
Om Asen, Om Udin Agus dan juga Andi pun bergegas ke RS untuk menemui Io sesampai nya Di RS Terlihat Io masih dengan setia menunggu sang Erina wanita yang pernah dinyatakan tiada.
"Io.... Io.. " Ucap Om Asen membangun kan Io yang masih tertidur menemani Erina. Dan Io pun terbangun.
"Sudah pukul berapa om " Tanya nya. Dengan masih mata yang sayu karena baru bangun, Semalaman menjaga Erina.
"Sudah pukul 11 siang " Jawab nya.
"Aku sudah memberitahu ibu mu untuk tidak menghawatirkan mu, Dan kami juga sudah mengurus semua nya " Ucap nya lagi.
"Apa bukti yang om dapat dari alamat yang kemarin itu" Tanya nya.
"Semua sudah jelas Karina adalah Erina semua bukti sudah ada, Ardi dan Elsa lah yang melakukan semua ini, Berhati hati lah dengan Ardi dan Elsa" Jelas nya.
"Maksud Om" Tanya nya lagi.
"Rumah yang Karina huni adalah rumah Ardi, Dan laki laki yang sering mendatangi nya adalah dia, Dan yang menabrak Erina sudah di ketahui, Mobil Itu milik Elsa, Dan dia sudah menjual nya tepat di hari kejadian setelah menabrak Erina, Sekarang polisi sedang menyelidiki nya"Jelas Om Udin.
"Ardiansyah.. " Gumam Io merasa tidak percaya, Musuh nya adalah orang yang sama, Dengan yang ada di fikiran nya.
"Aku sudah meminta dokter tes DNA agar aku tau darah nya cocok atau tidak dengan Erina" Ucap Io
"Baik lah sebaik nya kamu urus hasil nya minta di percepat bagaimana pun cara nya dan biarkan Om Udin yang menggantikan mu, Disini dan aku akan ke kantor polisi lagi, Dan Agus akan mengintai gerak gerik Ardi sementara Andi dia bisa hendel semua pekerjaan mu" Jelas nya om Asen. Io pun bergegas pulang untuk mandi dan bergegas kembali lagi ke RS guna mengurus hasil tes DNA nya Erina.
**********
"Om pulang lah Biar Io saja yang menemani Erina" Ucap nya
"Apa hasil DNA nya Io, Apa dia benar dia keponakan ku" Tanya nya.
"Iy om pulang lah, Biar Io yang menjaga nya, Jangan beri tahu mamah dulu biar Io saja nanti yang memberitahu nya nanti" Ucap nya.
__ADS_1
"Baik lah Om pamit" Jawab nya.
Om Asen, Om Udin Agus dan juga Andi sudah menjalan kan misi misi nya, Dan dari tes juga golongan darah pun memang sama Karina adalah Erina, Namun Ioasih menunggu Erina yang belum juga siuman dari kecelakaan itu.
"Bangun lah sayang.. Aku sangat merindukan mu" Ucap nya dengan pelan dan juga Io menggenggam tangan sang Istri yang selama ini di anggap tiada oleh semua orang.
"Apa kamu tidak merindukan Alfa bangun lah sayang kembali lah aku dan Alfa menunggu mu" Ucap nya. Kemudian jari Erina bergerak dan sedikit membuka mata nya.
"Mas Ardi.... "Ucap nya dengan lirih. Io pun terkejut dan bagai di sambar petir di siang hari, Sang istri siuman namun nama laki laki lain lah yang Ia sebut. Sungguh sakit bukan, Selama ini cinta dan sayang selama menjabat sebagi istri Io belum bisa membuat nya mencintai nya. Sungguh miris nasib Io dan rasa terpukul.
"Erina... "Panggil nya dengan pelan. Io menatap Erina penuh rasa sayang namun di balik itu tidak bisa di pungkiri rasa kecewa pun ada.
"Siapa kamu, Kemana mas Ardi " Ucap nya.
"Apa... Erin tidak mengenali ku, tapi mengenali Ardi" Gumam nya dalam hati nya.
"Tenang lah, Aku akan memanggil dokter" Ucap Io masih dengan tenang menghadapi masalah nya. Kemudian sang dokter datang dan memeriksa nya.
"Bagaimana keadaan nya dok " Tanya Io.
"Tidak dok, Heran nya dia mengingat di masa dulu, Tapi tidak mengingat di mana masa bersama ku dok" Jelas nya
"Aku rasa pasien hanya mengingat sebagian masa lalu nya" Jelas nya.
"Apa yang anda rasakan, Apa kah anda mengingat tahun berapa kah kini " Tanya nya sang dokter.
"Bukan kan ini tahun 2016 dok" Tanya Erina terhadap dokter.
"Baik lah sebaik nya anda istirahat dan minum obat yang teratur" Ucap sang dokter memilih mengabaikan pertanyaan Erina.
"Bisa kita bicara pak Io, Mari ikut ke ruangan ku" Ucap sang dokter.
__ADS_1
"Baik dok " Ucap nya.
"Kamu tunggu disini ya, Aku akan segera kembali" Ucap nya dan tersenyum. Erina pun hanya mengangguk, Karena dirinya tidak mengingat siapa laki laki yang baru saja bicara dengan nya. Sesampai nya di ruang dokter, Io pun duduk di hadapan dokter.
"Bagaimana dok istri saya " Tanya nya. Io sangat cemas sang istri tidak mengenali nya dan tentu nya khawatir.
"Saya rasa pak Io harus sabar, Dan harus banyak banyak mengukir kenangan bersama istri anda, Contoh melakukan hal yang pernah di lakukan dulu sewaktu bersama nya, Saya rasa ini tidak akan lama, Namun pelan pelan saja jangan memaksa nya atau nanti pasien akan amnesia permanen. Itu arti nya pasien tidak akan mengingat siapa anda namun pasien akan mengingat masa lalu nya dari tahun 2016 saja" Jelas nya. Io sangat cemas dan khawatir Erina akan melupakan nya selama nya.
"Baik lah dokter terima kasih " Ucap nya.
Dan Io pun kembali lagi ke ruangan Erina dan betapa terkejut nya, Erina sedang memeluk Ardi. Hati nya begitu sakit melihat nya. Entah dari mana Ardi mengetahui nya tiba tiba sudah ada di ruangan Erina.
----Flasback On.----
Ardi mengetahui Erina kecelakaan dari Elsa, Seusai menghubungi Elsa Ardi datang menemui Elsa dan mengancam nya,
"Aku tau kamu pasti akan datang dan menemui ku Ardi, Apa kamu puas Erina terbaring di RS." Ucap nya.
"Benar benar wanita terkutuk, Aku akan membunuh mu" Ucap Ardi dengan penuh emosi dan mencekik Elsa.
"Aaaa.. Ardi lepaskan aku sakit " Ucap nya.
Dengan kesakitan.
"Katakan apa yang kamu lakukan terhadap dia atau aku akan melenyapkan mu " Ucap Ardi, Dengan penuh emosi nya.
"Baik lah lepaskan aku dulu" Jawab nya dengan ketakutan.
"Kau tau ini apa hah.." Ancam nya Ardi sudah mengeluarkan pisau yang siap akan melukai Elsa.
"Jangan main main Ardi itu sangat bahaya jauh kan benda itu dariku" Pinta nya.
__ADS_1
"Katakan apa saja yang kamu lakukan dan apa saja yang kamu tahu" Tanya nya. Dengan masih menaruh pisau nya di leher nya.
"Ok jauhkan, Itu sangat berbahaya kamu bisa menyakiti ku" Ucap nya.