
Hallo kakak kakak aku up lagi
kemarin bener bener lagi kurang enak
badan cuaca di Pemalang khusus nya
di tempat saya habis hujan, Dan pasti nya
udara jadi dingin dan gampang masuk angin jadi libur up dan juga lagi lembur revisi untuk beberapa BAB dan terima kasih untuk yang sudah meninggalkan jejak, dan sudah like coment rate5 atau pun vote sekali lagi terima kasih atas dukungan nya salam semangat
04 September 2020
salam Jumat berkah
semoga kita selalu di beri kesehatan dan
keberkahan salam semangat kakak kakak
penulis dan pembaca 😘
dan ada yang nanya kata kata
salam siji wadah Ojo sampe Bubrah
ciri khas wong Pemalang
dan kata kata
salam siji Kuto Sewu konco
adalah khas Surabaya punya
demikian jawaban dari pertanyaan
pertanyaan, Mba itu kata kata denger
dari mana sih, Sudah saya jawab ya.
salam semangat jangan lupa tinggalkan
jejak mu😘😘😘😘😘😘
-Pemalang Jawa tengah-
------------------------------------------------------
Setelah dua hari Erina sudah pulang
dari RS tempat di mana Erina di rawat.
Di rumah orang tua nya, Pertama kali nya
masuk rumah orang tua nya Erina sangat
terkejut, Disambut keluarga dan ibu nya
Io, Alfa dan juga Io.
Kedua orang tua nya Erina mencerita kan
bahwa dirinya telah menikah dengan Io
dan juga sudah ada buah hati mereka
Erina sangat terkejut dan sama sekali tidak percaya akan kata kata mereka, Ibunda nya pun memperlihat kan beberapa foto dan juga buku nikah mereka, Agar Erina tahu namun Erina sangat syok melihat kebenaran dan kenyataan yang ia alami.
Setiap hari nya Erina hanya memandang
foto satu demi satu di setiap ruangan
terutama di ruang tamu foto ukuran sangat besar foto pernikahan dirinya dengan Io dan di kamar foto kebersamaan nya dengan Io selama pernikahan.
"Apa benar aku sudah menikah" Ucap nya
masih dengan memandang isi bingkai
bingkai foto yang terpajang rapi, di setiap
sudut nya.
Tiba tiba Io pun masuk kamar membuat
Erina sangat terkejut, Akan kedatangan Io. dan entah mengapa ada rasa canggung
dari Erina. Berbeda dengan Io ia sangat mengharap Erina segera mengingat nya kembali.
"Apa aku mengganggu mu" Tanya nya
dan tersenyum kepada sang istri.
"Maaf bila aku tidak mengingat mu " Ucapnya.. Dengan pelan, Io pun hanya
mengangguk dan tersenyum kepada Erina
"Aku tahu kamu pasti sangat syok atas
keadaan ini, Baik lah aku berangkat kerja
dulu. Baik baik lah di rumah ajak Alfa main" Jawab nya dan mencium kening sang istri dan berlalu pergi meninggal kan Erina di kamar.
Setelah kepergian Io, Erina pun melihat
__ADS_1
kalender yang terbaca jelas tahun nya di
sana Erina sangat heran mengapa tidak
mengingat apa pun tentang Io, Tapi hanya
Ardi.
"Sekarang tahun 2020 kenapa aku hanya
mengingat kejadian di tahun 2016 saja
sedangkan selama 4 THN ini aku sama
sekali tidak mengingat nya, Bahkan Alfa
anak ku sendiri" Ucap nya dalam hati dan
masih merasa bingung akan keadaan nya
sendiri.
"Ayo Rin inget inget apa yang sebenar nya
terjadi, Bukan kah aku dan mas Ardi saling mencintai bahkan aku menjalin hubungan dengan nya semenjak aku kelas tiga SMP aku benar benar bingung, ya Tuhan bantu aku mengingat nya, Aku tidak ingin melukai mas Io" Gumam nya dalam hati.
Dan Erina pun keluar dari kamar untuk
sarapan, Dan sudah ada Alfa Ibunda Io
dan juga kedua orang tua nya.
"Kamu baik baik saja nak Erin" Tanya nya
sang mertua dan tersenyum masih duduk
di meja makan bersebelahan dengan Alfa.
" Iy Bu biar Alfa sama aku Bu, Aku ingin
sekali dekat dengan nya" Ucap nya dan
menggendong Alfa dan membawa nya
ke teras depan.
Setelah Erina pergi bersama Alfa menuju
teras kini tinggal kedua orang tua Erina dan juga ibunda Io, Sementara Io sudah pergi berangkat ke cafe, Kini Io lebih sering di terjun mengurus Cafe, Wisma dan juga toko karena Io ingin memberi Erina waktu agar tidak merasa tertekan oleh ada nya Io di kehidupan nya secara, Erina baru saja sembuh dan masih belum mengingatnya.
"Aku sangat khawatir pada mantu ku"
yang sekarang lebih menghabiskan waktu
di luar.
"Sudah jangan mengkhawatirkan Io aku
yakin dia bisa memahami keadaan Erina"
Ucap ibunda Io.
"Yang paling penting sekarang kita harus
menjaga Erina, Jangan biarkan dia keluar
dan bertemu dengan Ardi yang aku takut
kan dia akan terpengaruh, Dengan Ardi" Ucapnya sang ayah.
"Papah harus menemui Ardi dan tegaskan
pada nya agar tidak menemui Erina bila
perlu papah ancam saja, Dan beri tahu ibu
nya kalau anak nya telah mencelakai Erina" Jelas sang ibunda Erina.
"Jangan khawatir Udin dan Asen sudah
mengurus nya, Aku yakin kebenaran akan
segera terungkap hanya butuh waktu dan
mereka sedang mencari bukti bukti yang
kuat" Jelas nya.
Sementara di teras Erina sedang mengajak
Alfa berdialog.
"Hai anak bunda, Bunda memang tidak
mengingat mu, Tapi jangan khawatir
mulai malam ini bunda akan tidur dengan
mu dan bunda janji apa pun yang terjadi
bunda tidak akan meninggalkan mu" Ucapnya..
__ADS_1
Si bayi kecil itu pun merepon apa yang
bunda nya bicarakan, Bayi kecil itu pun
tersenyum dan tertawa kecil seakan tahu
apa masalah bunda nya.
Dan saat Erina bercanda dengan Alfa
tiba tiba Ardi datang, Entah nyali apa yang ia miliki sehingga berani menemui Erina di rumah orang tua nya.
"Asalamualikum" Ucap nya dan tersenyum
memandang Erina wanita yang pujaan nya
"Walaikumsalam" Jawab nya.
"Apa aku mengganggu mu, Hai tampan"
Tanya nya dan menyapa Alfa, Namun
bayi itu menangis saat Ardi menyapanya.
Entah mungkin ikatan batin Io sangat
dalam atau memang dia anak yang pintar
sehingga tahu saat bunda nya di dekati
laki laki lain ia tidak suka.
"Hai Alfa kenapa menangis cup cup cup"
Ucap Erina menenangkan Alfa namun
semakin kencang tangisan nya membuat
seisi rumah keluar semua.
"Maaf apa dia takut dengan ku sehingga
sapa an ku membuat nya menangis" Tanyanya.
"Tidak mungkin dia lagi tidak enak badan"
Elak nya mencari alasan, Namun alasan nya sama sekali tidak tepat.
Dan ibunda Io dan ibunda Erina pun keluar melihat Alfa yang sedang menangis, Dan ternyata ada Ardi juga di sana.
"Kapan dia ada datang apa jangan jangan
dia ingin menghasut Erina" Ucap nya dalam hati ibunda Erina.
"Haduh ini pebinor ngapain disini"
Gerutunya sang mertua Erina.
"Erin.. Bawa Alfa masuk seperti nya dia
haus, Beri dia susu dulu" Perintah nya
sang ibunda.
"Iy mah, Mas Ardi aku tinggal dulu" Pamit
nya.
Erina pun membawa Alfa masuk dan juga
ibunda Io ikut masuk mengikuti Erina dan
sementara, Ibunda Erina masih di teras
bersama Ardi.
"Jangan dekati anak ku, Menjauh lah"
Ucap nya dengan tegas dan memandang
sinis Ardi dan berlalu pergi meninggal kan
Ardi di luar sendiri sementara Ardi masih
mematung di teras.
"Aku akan membuat Erina kembali lagi
padaku" Ucap nya dalam hati dengan
bersumpah.
------------------------------------------
Jangan lupa dukungan nya
like coment rate5 dan juga vote
biar nulis nya makin semangat 😍😍
__ADS_1