Erina I Love You

Erina I Love You
Ep 45 Sumpah Ardi.


__ADS_3

Hallo kakak kakak aku up lagi


kemarin bener bener lagi kurang enak


badan cuaca di Pemalang khusus nya


di tempat saya habis hujan, Dan pasti nya


udara jadi dingin dan gampang masuk angin jadi libur up dan juga lagi lembur revisi untuk beberapa BAB dan terima kasih untuk yang sudah meninggalkan jejak, dan sudah like coment rate5 atau pun vote sekali lagi terima kasih atas dukungan nya salam semangat


04 September 2020


salam Jumat berkah


semoga kita selalu di beri kesehatan dan


keberkahan salam semangat kakak kakak


penulis dan pembaca 😘


dan ada yang nanya kata kata


salam siji wadah Ojo sampe Bubrah


ciri khas wong Pemalang


dan kata kata


salam siji Kuto Sewu konco


adalah khas Surabaya punya


demikian jawaban dari pertanyaan


pertanyaan, Mba itu kata kata denger


dari mana sih, Sudah saya jawab ya.


salam semangat jangan lupa tinggalkan


jejak mu😘😘😘😘😘😘


-Pemalang Jawa tengah-


------------------------------------------------------


Setelah dua hari Erina sudah pulang


dari RS tempat di mana Erina di rawat.


Di rumah orang tua nya, Pertama kali nya


masuk rumah orang tua nya Erina sangat


terkejut, Disambut keluarga dan ibu nya


Io, Alfa dan juga Io.


Kedua orang tua nya Erina mencerita kan


bahwa dirinya telah menikah dengan Io


dan juga sudah ada buah hati mereka


Erina sangat terkejut dan sama sekali tidak percaya akan kata kata mereka, Ibunda nya pun memperlihat kan beberapa foto dan juga buku nikah mereka, Agar Erina tahu namun Erina sangat syok melihat kebenaran dan kenyataan yang ia alami.


Setiap hari nya Erina hanya memandang


foto satu demi satu di setiap ruangan


terutama di ruang tamu foto ukuran sangat besar foto pernikahan dirinya dengan Io dan di kamar foto kebersamaan nya dengan Io selama pernikahan.


"Apa benar aku sudah menikah" Ucap nya


masih dengan memandang isi bingkai


bingkai foto yang terpajang rapi, di setiap


sudut nya.


Tiba tiba Io pun masuk kamar membuat


Erina sangat terkejut, Akan kedatangan Io. dan entah mengapa ada rasa canggung


dari Erina. Berbeda dengan Io ia sangat mengharap Erina segera mengingat nya kembali.


"Apa aku mengganggu mu" Tanya nya


dan tersenyum kepada sang istri.


"Maaf bila aku tidak mengingat mu " Ucapnya.. Dengan pelan, Io pun hanya


mengangguk dan tersenyum kepada Erina


"Aku tahu kamu pasti sangat syok atas


keadaan ini, Baik lah aku berangkat kerja


dulu. Baik baik lah di rumah ajak Alfa main" Jawab nya dan mencium kening sang istri dan berlalu pergi meninggal kan Erina di kamar.


Setelah kepergian Io, Erina pun melihat

__ADS_1


kalender yang terbaca jelas tahun nya di


sana Erina sangat heran mengapa tidak


mengingat apa pun tentang Io, Tapi hanya


Ardi.


"Sekarang tahun 2020 kenapa aku hanya


mengingat kejadian di tahun 2016 saja


sedangkan selama 4 THN ini aku sama


sekali tidak mengingat nya, Bahkan Alfa


anak ku sendiri" Ucap nya dalam hati dan


masih merasa bingung akan keadaan nya


sendiri.


"Ayo Rin inget inget apa yang sebenar nya


terjadi, Bukan kah aku dan mas Ardi saling mencintai bahkan aku menjalin hubungan dengan nya semenjak aku kelas tiga SMP aku benar benar bingung, ya Tuhan bantu aku mengingat nya, Aku tidak ingin melukai mas Io" Gumam nya dalam hati.


Dan Erina pun keluar dari kamar untuk


sarapan, Dan sudah ada Alfa Ibunda Io


dan juga kedua orang tua nya.


"Kamu baik baik saja nak Erin" Tanya nya


sang mertua dan tersenyum masih duduk


di meja makan bersebelahan dengan Alfa.


" Iy Bu biar Alfa sama aku Bu, Aku ingin


sekali dekat dengan nya" Ucap nya dan


menggendong Alfa dan membawa nya


ke teras depan.


Setelah Erina pergi bersama Alfa menuju


teras kini tinggal kedua orang tua Erina dan juga ibunda Io, Sementara Io sudah pergi berangkat ke cafe, Kini Io lebih sering di terjun mengurus Cafe, Wisma dan juga toko karena Io ingin memberi Erina waktu agar tidak merasa tertekan oleh ada nya Io di kehidupan nya secara, Erina baru saja sembuh dan masih belum mengingatnya.


"Aku sangat khawatir pada mantu ku"


yang sekarang lebih menghabiskan waktu


di luar.


"Sudah jangan mengkhawatirkan Io aku


yakin dia bisa memahami keadaan Erina"


Ucap ibunda Io.


"Yang paling penting sekarang kita harus


menjaga Erina, Jangan biarkan dia keluar


dan bertemu dengan Ardi yang aku takut


kan dia akan terpengaruh, Dengan Ardi" Ucapnya sang ayah.


"Papah harus menemui Ardi dan tegaskan


pada nya agar tidak menemui Erina bila


perlu papah ancam saja, Dan beri tahu ibu


nya kalau anak nya telah mencelakai Erina" Jelas sang ibunda Erina.


"Jangan khawatir Udin dan Asen sudah


mengurus nya, Aku yakin kebenaran akan


segera terungkap hanya butuh waktu dan


mereka sedang mencari bukti bukti yang


kuat" Jelas nya.


Sementara di teras Erina sedang mengajak


Alfa berdialog.


"Hai anak bunda, Bunda memang tidak


mengingat mu, Tapi jangan khawatir


mulai malam ini bunda akan tidur dengan


mu dan bunda janji apa pun yang terjadi


bunda tidak akan meninggalkan mu" Ucapnya..

__ADS_1


Si bayi kecil itu pun merepon apa yang


bunda nya bicarakan, Bayi kecil itu pun


tersenyum dan tertawa kecil seakan tahu


apa masalah bunda nya.


Dan saat Erina bercanda dengan Alfa


tiba tiba Ardi datang, Entah nyali apa yang ia miliki sehingga berani menemui Erina di rumah orang tua nya.


"Asalamualikum" Ucap nya dan tersenyum


memandang Erina wanita yang pujaan nya


"Walaikumsalam" Jawab nya.


"Apa aku mengganggu mu, Hai tampan"


Tanya nya dan menyapa Alfa, Namun


bayi itu menangis saat Ardi menyapanya.


Entah mungkin ikatan batin Io sangat


dalam atau memang dia anak yang pintar


sehingga tahu saat bunda nya di dekati


laki laki lain ia tidak suka.


"Hai Alfa kenapa menangis cup cup cup"


Ucap Erina menenangkan Alfa namun


semakin kencang tangisan nya membuat


seisi rumah keluar semua.


"Maaf apa dia takut dengan ku sehingga


sapa an ku membuat nya menangis" Tanyanya.


"Tidak mungkin dia lagi tidak enak badan"


Elak nya mencari alasan, Namun alasan nya sama sekali tidak tepat.


Dan ibunda Io dan ibunda Erina pun keluar melihat Alfa yang sedang menangis, Dan ternyata ada Ardi juga di sana.


"Kapan dia ada datang apa jangan jangan


dia ingin menghasut Erina" Ucap nya dalam hati ibunda Erina.


"Haduh ini pebinor ngapain disini"


Gerutunya sang mertua Erina.


"Erin.. Bawa Alfa masuk seperti nya dia


haus, Beri dia susu dulu" Perintah nya


sang ibunda.


"Iy mah, Mas Ardi aku tinggal dulu" Pamit


nya.


Erina pun membawa Alfa masuk dan juga


ibunda Io ikut masuk mengikuti Erina dan


sementara, Ibunda Erina masih di teras


bersama Ardi.


"Jangan dekati anak ku, Menjauh lah"


Ucap nya dengan tegas dan memandang


sinis Ardi dan berlalu pergi meninggal kan


Ardi di luar sendiri sementara Ardi masih


mematung di teras.


"Aku akan membuat Erina kembali lagi


padaku" Ucap nya dalam hati dengan


bersumpah.


------------------------------------------


Jangan lupa dukungan nya


like coment rate5 dan juga vote


biar nulis nya makin semangat 😍😍


__ADS_1


__ADS_2