mampir ke rumah mu, Agar kamu tidak bosan, Aku akan menemani kamu " Ucap nya. Dan Erin pun terseyum atas Jawaban Nia.


"Baik lah kamu bantu aku susun yang ini aku akan ke ruangan mas Io ada berkas yang aku lupa memberikan nya " Ucap nya. Erina pun mengangguk, Dan mengerjakan apa yang di minta oleh Nia dengan telaten Erina mngerjakan nya.


"Kenapa aku merasa tidak suka, Nia dekat dengan mas Io, Aku kan baru mengenal nya, Masa Ia aku menyukai nya Tidak mungkin rasa nya" Gerutu Erina dalam hati.

__ADS_1


"Hah kenapa aku mikirin mas Io, Ingat karina kamu sudah memiliki, Ardi " Ucap nya dalam hati. Nia pun masuk dalam ruangan Io.


"Mas Io " Ucap Nia dan langsung menutup pintu ruangan Io.


"Muka mas Io kenapa " Tanya nya.


"Emang muka ku kenapa " Jawab nya.


"Kusut Hahahaha " Ledek nya dengan menahan tawa.


"Pelan kan suara mu. Atau nanti dia akan mendengar nya " Protes nya.


"Apa mas Io yakin Karina dan Erina adalah Orang yang sama " Tanya nya


"Aku sangat yakin, Aku sangat mengenal istriku " Ucap nya dengan ketus.


"Mas Io tau, Karina pernah menceritakan bahwa dia pernah amnesia, dan baru sembuh tapi dia mengaku bahwa diri nya sudah memiliki kekasih, Namun dia tidak menyebut nama nya " Jelas nya.


"Benar kah ? Aku yakin kecelakaan itu membuat nyaelupakan ku, Baik lah setidak nya aku punya informasi lebih dalam." Ucap nya.


"Nanti aku akan pulang bersama nya dan akan Ke rumah nya suatu kebetulan bukan, Atau takdir sedang berpihak kepada kita mas Io, Aku harap mas Io Memberikan aku Izin pulang lebih cepat, Nanti aku minta Kak Mia menggantikan ku " Jelas nya


"Tentu saja, Jalan kan misi mu aku tunggu kabar baik mu" Ucap Io dengan semangat.


*********


Elsa sudah merencanakan sesuatu, Elsa pun sudah mengetahui semua yang di lakukan Ardi, Dan tentang ingatan Erina. Elsa pun sudah mengetahui Erina bekerja di toko nya sendiri. Erina dan Nia pun pulang menggunakan sepeda motor milik Nia, Dan di saat di lampu merah Erina melihat seorang ibu paruh baya ingin menyebrang, Namun karena barang belanjaan yang di bawa terlalu banyak hingga agak kesusahan untuk menyebarang.


"Tunggu sebentar " Ucap nya dan turun dari sepeda motor milik Nia. Erina pun turun membantu seorang ibu tersebut dan membantu membawa barang bawaan nya, Dan membantu menyebrang.


"Terima kasih nak " Ucap seorang ibu tersebut. Entah kenapa Erina merasakan hal yang beda saat menatap mata seorang ibu yang ia tolong.


"Sama sama Bu, Ayo aku bantu ibu naik angkutan umum tujuan mana " Tanya nya.

__ADS_1


Dan ibu tersebut, Mendengar suara seorang gadis yang menolong nya merasa tidak asing bagi nya, Namun Erina mengenakan masker dan berhijab Sehingga ibu tersebut tidak bisa melihat Wajah nya.


"Aku rasa mengenali suara ini " Ucap nya dalam hati ibu tersebut.


"Angkutan nya sudah datang, Masuk lah Bu dan hati hati Aku permisi " Ucap nya dengan terburu buru karena Nia menunggu nya. Dan ibu tersebut pun sudah naik ke dalam angkutan tersebut namun pikiran nya masih memikirkan suara gadis yang menolong nya.


Dan dari kejahuan Elsa sudah mengintai nya dan melajukan mobil nya dengan sangat cepat dan tiba tiba ingin menabrak Erina.


"Karina Awas... " Teriak nya Nia dengan sangat kencang. Dan tiba tiba mobil Elsa sudah menyerempet nya, Erina pun jatuh dan terluka Nia turun dari sepedah motor nya dan berlari untuk menolong Erina.


"Karina.... Bangun " Ucap nya dengan panik dan berteriak meminta tolong Nia sangat panik, Melihat darah sudah mengalir di kepala nya. Bingung cemas panik dan khawatir pasti nya melihat kejadian seperti itu. Erina pun di bawa ke RS umum terdekat.


**********


----Di rumah Io----


Ibunda Erina pun datang ke rumah Io ingin menemui sang cucu kesayangan nya. Ibunda Erina pun baru sampai di rumah Io, Dan juga bergegas masuk dalam rumah.


"Mamah. Kenapa tidak menghubungi ku kalau mau kesini "Ucap Io terkejut melihat sang mertua datang sendiri dan membawa banyak barang belanjaan.


"Mamah tidak mau merepotkan mu, Kamu pasti sibuk mengurus cafe dan juga Alfa, Apa lagi Wisma baru mu " Jawab nya sang ibu mertua.


"Tidak akan merepotkan mah Io bisa mengatur waktu " Tambah nya.


"Nanti antar mamah pulang dan bawa papah mu kontrol ke dokter, Habis magrib di klinik Husada tadi mamah sudah mendaftarkan nya praktek nya mulai jam lima, Tapi mamah tadi dapat Nomor antrian 15" Ucap nya.


"Mamah hanya rindu sama Alfa" Ucap nya.


"Baik lah Ayo masuk duduk di dalam biar mamah bisa istirahat dan bermain bengan Alfa " Perintah nya.


"Tapi mamah masih ingin duduk di teras Io. " Bantah nya.


"Kalau Erin tau pasti dia akan marah karna membiarkan mamah duduk di luar " Ucap nya.

__ADS_1


Kemudian Ibunda Erina teringat gadis yang menolong nya di jalan.


"Suara nya begitu mirip sayang sekali memakai masker aku tidak bisa melihat wajah nya, Dan aku yakin dia sangat cantik" Ucap nya dalam hati ibunda Erina Yang masih memikirkan gadis berhijab yang menolong nya.


__ADS_2