
Hallo kakak kakak pembaca dan Penulis Mangatoon/noveltoon.
Selamat siang, Semoga sehat selalu sejahtera Dan di beri keberkahan, Jangan lupa dukung kami para penulis Mangatoon/Noveltoon.
like coment Rate5 dan juga vote biar makin Semangat, Tinggal kan jejak mu aku vote Balik 😁
Salam siji wadah Ojo sampe Bubrah
Salam siji Kuto Sewu konco.
27 Agustus 2020.
------------------------------------------------------------
Setelah Erina makan siang dengan Io,
Erina pun di antar pulang oleh Io.
Sesampai nya di rumah Erina pun,
Mengambil Barang belanjaan nya
Dann di bantu oleh Io.
Io merasa heran dengan buah
Buahan yang Erina bawa, Seakan
Akan semua Mengingat Kan nya pada
Sang istri.
" Apa kamu suka buah buahan " Tanya Nya.
" Iya. Kamu tau buah buahan itu baik
Untuk, kulit dan sehat pasti nya " Jelas
Nya dengan Memandang wajah Io.
" Aku semakin deg degan kalau
Memandang Nya " Ucap Erina dalam hati.
" Maksud ku rumah ini terlihat sepi,
Kamu tinggal sendiri ? " Tanya nya lagi.
" Iya Aku tinggal sendiri, Aku yatim
Piatu. "Jelas nya dan tersenyum.
" Kamu sendirian disini tapi kenapa
Beli buah banyak sekali " Tanya nya Penasaran.
" Karena memang aku suka buah
Buahan " Jawab nya, Dengan tenang.
" Ya sudah aku masuk dulu yah ? "
Ucap nya.
" Baik lah sampai jumpa " Jawab nya
Io dengan penuh senyum.
Io pun masuk dalam mobil, Dari
Kejauhan Ardi Sudah memperhatikan
Mereka berdua. Ardi Merasa kesal
Dan emosi.
Io pun bergegas pulang, Dan
Ingin menemui Om Asen terlebih
Dahulu.
" Dia mirip sekali, Sama sama suka
Buah buahan, Apa memang Karina
Dan Erina Adalah orang yang sama,
Aku yakin sekali. Wajah nya, Tubuh
Nya, Mata nya, Suara nya. Semua
Sama apa lagi dia mengaku tinggal
Sendiri dan yatim piatu, Aku rasa ada
Yang Tidak beres. " Gumam nya.
Dan io pun melajukan kendaraan
Nya ke Rumah Om Asen.
Sementara Ardi masuk dalam
Rumah, Dengan Penuh emosi.
Erina pun terkejut karena Ardi
Datang tidak memberi nya salam.
" Mas Ardi mengejutkan ku saja,
Kenapa Tidak salam. " Protes nya.
Erina sangat heran dan penasaran
Melihat, Wajah Ardi penuh amarah
Dan emosi.
" Mas Ardi tidak apa apa " Tanya nya
__ADS_1
Lagi dengan penasaran.
" Kenapa kamu keluar rumah tidak,
Pamit Padaku " Protes nya.
" Mas marah karena aku keluar,
Tidak pamit " Tanya nya Erina dengan
Pelan.
" Aku kekasih mu Karina.. Apa
Aku salah cemburu pada kekasih ku
Sendiri, Siapa Laki-laki yang mengantar
Mu tadi " Tanya nya.
Padahal Ardi sudah mengetahui Io
Yang mengantar Erina pulang.
" Baik lah biar aku jelaskan " Ucap nya.
" Dia Mario aku bertemu dengan
Nya di Mall, Dan tidak sengaja. Dia Mengantarkan ku Pulang karena satu
Arah. " Jelas nya.
" Aku hanya takut kamu kenapa
kenapa Karina, Karena banyak orang
Di luar sana yang Berniat jahat. Aku
Hanya menghawatirkan mu " Jelas Ardi Dengan emosi nya.
Sebenar nya Ardi hanya takut
Semua terbongkar, Dan... Akan
Kehilangan Erina lagi.
" Kita menikah saja..?? " Tawar Ardi.
Karena Ardi takut Io akan merebut
Erina kembali.
" Mas aku baru saja sembuh.
Bahkan aku saja Belum tau dengan
Keluarga mu, Dan aku juga Butuh wali "
Jelas nya.
" Aku akan mengatur nya.." Jawab nya lagi.
Erina semakin ragu dengan semua
Terkesan Memaksa dan sangat aneh
Bagi Erina.
Erina pun tidak merasakan kontak
Batin apa Pun dengan Ardi, Semakin Membuat Erina Bingung.
" Beri aku waktu mas " Jawab nya
Singkat. Dan meninggalkan Ardi di,
Ruang tamu.
Erina berjalan menuju kamar dan
Mengunci Nya.
Ardi pun menyesal atas semua
Tindakan nya. Ardi sangat takut
kehilangan Erina lagi.
" Bodoh kenapa aku memaksa nya "
Gerutu nya dalam hati.
" Akan susah mengembalikan
kepercayaan Nya, Dia gadis yang
Sangat sulit di taklukan " Ucap nya
Dalam hati.
Ardi pun berlalu pergi dari rumah
Yang di Tempati Erina, Dan ingin
Menemui sang ibu.
Di dalam mobil Ardi menggrutui
Diri nya sendiri.
" Masalah belum selesai dengan ibu,
Yang Mau menjodohkan ku, Ini malah
Io datang Mengacaukan nya, Erin sungguh Sangat sulit Di taklukan. " Gerutu nya.
*************
Di tempat lain.
Io sudah di sampai di rumah om
__ADS_1
Asen, Dan Bergegas masuk.
" Len Papi ada " Tanya nya Io terhadap
Sang Sepupu.
" Ada mas, Di teras belakang lagi,
Kasih makan Ikan. " Jawab nya yang
Masih asik memain Kan Game di
Ponsel nya.
Io pun berjalan menuju teras belakang.
Menemui, Om Asen.
" Apa kabar om.. " Tanya nya.
" Kenapa kamu baru kesini, Bukan
Kan sudah Kemarin kemarin om
Menyuruh mu kesini, Apa Agus dan
Andi tidak menyampaikan nya Padamu ? " Tanya nya panjang lebar.
" Io bertanya kabar om kenapa
Panjang lebar Begini Jawa nya "
Protes nya, Dan tertawa Kecil.
" Anak nakal... Tidak mendengarkan
Orang Tua berbicara " Kesal nya kepada Io.
" Om aku bertemu Erin " Ucap nya singkat.
"Hah kalau kamu masih bermimpi
Bunda nya Alfa tidur lagi jangan
Kesini, Menyusahkan Nanti. " Jawab
Nya karena om Asen pikir, Io Sedang ngelantur karena terlalu banyak
Memikirkan Erina.
" Bukan maksud ku Karina, Ia
Karina om " Tegas nya lagi.
" Karina, Siapa Karina ? " Tanya nya lagi.
" Io bertemu dengan nya dua kali
Om, Pertama Di taman kota tidak
Sengaja, Dan kedua di Mall, Di waktu
kedua nya pun Io tidak sengaja.
Nama nya Karina, Wajah nya, Mata nya,
Tubuh Nya, semua sangat mirip dengan
Nya hanya Nama nya saja yang berbeda " Jelas nya Io.
" Om rasa Itu adalah Erina, Tapi
Mengapa Dia Tidak mengenali mu ? "
Tanya nya.
" Itu lah om Io rasa semua kejanggalan Semakin kuat " Ucap Io dengan sejuta Penasaran nya.
" Io tau tempat tinggal nya Io harap
Om menyelidiki nya " Tegas nya.
" Tenang saja berikan alamat nya,
Aku dan Om Udin akan mengurus nya " Jawab nya dengan semangat.
" Tenang lah Anak ku.. Kalau benar
Dia adalah Erina kamu pasti akan
Mendapat kan nya, Om Jamin. " Ucap
Nya dengan percaya diri.
" Apa mertua mu sudah tau hal ini ?"
Tanya nya.
" Belum om, Belum ada yang tau
Hanya Andi Yang melihat nya, Kemarin
Aku mengajak nya Ke cafe " Jelas nya.
" Dekati dia om akan menyelidiki nya, Bersikap lah seperti biasa saja seakan
Tidak Terjadi apa apa " Ucap om Asen.
" Baik lah om terima kasih, Atas
Semua yang Om lakukan untuk ku,
Terima kasih Om telah Menggantikan
Ayah ku " Ucap Io Dengan Pelan. Teringat Sewaktu sang ayah masih Hidup.
Om Asen hanya mengangguk dan,
Tersenyum Lalu memeluk Io seperti
Putra kandung nya.
__ADS_1
" Kau memang pengganti ayah ku
Yang Sangat baik " Ucap nya dalam hati.