
Hallo kakak penulis dan pembaca
Selamat pagi, Selamat beraktivitas
Semoga kita di beri keberkahan
Dan kesehatan.
Salam siji wadah Ojo sampe Bubrah
Salam siji Kuto Sewu konco.
Jangan lupa like coment rate5 dan juga
Vote, Nanti aku vote balik.
Tinggalkan jejak mu kak..
Sabtu 29 Agustus 2020
Pemalang Jateng.
-------------------------------------------------------
Setelah satu Minggu om Asen mencari tau, dengan om Udin tentang gadis bernama Karina. Sudah membuah kan hasil, om Asen sangat lah menyayangi Io seperti putra kandung nya, seperti menyayangi Alen.
"Bagai mana kalau kita ke rumah Io saja " Ucap om Udin kepada om Asen.
"kamu benar, Sebaik nya kita segera kesana " Jawab nya. Di rumah Io sudah ada sang kedua mertua nya, bermaksud ingin menemui sang cucu pertama nya. Semua keluarga duduk di ruang tamu. Sementara Alfa di gendong ibunda Erina.
"Apa mamah boleh bicara berdua saja, dengan mu nak Io " Ucap ibunda Erina.
"Tentu saja mah, Kenapa mamah terlihat aneh" Tanya nya. Ibunda Erina pun berjalan ke teras dan di ikuti sang menantu Io.
"Nak Io, apa nak Io sudah punya kekasih pengganti Erina " Tanya nya. Dengan nada ketus dan penuh tanya.
"Kenapa mamah bertanya seperti itu"
Tanya nya balik.
"Ada beberapa isu dari tetangga salah satu nya, anak mereka bekerja di, Cafe H.S dan akhir nya sampai di telinga mamah" Jawab nya. Io pun terkejut dan bingung harus menjelaskan seperti apa, tidak mungkin Io memberi tahu sang mamah karena akan berakibat kacau, rencana Io dan om Asen.
"Bagaimana aku menjelaskan nya " Ucap nya dalam hati.
__ADS_1
"Siapa wanita berhijab itu nak Io " Tanya nya dengan tegas.
"Apa mamah marah soal ini " Tanya nya balik kepada sang mertua. Sang mertua pun meneteskan air mata nya, Entah kenapa mungkin merasa sakit, walau anak nya sudah tiada.
"Mamah hanya tidak ingin kamu salah memilih calon ibu, untuk Alfa. Kamu pasti tau kami sangat menyayangi nya. " Ucap nya lagi.
"Tiba tiba aku merasa sakit saat anak mantu ku punya kekasih lagi. Seakan akan tidak rela Erina telah tergantikan " Gumam nya dalam hati.
"Aku sangat sangat menyayangi Erin aku sangat mencintai nya mah.. " Jawab nya dengan pelan.
"Mamah harap kamu mengenalkan wanita berhijab itu dulu kepadaku sebelum kamu terlalu jauh, mamah hanya ingin yang terbaik untuk Alfa " Tambah nya lagi.
"Mamah tenang saja, sesegera mungkin Io akan mengenal kan nya kepada mamah, Io akan memberi yang terbaik untuk Alfa" Jawab nya.
"Aku akan membawa putrimu kembali mah, kembali di tengah tengah kita " Gumam nya Io dalam hati. Kemudian Om Asen dan Om Udin pun sampai di rumah, Io kemudian langsung duduk dan menyapa nya.
"Apa kabar kakak ku yang cantik" Tanya nya om Udin dengan penuh senyum.
"Apa kamu sedang menghinaku " Tanya nya dengan sinis.
"Kamu sudah punya cucu, tapi masih cantik, aku memuji mu kenapa berkata menghina " Ucap om Udin, dan tersenyum.
"Kamu sudah tau aku ini sudah punya cucu, sudah pasti Tua " Jawab nya dengan cetus. Om Asen dan Io pun tertawa kecil melihat ibunda Erin dan om Udin.
"Baik lah, Kamu sudah tua tapi kamu masih cantik seperti putri mu Erin, wajah cantik nya Erin menurun dari mu bukan " Puji nya lagi.
"Tidak dia kuliah " Jawab nya.
"Io ada yang mau om bicarakan " Ucap Om Asen.
"Baik lah bicara lah dengan Io, mamah masuk dulu mau main dengan Alfa " Jawab nya sang ibunda Erina dan berlalu masuk ke dalam.
"Kami sudah menyelidiki nya. Gadis yang bernama Karina itu, dia tinggal sendiri di sana menurut, para tetangga di baru saja pindah, dan ada seseorang laki laki yang terkadang datang kerumah nya. " Jelas nya om Udin.
"Dan aku juga sudah mencari tahu nama nya memang Karina, dari KK dan KTP nya, om tau dari RT,RW setempat" Ucap om Asen.
"Sungguh aneh " Ucap Io.
"Apa ini cara tuhan mengembalikan Erin kepadaku, dengan mengganti kan nya dengan Karina " Ucap nya dalam hati Io.
"Apa om sudah mencari tau tempat kelahiran nya Karina " Tanya nya lagi.
"Kamu benar, Tempat kelahiran nya, kenapa tidak terfikir oleh ku " Ucap om Asen.
__ADS_1
"Apa kamu mengingat nya pak Asen alamat gadis itu " Tanya nya.
"Sayang sekali aku tidak mengingat nya dengan ditail apa kita akan meminta bantuan pak RT setempat, tempat gadis itu tinggal " Tanya om Asen.
"Aku semakin penasaran om siapa dia " Ucap nya lagi.
"Tenang lah kami akan mengurus nya, tugas mu adalah memberi Alfa perhatian lebih dan juga usaha mu harus kamu kembangkan lagi" Ucap om Asen.
"Iy om.. Terima kasih atas dukungan nya, Io sangat senang punya keluarga seperti kalian." Jawab Io dengan pelan.
"Sudah kami akan membantu mu, Erin adalah keponakan ku, dan kamu adalah keponakan pak Asen, Kita keluarga " Ucap nya lagi
"Apa ada masalah kenapa kedua mertua mu disini, dan tadi aku lihat kamu sedang bicara hanya berdua saja " Tanya nya lagi dengan cemas.
"Ia, mamah sudah mendengar aku membawa seorang gadis ke cafe dan sampai lah di telinga nya" Jawab nya singkat.
"Tidak usah di fikirkan, dan jangan beri tahu dulu kedua mertua mu tentang misi kita " Jelas nya lagi. Io pun mengangguk dan tersenyum.
****************
Setelah satu Minggu Ardi tidak menemui Erina, dan Erina semakin tidak mempercayai Ardi karena sikap nya satu Minggu lalu memaksa nya, dan kini Erina ingin sekali bekerja. Entah apa yang sedang di rencana Kan oleh Ardi. Erina mencoba melamar pekerjaan di Toko toko, dan belum ada yang menerima nya, Namun saat Erina masuk dalam ER-RIO fashion
"ER-RIO apa sebaik nya aku mencoba melamar kerja disini saja, tapi aku sudah lelah sekali " Gumam nya dalam hati. Tidak di sengaja Nia pun melihat Erina dari kaca dalam toKo. Nia pun penasaran dan mendekat dan yakin yang ia lihat adalah Erin sang sahabat. Nia begitu panik dan sangat terkejut atas apa yang ia lihat, Nia mencoba menghubungi Io suami dari sahabat nya tersebut, yang di nyatakan sudah tiada.
๐Nia : Mas Io aku seperti melihat
Erina, sngat mirip apa mas bisa datang ke ER-RIO ?
๐Io : Sedang apa gadis itu, sebaik nya kamu temui dan bersikap lah seperti tidak mengenal nya.
๐Nia : Baik lah aku mengerti.
Di dalam hati Nia sebenar nya banyak lah pertanyaan, dan yang harus ia lakukan adalah menemui nya, Dan bersikap tidak mengenal nya. Nia pun segera menghampiri Erina di depan toko dan duduk karena kelelahan, melamar pekerjaan, namun belum ada yang menerima nya.
"Hai.. " Ucap Nia dengan canggung
"Hai juga, Maaf aku duduk disini apa kamu bekerja disini, aku sedang mencari pekerjaan apa disini, masih ada lowongan " Jelas nya dan tersenyum.
"Apa kamu tidak mengenali ku " Tanya nya.
"Maaf, Apa kita saling mengenal " Jawab nya.
"Maaf bukan seperti itu maksud ku siapa nama mu dan apa kamu mau bekerja di sini, aku bekerja disini " Jelas nya.
__ADS_1
"Benar kah, Aku ingin sekali bekerja " Jawab nya.
"Ayo masuk ikut aku " Jawab nya. Nia pun masuk dan di ikuti dengan Erina.